Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.460

Raup Laba Rp1,87 Triliun, BRIS Kini Incar Pasar Syariah Arab Saudi

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 09 Mei 2025 | 10:53 WIB
Raup Laba Rp1,87 Triliun, BRIS Kini Incar Pasar Syariah Arab Saudi
Bank Syariah Indonesia (BSI) [ANTARA]

Suara.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) kembali menunjukkan taringnya di kancah perbankan nasional. Di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bob Tyasika Ananta, BSI berhasil mempertahankan tren kinerja yang sangat solid, melampaui rata-rata pertumbuhan industri dengan kualitas aset yang terjaga.

Hingga akhir Maret 2025, bank hasil merger tiga bank syariah BUMN ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,87 triliun, tumbuh mengesankan sebesar 10,05 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Capaian gemilang ini sejalan dengan indikator-indikator keuangan utama BSI yang juga menunjukkan performa positif. Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) terus meningkat, penyaluran pembiayaan mencatatkan pertumbuhan yang sehat, dan pendapatan berbasis komisi (fee-based income) BSI bahkan melesat dengan pertumbuhan dua digit. Tak hanya itu, total aset BSI juga mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 12,01 persen year on year, mencapai Rp401 triliun pada akhir kuartal pertama tahun ini.

Plt Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kinerja positif yang diraih perseroan. "Alhamdulillah Bank Syariah Indonesia dapat menunjukkan kinerja yang solid dari tahun ke tahun. Kinerja keuangan kuartal I/2025 dapat tumbuh di atas pertumbuhan industri dengan kualitas yang sehat, baik dari sisi aset, pembiayaan, DPK, juga posisi CASA yang semakin kuat. Kemudian fee-based income, dan sebagai bottom line laba bersih juga tumbuh dua digit," ujarnya dikutip Jumat (9/5/2025).

Bob juga menekankan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari sinergi dan dukungan kuat dari berbagai pihak, termasuk internal BSI, para nasabah setia, para investor yang terus memberikan kepercayaan, serta seluruh stakeholder yang konsisten mendukung pertumbuhan sektor keuangan syariah, khususnya BSI.

Kabar baik tak berhenti di kinerja keuangan yang mentereng. BSI juga mengumumkan keberhasilan meraih persetujuan prinsip untuk membuka layanan cabang di Arab Saudi, dengan fokus awal di kota Jeddah. Langkah strategis ini menandai babak baru dalam ekspansi global BSI dan semakin memperkokoh posisinya sebagai bank syariah terbesar di Indonesia dengan ambisi internasional.

Bob Tyasika Ananta mengamini bahwa izin yang telah diperoleh saat ini masih bersifat izin prinsipal, yang dikeluarkan oleh otoritas jasa keuangan di Arab Saudi. Izin ini secara fundamental memperbolehkan BSI untuk mendirikan kantor cabang di Negeri Petro Dolar tersebut.

"Jadi kita bisa bikin cabang, dan nanti untuk apa saja ya seperti melakukan transaksi seperti consumer banking. Tapi tentu perlu ada izin-izin yang perlu kita tunggu lagi. Kita upayakan satu tahun ke depan," jelas Bob, memberikan gambaran mengenai tahapan selanjutnya dalam proses pembukaan cabang di Arab Saudi.

Keputusan BSI untuk membuka cabang di Arab Saudi, khususnya di Jeddah, dinilai sangat strategis mengingat potensi pasar yang sangat besar, terutama terkait dengan layanan keuangan bagi jamaah haji dan umrah asal Indonesia. Setiap tahunnya, ratusan ribu masyarakat Indonesia melakukan ibadah ke Tanah Suci, dan keberadaan BSI di sana diharapkan dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi keuangan sesuai prinsip syariah.

Selain melayani kebutuhan finansial jamaah, cabang BSI di Arab Saudi juga berpotensi untuk menjangkau diaspora Indonesia yang bekerja dan bermukim di sana, serta turut berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah di tingkat global. Langkah ini juga sejalan dengan visi Indonesia untuk menjadi pusat keuangan syariah dunia.

Kinerja keuangan BSI yang terus menunjukkan tren positif menjadi modal yang sangat kuat dalam mewujudkan ambisi ekspansi global ini. Pertumbuhan laba yang solid, kualitas aset yang sehat, serta dukungan dana pihak ketiga yang kuat memberikan landasan finansial yang kokoh bagi BSI untuk melakukan investasi dalam pembukaan cabang di luar negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuan Jualan Emas, BSI Kebanjiran Masuk Dana Asing Rp147,2 Miliar

Cuan Jualan Emas, BSI Kebanjiran Masuk Dana Asing Rp147,2 Miliar

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 10:40 WIB

Tiga Bulan Pertama 2025, Impack Pratama Industri Kantongi Laba Bersih Rp152 Miliar

Tiga Bulan Pertama 2025, Impack Pratama Industri Kantongi Laba Bersih Rp152 Miliar

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 11:42 WIB

Garuda Indonesia Tak Kuat Bayar Biaya Perawatan Pesawat, 15 Unit Terpaksa Parkir

Garuda Indonesia Tak Kuat Bayar Biaya Perawatan Pesawat, 15 Unit Terpaksa Parkir

Bisnis | Senin, 05 Mei 2025 | 14:15 WIB

Terkini

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:32 WIB

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:30 WIB

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:36 WIB

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:28 WIB

RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi

RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:22 WIB

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB