Deflasi Mengintai Ekonomi RI : Alarm Perlambatan di Tengah Inflasi Tipis

Dythia Novianty, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 03 Juni 2025 | 09:42 WIB
Deflasi Mengintai Ekonomi RI : Alarm Perlambatan di Tengah Inflasi Tipis
Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (2/6/2025). [Suara.com/Mohammad Fadil]

Suara.com - Data inflasi Mei 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin (2/6/2025) kemarin menunjukkan gambaran ekonomi Indonesia yang perlu diwaspadai.

Meskipun inflasi year-on-year (y-on-y) nasional tercatat sebesar 1,60 persen, angka ini menjadi alarm peringatan akan potensi deflasi yang mengintai dan dapat menyeret perlambatan ekonomi lebih dalam.

Kondisi ini diperparah dengan adanya deflasi signifikan di sejumlah provinsi dan kabupaten/kota, menandakan lesunya daya beli masyarakat dan aktivitas ekonomi di daerah tersebut.

Angka inflasi y-on-y sebesar 1,60 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 108,07 memang masih positif. Namun, jika kita menelaah lebih dalam, tingkat inflasi yang relatif rendah ini, ditambah dengan deflasi month-to-month (m-to-m) sebesar 0,37 persen pada Mei 2025, mengindikasikan adanya tekanan penurunan harga secara umum.

Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini mengatakan IHK menurun dari 108,47 pada April 2025 menjadi 108,07 pada Mei 2025.

Penurunan IHK bulanan ini menunjukkan bahwa harga-harga barang dan jasa secara umum mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

Link pendaftaran CPNS BPS 2024. [Wikipedia]
Ilustrasi BPS. [Wikipedia]

Pudji menjelaskan lebih lanjut bahwa posisi IHK Mei 2025 secara bulanan memang mengalami penurunan signifikan sebesar 1,17 persen dibandingkan April.

"Secara YoY terjadi inflasi sebesar 1,60 persen dan secara tahun kalender atau year to date terjadi inflasi sebesar 1,19 persen," ujar Pudji dalam rilis berita resmi statistik, Senin (2/6/2025).

Deflasi m-to-m, meskipun terlihat kecil, dapat menjadi gejala awal lesunya permintaan dan kelebihan pasokan di pasar domestik.

baca juga

Data ini semakin mengkhawatirkan jika kita melihat adanya deflasi y-on-y di Provinsi Papua Barat sebesar 1,51 persen. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari merosotnya daya beli dan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Semakin dalamnya deflasi di suatu daerah, semakin besar pula kekhawatiran akan penurunan pendapatan, PHK, dan potensi resesi lokal.

Perbedaan tingkat inflasi antar wilayah juga menyoroti kesenjangan ekonomi yang nyata di Indonesia.

Sementara Provinsi Papua Pegunungan mengalami inflasi y-on-y tertinggi sebesar 5,75 persen, Provinsi Gorontalo mencatat inflasi terendah hanya 0,28 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa pemulihan dan pertumbuhan ekonomi masih belum merata.

Fenomena deflasi yang terdalam terjadi di Manokwari, Ibu Kota Provinsi Papua Barat, dengan deflasi y-on-y sebesar 1,51 persen. Ini berarti harga-harga barang dan jasa di Manokwari secara signifikan menurun dibandingkan tahun lalu.

Meski di satu sisi bisa menguntungkan konsumen, deflasi yang persisten dapat menghambat investasi dan produksi, karena perusahaan cenderung menunda ekspansi jika harga jual produk mereka terus menurun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Industri Asuransi Syariah RI Terus Berkembang Tapi Ada Tantangan Membentang

Industri Asuransi Syariah RI Terus Berkembang Tapi Ada Tantangan Membentang

Bisnis | Rabu, 19 Maret 2025 | 16:03 WIB

Surplus Neraca Perdagangan RI Mulai Kehabisan 'Bahan Bakar'

Surplus Neraca Perdagangan RI Mulai Kehabisan 'Bahan Bakar'

Bisnis | Senin, 17 Maret 2025 | 13:44 WIB

Diskon Listrik Tak Cukup Dongkrak Daya Beli: Kenapa Ramadan Tahun Ini Justru Deflasi?

Diskon Listrik Tak Cukup Dongkrak Daya Beli: Kenapa Ramadan Tahun Ini Justru Deflasi?

Liks | Senin, 10 Maret 2025 | 13:05 WIB

BI Yakin Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Ini Faktornya

BI Yakin Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Ini Faktornya

Bisnis | Jum'at, 07 Maret 2025 | 10:53 WIB

Indonesia Alami Deflasi Tahunan Setelah 25 Tahun, Tanda Apa?

Indonesia Alami Deflasi Tahunan Setelah 25 Tahun, Tanda Apa?

Bisnis | Senin, 03 Maret 2025 | 16:29 WIB

Kemensos Siapkan Data Guru Non-ASN dan Non-Sertifikasi untuk Diberikan Bansos

Kemensos Siapkan Data Guru Non-ASN dan Non-Sertifikasi untuk Diberikan Bansos

News | Kamis, 27 Februari 2025 | 10:56 WIB

Terkini

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

×