Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Beda Nasib! Warga Korea Terima Bansos Rp4,7 Juta, Indonesia Cuma Rp300 Ribu dan Beras

Chandra Iswinarno, Rina Anggraeni

Senin, 07 Juli 2025 | 12:02 WIB
Beda Nasib! Warga Korea Terima Bansos Rp4,7 Juta, Indonesia Cuma Rp300 Ribu dan Beras
Ilustrasi bendera Korea Selatan. Pemerintah Korsel akan memberikan bantuan sosial (bansos) kepada warganya jutaan rupiah. [Unsplash/Stephanie Nakagawa]

Suara.com - Pemerintah Korea Selatan (Korsel) akan mulai mendistribusikan bantuan tunai kepada seluruh warga negaranya mulai 21 Juli mendatang.

Program ini merupakan bagian dari langkah stimulus ekonomi guna mendorong daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi global.

Kebijakan ini menyusul persetujuan Kabinet atas anggaran tambahan sebesar 23,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp389 triliun yang telah disahkan oleh Majelis Nasional Korea pada Jumat lalu.

Program bansos ini menjadi komponen utama dari anggaran tambahan pertama di bawah kepemimpinan Presiden Lee Jae-myung.

Dalam skema bantuan tersebut, setiap warga negara Korea Selatan yang berdomisili di dalam negeri pada 18 Juni akan menerima bantuan tunai satu kali sebesar 150.000 won atau setara dengan Rp1,7 juta.

Mengutip Korea Herald, bantuan tambahan juga diberikan berdasarkan tingkat pendapatan.

Individu dalam rumah tangga hampir miskin dan keluarga dengan orang tua tunggal akan memperoleh 300.000 won atau sekitar Rp3,5 juta.

Sementara penerima tunjangan hidup dasar akan mendapatkan bantuan senilai 400.000 won atau sekitar Rp4,7 juta.

Untuk mendukung pembangunan yang merata, warga yang tinggal di luar wilayah metropolitan Seoul, termasuk Provinsi Gyeonggi dan Incheon, akan mendapatkan tambahan sebesar 30.000 won.

baca juga

Warga yang bermukim di 84 komunitas pedesaan dan nelayan yang masuk dalam daftar wilayah dengan penurunan populasi signifikan juga akan menerima tambahan 50.000 won.

Secara prinsip, warga negara asing dikecualikan dalam program ini. Namun, penduduk tetap, imigran yang menikah dengan warga lokal, serta individu yang diakui sebagai pengungsi, tetap termasuk dalam daftar penerima manfaat.

Penyaluran bantuan, yang disebut sebagai kupon konsumsi, akan berlangsung selama delapan minggu hingga 12 September.

Warga dapat memilih metode penerimaan, yakni melalui kartu kredit atau debit, kartu prabayar, maupun sertifikat hadiah dari pemerintah daerah.

Pemerintah Korsel juga telah menjadwalkan pembayaran putaran kedua antara 22 September hingga 31 Oktober.

Pada tahap ini, tambahan 100.000 won akan diberikan kepada 90 persen penerima dari kelompok pendapatan terbawah.

Kriteria kelayakan akan ditentukan melalui verifikasi pendapatan yang merujuk pada premi asuransi kesehatan nasional. Detail teknisnya akan diumumkan pada September.

“Kami akan memastikan persiapan menyeluruh untuk peluncuran pembayaran ini sehingga dapat berfungsi sebagai katalisator pemulihan ekonomi dengan meningkatkan konsumsi dan membantu mereka yang membutuhkan,” ujar Wakil Menteri Dalam Negeri Kim Min-jae yang juga memimpin gugus tugas lintas lembaga untuk program ini.

Bansos Ala Indonesia

Ilustrasi Bansos
Ilustrasi Bansos. Sejumlah orang sedang menyalurkan bansos kepada warga.

Sementara itu, Indonesia juga memiliki program bantuan sosial (bansos).

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan lima fokus kebijakan dalam paket stimulus ekonomi nasional.

“Bapak Presiden juga telah memutuskan untuk memberikan sebuah paket stimulus agar pertumbuhan ekonomi dapat dijaga momentumnya dan juga stabilitas perekonomian terus diperkuat. Hari ini telah diputuskan lima hal yang menjadi paket kebijakan ekonomi dengan target-target dari mereka yang akan mendapatkan manfaat dari paket stimulus tersebut,” katanya.

Salah satu bentuk bansos yang dikucurkan adalah bantuan beras 10 kilogram per bulan yang menyasar 18,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Program ini dianggarkan sebesar Rp11,9 triliun dan mulai disalurkan pada Juli ini untuk merespons lonjakan harga pangan.

“Bantuan beras 10 kg per bulan yang dianggarkan Rp11,9 triliun ini diharapkan disalurkan Juni, mungkin baru bisa eksekusi Juli,” ujarnya.

Pemerintah juga meluncurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta per bulan.

Setiap pekerja akan menerima bantuan sebesar Rp600 ribu, yang diberikan sekaligus untuk dua bulan.

"Ada 17,3 juta yang akan mendapatkan Rp300 ribu. Kita juga memberikan penebalan bansos dengan dana Rp11,93 triliun dalam bentuk tambahan sembako Rp200 ribu per bulan," jelasnya.

Dia menekankan bahwa seluruh stimulus ini bertujuan untuk menggerakkan ekonomi nasional, terutama di tengah ancaman ketidakpastian global yang terus membayangi.

“Kondisi global kita semua melihat dinamis, ini akan mengubah banyak tatanan dunia, kita perlu waspada,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Legislator PDIP Soroti Dugaan Bank Persulit Pencairan Bansos: Sejak 2018, Masalah Masih Berulang

Legislator PDIP Soroti Dugaan Bank Persulit Pencairan Bansos: Sejak 2018, Masalah Masih Berulang

News | Senin, 07 Juli 2025 | 06:13 WIB

Dana Bansos Dipakai Judi Online? Mensos Gus Ipul: Kita Coret, Gitu Aja

Dana Bansos Dipakai Judi Online? Mensos Gus Ipul: Kita Coret, Gitu Aja

News | Minggu, 06 Juli 2025 | 18:24 WIB

550 Ribu Rekening Bansos Terindikasi Judol! PPATK Kejar Penerima dan Modus Jual Beli Rekening

550 Ribu Rekening Bansos Terindikasi Judol! PPATK Kejar Penerima dan Modus Jual Beli Rekening

News | Minggu, 06 Juli 2025 | 16:14 WIB

Terkini

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:06 WIB

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:03 WIB