Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.654,942
LQ45 760,985
Srikehati 352,266
JII 532,569
USD/IDR 17.184

Nilai Tukar Masih Fluktuatif, Jenius Klaim Transaksi Internasional Meningkat

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 11 Juli 2025 | 08:33 WIB
Nilai Tukar Masih Fluktuatif, Jenius Klaim Transaksi Internasional Meningkat
Digital Banking Product & Innovations Head SMBC Indonesia Febri Rusli di Jakarta, Kamis (10/7/2025). [Suara.com/Rina]

Suara.com - Digital Banking Product & Innovations Head SMBC Indonesia Febri Rusli menenkankan, tren transaksi internasional terus meningkat.

Hal itu baik dalam bentuk transfer maupun jual-beli mata uang asing di anak usaha bank digital Jenius.

Tentunya ini terus menunjukkan pertumbuhan, di tengah fluktuasi terhadap nilai tukar rupiah yang terus terjadi.

"Terus bertumbuh, itu sudah pasti trennya terus bertumbuh," ujar Febri saat ditemui di Jakarta, Kamis (10/7/2025).

Kata dia, tren yang terus bertumbuh dilatarbelakangi oleh fitur khusus yang dimiliki Jenius. Apalagi, fitur ini memudahkan pengguna dapat mencicil pembelian mata uang asing saat rate atau nilai tukar sedang rendah.

"Saat nominal yang diinginkan sudah terkumpul, baru pengguna dapat melakukan transaksi transfer internasional," katanya.

" Itu sebenarnya ada di keputusan pengguna mau di-manage seperti apa, butuh saat nanti aja pas mau transfer baru beli, siapkan mau nyicil dulu silahkan, dan rate-nya pasti akan kita tawarkan di kisaran yang kompetitif karena ini salah satu value proposition kita juga," beber Febri.

Kata dia, fluktuasi nilai tukar rupiah yang cenderung terus menunjukkan peningkatan. Apalagi, terhadap dolar AS, Febri tidak menampik perubahan memang terjadi dari segi nilai transaksi, namun peningkatan terjadi dari segi frekuensi.

Peningkatan ini, menurutnya, juga terjadi lantaran Jenius terus berupaya mengembangkan fitur yang dapat menjangkau pengguna baru.

"Ini intensitas transaksi yang lebih kecil, sehingga memunculkan permintaan terhadap segmen baru," jelasnya

Adapun segmen baru yang dimaksud salah satunya berasal dari pengguna perorangan yang membutuhkan transaksi transfer internasional, namun selama ini terhalang oleh biaya transfer yang dirasa cukup besar.

"Sesuai dengan yang kita harapkan, yang (transaksi) tingkat ukurannya ini lebih kecil, tapi frekuensinya bertambah," tandasnya.

Sebelumnya, Tabungan dolar Amerika Serikat (AS) banyak digunakan oleh masyarakat. Lantaran, di saat ketidakpastian meningkat, nilai USD cenderung terus naik karena banyak diburu investor yang mengalihkan aset ke safe haven.

Digital Banking Product & Innovations Head SMBC Indonesia Febri Rusli mengatakan transaksi tabungan dengan mata uang Dolar memang banyak diminati. Hal ini dikarenakan bunga yang ditawarkan cukup menggiurkan

"Saat ini, transaksi dolar yang banyak karena tabungan USD dolarny berbunga. Ada bunganya paling tingginya," bebernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negosiasi Formula E Jakarta Buntu? Jakpro Belum Pastikan Gelaran 2026!

Negosiasi Formula E Jakarta Buntu? Jakpro Belum Pastikan Gelaran 2026!

News | Senin, 23 Juni 2025 | 18:00 WIB

Kasus Oplos BBM Masuki Babak Baru, Kejagung Limpahkan 9 Tersangka Pertamina ke Kejari Jakpus

Kasus Oplos BBM Masuki Babak Baru, Kejagung Limpahkan 9 Tersangka Pertamina ke Kejari Jakpus

News | Senin, 23 Juni 2025 | 14:37 WIB

Kurangi Emisi, Emiten HAIS Gunakan B40 di Seluruh Armada Kapal Tunda

Kurangi Emisi, Emiten HAIS Gunakan B40 di Seluruh Armada Kapal Tunda

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 09:33 WIB

Diancam Bom dan Mendarat di Kualanamu, TNI Pastikan Pesawat Saudia Airlines Aman

Diancam Bom dan Mendarat di Kualanamu, TNI Pastikan Pesawat Saudia Airlines Aman

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 00:33 WIB

Tragedi AI171: Air India Kurangi Operasi Global, Investigasi Terus Berlanjut

Tragedi AI171: Air India Kurangi Operasi Global, Investigasi Terus Berlanjut

News | Kamis, 19 Juni 2025 | 14:32 WIB

Dulu Kawasan Ini Bandara Internasional Pertama RI, Kini Miliki Aset Rp656 Triliun

Dulu Kawasan Ini Bandara Internasional Pertama RI, Kini Miliki Aset Rp656 Triliun

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2025 | 11:40 WIB

Terkini

Prabowo Ubah Aturan MBG, Akan Prioritaskan Kepada Anak Kurang Gizi?

Prabowo Ubah Aturan MBG, Akan Prioritaskan Kepada Anak Kurang Gizi?

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 12:02 WIB

Stok Pupuk RI Diklaim Kebal Konflik Timur Tengah, DPR Puji Keberanian Turunkan Harga 20%

Stok Pupuk RI Diklaim Kebal Konflik Timur Tengah, DPR Puji Keberanian Turunkan Harga 20%

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 11:34 WIB

Tren Menabung Masyarakat Daerah Tinggi, Nasabah Simpeda Melonjak 104%

Tren Menabung Masyarakat Daerah Tinggi, Nasabah Simpeda Melonjak 104%

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 11:32 WIB

Waduh! Harga Emas Antam Terjun Bebas Rp44 Ribu, Cek Rinciannya Hari Ini

Waduh! Harga Emas Antam Terjun Bebas Rp44 Ribu, Cek Rinciannya Hari Ini

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 11:25 WIB

Belanja di Luar Negeri Lebih Untung, BRI Beri Cashback dan Cicilan Ringan hingga 36 Bulan

Belanja di Luar Negeri Lebih Untung, BRI Beri Cashback dan Cicilan Ringan hingga 36 Bulan

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 11:25 WIB

Daftar Harga LPG Non Subsidi 2026: 12 Kg Rp228 Ribu dan 5 Kg Rp107 Ribu, Ini Penjelasan Pertamina Pa

Daftar Harga LPG Non Subsidi 2026: 12 Kg Rp228 Ribu dan 5 Kg Rp107 Ribu, Ini Penjelasan Pertamina Pa

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 11:14 WIB

Kenaikan BBM Non-Subsidi Dinilai Tepat, Bisa Tekan Kompensasi APBN

Kenaikan BBM Non-Subsidi Dinilai Tepat, Bisa Tekan Kompensasi APBN

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 10:48 WIB

Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg yang Alami Kenaikan

Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg yang Alami Kenaikan

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 10:44 WIB

1 Lowongan Dilamar 12 Orang, Ini Kondisi Nyata Pasar Kerja Indonesia 2026

1 Lowongan Dilamar 12 Orang, Ini Kondisi Nyata Pasar Kerja Indonesia 2026

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 10:40 WIB

CIMB Niaga (BNGA) Tebar Dividen Rp4,07 Triliun, Angkat Budiman Tanjung Jadi Direktur Baru

CIMB Niaga (BNGA) Tebar Dividen Rp4,07 Triliun, Angkat Budiman Tanjung Jadi Direktur Baru

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 10:24 WIB