Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.447.000
IHSG 5.643,194
LQ45 553,105
Srikehati 276,229
JII 331,154
USD/IDR 17.957

Pramugari Tuntut Pembayaran Upah, Maskapai Air Canada Tutup Operasional

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 15 Agustus 2025 | 11:25 WIB
Pramugari Tuntut Pembayaran Upah, Maskapai Air Canada Tutup Operasional
Ilustrasi pramugari (Pexels.com/ Kelly)

Suara.com - Maskapai Air Canada sedang bersiap merumahkan pramugarinya yang memilih untuk mogok akhir pekan ini. 

Aksi mogok ini membuat gangguan perjalanan penumpang.

Bahkan, perusahaan menyatakan bahwa mereka mengantisipasi penerbangan pertama akan dibatalkan pada 14 Agustus dan lebih banyak lagi pada 15 Agustus. 

Hingga penghentian total terjadi pada 16 Agustus.

Adapun, aksi mogok ini dikarenakan beberapa pramugari menuntut pembayaran upah yang masih belum dibayarkan. 

Salah satu serikat pekerja maskapai itu memberikan pemberitahuan mogok hingga 16 Agustus.

Ilustrasi pesawat. (Freepik)
Ilustrasi pesawat. (Freepik)

Sebanyak 99,7 persen pramugari dari keanggotaan memilih untuk mogok. 

Lantaran, selama sembilan bulan belum dibayarkan upahnya saat bekerja.  

"Selama sembilan bulan terakhir, kami telah mengajukan proposal yang solid dan berbasis data tentang upah dan pekerjaan yang tidak dibayar, semuanya berakar pada keadilan dan standar industri,” kata Wesley Lesosky, salah satu Serikat Pekerja  Air Canada dilansir CNN Internasional, Jumat (15/8/2025)

baca juga

Menurut situs web serikat pekerja setempat, bahwa mereka mengupayakan peningkatan upah 100 persenuntuk semua jam kerja dan biaya hidup. 

Upah naik pesawat telah menjadi topik negosiasi di maskapai penerbangan AS, karena banyak yang tidak membayar pramugari dengan upah per jam mereka untuk bagian penting dari penerbangan.

Menteri Pekerjaan dan Keluarga Kanada Patty Hajdu mengatakan, ia telah bertemu dengan serikat pramugari dan maskapai. 

Dalam pertemuannya ini memberikan beberapa opsi untuk kedua belah pihak.

“Saya memantau situasi dengan saksama dan mendorong kedua belah pihak untuk tetap berunding hingga kesepakatan tercapai,” demikian pernyataannya.

Sementara itu,  Air Canada memiliki hampir 430 penerbangan harian antara Kanada dan AS. 

Rute ini juga ada di 50 bandara AS. Air Canada menerbangkan sekitar 130.000 pelanggan setiap hari, kata maskapai tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Rekening Bank yang Bisa Digunakan Pencairan BSU 2025

Daftar Rekening Bank yang Bisa Digunakan Pencairan BSU 2025

Bisnis | Sabtu, 28 Juni 2025 | 18:00 WIB

Sudah Dapat BSU 2025? Begini Tanda dan Cara Cek Status Dana Rp600 Ribu Sudah Masuk ke Rekening

Sudah Dapat BSU 2025? Begini Tanda dan Cara Cek Status Dana Rp600 Ribu Sudah Masuk ke Rekening

Bisnis | Rabu, 25 Juni 2025 | 16:35 WIB

Penyebab Gagal Dapat BSU dan Solusinya, Karyawan Lakukan Ini Agar Tak Menyesal

Penyebab Gagal Dapat BSU dan Solusinya, Karyawan Lakukan Ini Agar Tak Menyesal

Bisnis | Sabtu, 14 Juni 2025 | 12:54 WIB

Cara Login Aplikasi JMO untuk Cek Bantuan BSU 2025 Senilai Rp 600 Ribu yang Cair Bulan Ini

Cara Login Aplikasi JMO untuk Cek Bantuan BSU 2025 Senilai Rp 600 Ribu yang Cair Bulan Ini

Bisnis | Rabu, 11 Juni 2025 | 16:58 WIB

5 Alasan Gagal Dapat Bantuan BSU 2025 Senilai Rp 600 Ribu dari Pemerintah, Anda Termasuk?

5 Alasan Gagal Dapat Bantuan BSU 2025 Senilai Rp 600 Ribu dari Pemerintah, Anda Termasuk?

Bisnis | Rabu, 11 Juni 2025 | 16:07 WIB

Bantuan BSU 2025 Rp 600 Ribu Bagi Pekerja dan Guru Honorer, Cek Segera di Sini

Bantuan BSU 2025 Rp 600 Ribu Bagi Pekerja dan Guru Honorer, Cek Segera di Sini

Lifestyle | Rabu, 11 Juni 2025 | 16:14 WIB

Terkini

Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga

Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:00 WIB

Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia

Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:50 WIB

Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan

Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:36 WIB

Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini

Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:20 WIB

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:43 WIB

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:21 WIB

Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat

Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:16 WIB

Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%

Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:10 WIB

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:21 WIB

×