Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

BBCA Diprediksi Meroket, Sejumlah Analis Ungkap Alasan Rekomendasi Saham

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 08 September 2025 | 06:37 WIB
BBCA Diprediksi Meroket, Sejumlah Analis Ungkap Alasan Rekomendasi Saham
BBCA
Baca 10 detik
  • Saham BBCA prospektif investasi jangka panjang.
  • Fundamental bank kuat, laba bersih tumbuh.
  • Saham BBCA anjlok akibat jual asing.

Suara.com - Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dinilai masih sangat prospektif untuk investasi jangka menengah dan panjang.

Pandangan positif ini datang dari berbagai broker, termasuk CLSA, yang menyoroti kuatnya pendanaan bank dan penerapan manajemen risiko yang tepat sasaran. Berdasarkan riset terbaru, CLSA bahkan memberikan rekomendasi positif dengan target harga yang ambisius.

Menurut riset CLSA yang dipublikasikan pada Sabtu (6/9/2025), BBCA memiliki rekam jejak yang solid dalam mengelola pendanaan.

Kekuatan ini bersumber dari layanan prima yang diberikan kepada nasabah, terutama dalam hal pembayaran dan penyelesaian transaksi. Hal ini menjadikan BBCA sebagai "bank bereputasi terbaik dalam hal transaksi," menurut CLSA.

Selain mengandalkan layanan prima, BBCA terus berinvestasi pada platform digital untuk mendukung berbagai transaksi perbankan.

Langkah ini dinilai sebagai strategi jitu untuk menjaga kinerja di tengah tantangan kondisi makroekonomi yang fluktuatif. Keberhasilan strategi ini tercermin dari laporan keuangan per Juni 2025, di mana BBCA mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 8 persen menjadi Rp29 triliun.

Selain CLSA, UOB Kay Hian Sekuritas juga tetap merekomendasikan BBCA sebagai saham pilihan untuk periode September 2025, bersama dengan nama-nama besar lain seperti Sarana Armada Tbk. (ASSA) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI).

Alasan utama UOB Kay Hian tetap optimis terhadap BBCA adalah kinerja bank yang dinilai tangguh.

"Dalam cakupan kami, BBCA ditambahkan karena terus mencatatkan kinerja tangguh di antara empat bank besar dengan laba bersih 7 bulan pertama tahun ini tumbuh 10,5% YoY, sementara bank lain mencatatkan pertumbuhan negatif," tulis riset UOB Kay Hian.

Arus Jual Asing Deras, Saham BBCA Paling Terkena Dampak

Di sisi lain, pergerakan investor asing di pasar saham Indonesia menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Pada awal September 2025, terjadi arus dana asing keluar yang sangat deras.

Saham BBCA menjadi target utama penjualan, dengan nilai jual bersih mencapai Rp4,29 triliun hanya dalam sepekan terakhir.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), total net sell asing mencapai Rp305,18 miliar pada perdagangan akhir pekan, Kamis (4/9/2025).

Secara mingguan, angka ini membengkak hingga Rp5,3 triliun, dan secara year-to-date (sepanjang tahun berjalan), total net sell asing sudah mencapai Rp55,12 triliun.

Dampak dari penjualan masif ini terlihat pada harga saham BBCA. Pada penutupan perdagangan Kamis (4/9/2025), harga saham BBCA berada di level Rp8.000, yang menunjukkan koreksi sebesar 19,19% sejak awal tahun 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos BJBR Turun Gunung Layani Nasabah

Bos BJBR Turun Gunung Layani Nasabah

Bisnis | Sabtu, 06 September 2025 | 06:51 WIB

10 Perusahaan Antre IPO: Pasar Saham Indonesia Masih Bergairah?

10 Perusahaan Antre IPO: Pasar Saham Indonesia Masih Bergairah?

Bisnis | Jum'at, 05 September 2025 | 13:39 WIB

IHSG Selama Sepekan Naik Tipis, Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 305,18 Miliar

IHSG Selama Sepekan Naik Tipis, Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 305,18 Miliar

Bisnis | Jum'at, 05 September 2025 | 10:59 WIB

PANI Siapkan Rp16,1 Triliun Borong 44,1 Persen Saham CBDK

PANI Siapkan Rp16,1 Triliun Borong 44,1 Persen Saham CBDK

Bisnis | Kamis, 04 September 2025 | 13:18 WIB

IHSG Sempat Terjun Bebas di Awal Sesi Perdagangan Hari Ini, Tapi Langsung Bangkit

IHSG Sempat Terjun Bebas di Awal Sesi Perdagangan Hari Ini, Tapi Langsung Bangkit

Bisnis | Kamis, 04 September 2025 | 09:13 WIB

Efek Demo Hanya Sementara, IHSG Diproyeksi Tembus 8.100

Efek Demo Hanya Sementara, IHSG Diproyeksi Tembus 8.100

Bisnis | Rabu, 03 September 2025 | 18:05 WIB

Terkini

Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal

Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:08 WIB

Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah

Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:04 WIB

Transaksi Gadai Meningkat Pascalebaran, Masyarakat Ambalawi Manfaatkan Emas Jadi Sumber Likuiditas

Transaksi Gadai Meningkat Pascalebaran, Masyarakat Ambalawi Manfaatkan Emas Jadi Sumber Likuiditas

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:59 WIB

Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya

Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:51 WIB

Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026

Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:33 WIB

BCA Bakal Tebar Dividen Tiga Kali di 2026, Simak Jadwalnya

BCA Bakal Tebar Dividen Tiga Kali di 2026, Simak Jadwalnya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:28 WIB

Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas

Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:27 WIB

Suku Bunga hingga Ego Pasar: Menakar Napas Baru Industri Properti di Tengah Ketidakpastian

Suku Bunga hingga Ego Pasar: Menakar Napas Baru Industri Properti di Tengah Ketidakpastian

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:16 WIB

Menakar Kemandirian Ekonomi Perempuan RI

Menakar Kemandirian Ekonomi Perempuan RI

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:13 WIB

KIPP Harita Group Dorong Rekor Pertumbuhan Ekonomi Kayong Utara Tembus 5,89% di 2025

KIPP Harita Group Dorong Rekor Pertumbuhan Ekonomi Kayong Utara Tembus 5,89% di 2025

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:07 WIB