Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.714

Banyak Obat Diet Tiruan, Perusahaan Farmasi Ini PHK 9.000 Karyawan

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 11 September 2025 | 08:02 WIB
Banyak Obat Diet Tiruan, Perusahaan Farmasi Ini PHK 9.000 Karyawan
Ilustrasi obat-obatan. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Novo Nordisk lakukan PHK 9.000 karyawan akibat tekanan pasar dan persaingan
  • Penurunan laba dipicu munculnya obat tiruan dan melambatnya penjualan Wegovy
  • Restrukturisasi dilakukan demi efisiensi, dengan target penghematan besar hingga 2026

Suara.com - Perusahaan farmasi Novo Nordisk yang terkenal di dunia memilih memangkas karyawannya atau PHK.

Produsen obat diabetes seperti Wegovy dan Ozempic, telah mengumumkan akan memangkas 9.000 karyawan.

Dilansir BBC, Kamis (11/9/2025),keputusan ini dilakukan setelah memperingatkan bahwa laba akan turun, seiring munculnya lebih banyak obat penurun berat badan "tiruan".

PHK tersebut mencakup 11 persen dari total tenaga kerja perusahaan Denmark tersebut dan menandai langkah besar pertama oleh CEO baru, Mike Doustdar.

Lantaran, Novo Nordisk menghadapi tekanan yang semakin besar di sektor penurunan berat badan yang berkembang pesat.

Permintaan obat penurun berat badan telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, khususnya setelah karantina wilayah terkait Covid-19 memaksa orang-orang untuk tinggal di rumah.

Ilustrasi Covid-19. [Ist]
Ilustrasi Covid-19. [Ist]

"Pasar kami terus berkembang, terutama di bidang obesitas, karena pasar ini menjadi lebih kompetitif dan berorientasi pada konsumen. Perusahaan kami juga harus berkembang," kata Doustdar.

Novo Nordisk menghadapi persaingan yang semakin ketat dari para pesaing seperti Eli Lilly yang memproduksi Mounjaro.

Eli Lilly baru-baru ini menaikkan harga Mounjaro di Inggris, yang menyebabkan beberapa pasien memperingatkan bahwa mereka tidak dapat memperoleh obat tersebut karena apotek telah menimbun obat tersebut sebelum kenaikan harga diberlakukan.

Selain itu, Novo Nordisk mengumumkan pada bulan Juli bahwa penjualan dan laba setahun penuhnya tidak akan tumbuh secepat yang diharapkan.

Perusahaan bertujuan untuk memangkas biaya 927 juta dolar AS pada akhir tahun depan.

Apalagi, di tengah tekanan yang meningkat, perusahaan mengganti CEO lamanya, LarsFruergaardJørgensen, pada Mei 2025. Ia digantikan oleh Doustdar dalam memimpin perusahaan ini.

Sebagai bagian dari restrukturisasi, Novo akan melaporkan biaya restrukturisasi satu kali sebesar 9 miliar kroner Denmark pada kuartal ketiga, termasuk biaya penurunan nilai aset, namun juga mengharapkan penghematan sebesar 1 miliar kroner pada kuartal keempat.

Novo juga menyatakan pertumbuhan laba operasional tahun ini, kini diperkirakan berada di 4 persen hingga 10 persen.

Posisi ini turun dari proyeksi sebelumnya yang berada di antara 10 persen hingga 16 persen, semata-mata karena dampak dari biaya restrukturisasi.

Novo, yang tahun lalu menjadi perusahaan publik paling bernilai di Eropa dengan kapitalisasi pasar mencapai 650 miliar dolar AS berkat penjualan Wegovy yang melonjak.

Kini, Novo menghadapi momen krusial karena obat tersebut kehilangan pangsa pasar dan pertumbuhan penjualannya melambat, terutama di Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Gudang Garam Orang Kaya Nomor Berapa di Indonesia versi Forbes? Isu PHK Massal Viral

Bos Gudang Garam Orang Kaya Nomor Berapa di Indonesia versi Forbes? Isu PHK Massal Viral

News | Sabtu, 06 September 2025 | 18:11 WIB

Kekayaan Bos Gudang Garam Terjun Bebas, Video Badai PHK Massal Viral!

Kekayaan Bos Gudang Garam Terjun Bebas, Video Badai PHK Massal Viral!

News | Sabtu, 06 September 2025 | 16:44 WIB

Gudang Garam Lakukan PHK Massal, KSPI: Selamatkan Industri Rokok!

Gudang Garam Lakukan PHK Massal, KSPI: Selamatkan Industri Rokok!

Bisnis | Sabtu, 06 September 2025 | 15:16 WIB

Viral PHK Massal Gudang Garam di Tuban, Isak Tangis Karyawan Pecah dan Soroti Kondisi Dunia Kerja

Viral PHK Massal Gudang Garam di Tuban, Isak Tangis Karyawan Pecah dan Soroti Kondisi Dunia Kerja

News | Sabtu, 06 September 2025 | 15:01 WIB

Viral! Gudang Garam PHK Massal, Isak Tangis Karyawan Menggema

Viral! Gudang Garam PHK Massal, Isak Tangis Karyawan Menggema

Tekno | Sabtu, 06 September 2025 | 13:58 WIB

Siapa Pemilik PT Gudang Garam? Perusahaan Rokok yang Viral Dikabarkan PHK Massal!

Siapa Pemilik PT Gudang Garam? Perusahaan Rokok yang Viral Dikabarkan PHK Massal!

News | Sabtu, 06 September 2025 | 12:11 WIB

Terkini

Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa

Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:06 WIB

Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar

Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:00 WIB

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:59 WIB

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:38 WIB

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:25 WIB

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:56 WIB

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:36 WIB

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:17 WIB

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:00 WIB

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:32 WIB