Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bos Bank Indonesia : Ruang Penurunan Suku Bunga Masih Terbuka

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 04 November 2025 | 09:58 WIB
Bos Bank Indonesia : Ruang Penurunan Suku Bunga Masih Terbuka
Gubernur BI Perry Warjiyo. [Antara]
  • Bank Indonesia membuka peluang menurunkan suku bunga (BI Rate) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

  • Keputusan penurunan suku bunga akan mempertimbangkan stabilitas Rupiah, inflasi, dan efektivitas kebijakan moneter sebelumnya.

  • BI juga memperkirakan The Fed akan kembali memangkas suku bunga pada akhir 2025 dan awal 2026

Suara.com - Bank Indonesia (BI) terus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Untuk itu, BI pun berencana untuk memangkas ruang suku bunga.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, ruang penurunan BI Rate masih terbuka.

Apalagi, penurunan suku bunga ini untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Peluang penurunan B-Rate masih ada ke depan. Kapan dan besarnya, itulah tentu saja yang kami pertimbangkan adalah seberapa besar inflasi ke depan yang terkendali dan ruang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” ucapnya dikutip dari akun YouTube BI, Selasa (4/11/2025).

Dia menambahkan bahwa BI menekankan akan terus mencermati efektivitas transmisi kebijakan moneter longgar yang telah ditempuh, demikian juga stabilitas nilai tukar (kurs) Rupiah.

Namun, timing dan besarannya akan didasarkan pada stabilitas nilai tukar Rupiah dan efektivitas transmisi kebijakan yang telah ditempuh.

"Selain itu juga) bagaimana B-Rate diikuti dengan penurunan suku bunga deposito dan lending, bagaimana kelonggaran dari ekspansi moneter dan makro prudensial, termasuk juga tambahan dana Rp 200 triliun dari Pak Menteri Keuangan (untuk) mendorong kredit dan juga pertumbuhan ekonomi,” bebernya.

Perry Warjiyo memperkirakan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan melakukan pemangkasan suku bunga Fed Funds Rate (FFR) lagi di tahun ini dan triwulan I-2026.

“Memang kalau dari pasar, masih memperkirakan dua kali tahun ini dan sekali tahun depan. Kami perkirakan sekali tahun ini, sekali tahun depan,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos BI : Bank Masih Lamban Turunkan Bunga Kredit

Bos BI : Bank Masih Lamban Turunkan Bunga Kredit

Bisnis | Kamis, 23 Oktober 2025 | 07:46 WIB

Target Inflasi 2,5 Persen, Ini Kata Gubernur Bank Indonesia

Target Inflasi 2,5 Persen, Ini Kata Gubernur Bank Indonesia

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 17:48 WIB

Modal Asing Kabur Rp87 Triliun Bikin Rupiah Meriang, Bos BI Buka Suara

Modal Asing Kabur Rp87 Triliun Bikin Rupiah Meriang, Bos BI Buka Suara

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 17:20 WIB

Obat Kuat BI Ampuh, Rupiah 'Comeback' Setelah Sempat Tertekan

Obat Kuat BI Ampuh, Rupiah 'Comeback' Setelah Sempat Tertekan

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:43 WIB

BI Buka Suara, Misteri Selisih Rp18,97 Triliun Dana Pemda di Bank, Uang Rakyat Mengendap?

BI Buka Suara, Misteri Selisih Rp18,97 Triliun Dana Pemda di Bank, Uang Rakyat Mengendap?

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 15:46 WIB

BI Tahan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

BI Tahan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 15:07 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB