Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Purbaya Duga Pakaian Bekas Impor RI Banyak dari China, Akui Kemenkeu Lambat Tangani

Dicky Prastya

Jum'at, 14 November 2025 | 17:47 WIB
Purbaya Duga Pakaian Bekas Impor RI Banyak dari China, Akui Kemenkeu Lambat Tangani
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (14/11/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya menduga banyak pakaian bekas impor ilegal (balpres) di Indonesia berasal dari China. 
  • Ia mengakui Kemenkeu belum menindak pelaku impor ilegal dan menilai timnya lambat dalam penegakan hukum. 
  • Purbaya meminta Bea Cukai menindak orang yang mendukung peredaran balpres di media, karena dianggap melanggar hukum.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menduga kalau banyaknya pakaian bekas impor ilegal di Indonesia, atau yang diistilahkan balpres, berasal dari China.

"Kemungkinan besar China dan negara maju. Tapi kemungkinan besar kalau yang bekas-bekas baru itu dari China saya duga," kata Purbaya saat konferensi pers yang digelar di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Purbaya mengatakan kalau dugaan ini berasal dari pengamatannya di iklan-iklan yang ditemui di internet. 

"Kalau saya lihat iklan-iklan juga banyak tuh, 'Silakan belanja ke China, ada ini, ada ini'," lanjutnya.

Kendati begitu Purbaya mengakui bahwa sampai saat ini Kementerian Keuangan belum memberikan hukuman pada pihak yang melakukan impor pakaian bekas ke Indonesia.

Dalam konferensi pers itu, dirinya juga menanyakan jajaran Kemenkeu apakah sudah ada yang ditindak. Dikarenakan belum, ia menyebut kalau timnya sendiri lambat.

"Nah ini emang kita agak lambat. Sudah ada belum yang di-blacklist orangnya? Enggak boleh impor lagi? Belum kan? Kenapa belum? Nah sedang, baru akan, berarti 10 tahun lagi? Minggu depan dilihat ya," tanya dia ke jajaran Kemenkeu.

Purbaya juga menyoroti soal salah satu orang yang tampil di TV dan mendukung soal peredaran baju bekas impor. Ia meminta pihak Bea Cukai untuk mendatangi orang tersebut agar jera.

"Karena itu jelas barang ilegal. Kalau ilegal kan sudah jelas melanggar hukum. Kok berani ngomong di TV? Seolah-olah kejahatan sekarang boleh di sini dilakukan. Itu enggak bisa," timpal dia.

baca juga

 "Jadi yang di YouTube, yang di TV, itu hati-hati, saya akan kirim orang, karena anda declare anda penjahat. Memang saya diam?" ancam Purbaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Tak Mau Lagi Bakar Baju Bekas Impor, Pilih Olah Ulang-Jual Murah ke UMKM

Purbaya Tak Mau Lagi Bakar Baju Bekas Impor, Pilih Olah Ulang-Jual Murah ke UMKM

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 16:44 WIB

Ekonom Ungkap Data dari 'Purbaya Effect' ke Perekonomian Nasional

Ekonom Ungkap Data dari 'Purbaya Effect' ke Perekonomian Nasional

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 16:21 WIB

Purbaya Lempar ke BI soal Wacana Redenominasi Rupiah: Kemenkeu Tak Ada Strategi

Purbaya Lempar ke BI soal Wacana Redenominasi Rupiah: Kemenkeu Tak Ada Strategi

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 16:11 WIB

Menkeu Purbaya Ogah Tarik Cukai Popok hingga Tisu Basah, Tunggu Ekonomi Membaik

Menkeu Purbaya Ogah Tarik Cukai Popok hingga Tisu Basah, Tunggu Ekonomi Membaik

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 15:55 WIB

Pertama Kalinya Setelah Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi China Melambat

Pertama Kalinya Setelah Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi China Melambat

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 14:49 WIB

Proyek Mal Mewah di Kelapa Gading Digerebek, 14 WNA China Kepergok Jadi Kuli Bangunan

Proyek Mal Mewah di Kelapa Gading Digerebek, 14 WNA China Kepergok Jadi Kuli Bangunan

News | Jum'at, 14 November 2025 | 13:39 WIB

Terkini

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 23:05 WIB

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:31 WIB

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:04 WIB

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 21:34 WIB

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 20:07 WIB

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:45 WIB

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:32 WIB

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:29 WIB

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:28 WIB

×