Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.525,690
LQ45 644,593
Srikehati 313,693
JII 391,666
USD/IDR 17.685

Soal Isu Merger dengan GOTO, Presiden Grab: Ngapain? Pertumbuhan Kami Lagi Bagus di Indonesia!

Liberty Jemadu

Senin, 17 November 2025 | 13:15 WIB
Soal Isu Merger dengan GOTO, Presiden Grab: Ngapain? Pertumbuhan Kami Lagi Bagus di Indonesia!
Grab menepis kemungkinan merger dengan GOTO dalam waktu dekat. Foto: Pengemudi ojek daring menunggu penumpang di Stasiun Sudirman, Jakarta, Senin (20/5/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Presiden Grab, Alex Hungate mengatakan pihaknya memang tidak menutup kemungkinan untuk merger dengan raksasa teknologi Indonesia, GOTO.
  • Pertumbuhan Grab di Indonesia sedang bagus, jadi belum ada keperluan untuk merger dengan GOTO.
  • Merter GOTO - Grab dikabarkan akan melibatkan Danantara dan didorong oleh Softbank.  

Suara.com - Grab pada akhir pekan kemarin menanggapi kabar akan melakukan merger dengan GOTO. Presiden Grab, Alex Hungate mengatakan pihaknya memang tidak menutup kemungkinan untuk merger dengan raksasa teknologi Indonesia, GOTO tapi untuk saat ini hal itu belum akan terwujud.

Berbicara dalam sebuah konferensi ekonomi yang digelar Bloomberg di Ho Chi Minh, Vietnam pada 14 November kemarin, Hungate mengaku sudah mendengar rumor rencana merger GOTO - Grab. Tetapi ia mengatakan isu itu terus muncul dalam enam tahun terakhir.

"Kalau ada peluang untuk tumbuh lebih cepat lewat merger dan akuisisi, tentu kami akan mengambilnya," terang Hungate dilansir dari The Business Times.

"Tapi standarnya harus sangat tinggi, karena kami harus menggunakan duit pada pemegang saham. Apa lagi pertumbuhan organik kami di Indonesia saat ini sedang bagus-bagusnya," imbuh dia.

Menurut data Euromonitor International, pangsa pasar tranportasi online Grab di Indonesia kini sudah mencapai lebih dari 60 persen.

Ada Danantara antara GOTO dan Grab

Sebelumnya diwartakan merger GOTO dan Grab akan melibatkan Danantara agar berjalan mulus. Kedua perusahaan dikabarkan menawarkan saham emas atau saham minoritas dengan hak khusus kepada Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Tawaran ini menjadi kunci persetujuan merger, mengingat sensitivitas politik dan ekonomi dari entitas gabungan yang akan menguasai pasar gig economy Indonesia.

Menurut sumber yang dikutip Financial Times, tawaran saham minoritas kepada Danantara disertai dengan hak khusus atas cabang Indonesia dari entitas gabungan. Hak khusus ini mencakup hak bersuara pada isu-isu krusial seperti gaji pengemudi.

baca juga

"Bisnis ini sarat dengan ketegangan politik karena Anda mempekerjakan begitu banyak orang dalam gig economy," kata sumber tersebut. "Anda ingin dekat dengan pemerintah." tambah sumber itu dikutip Jumat (14/11/2025).

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, membenarkan adanya rencana penggabungan ini, serta keterlibatan Danantara untuk merealisasikannya, meskipun skema merger atau akuisisi masih dicari bentuknya. Tujuan utama pemerintah adalah memastikan perusahaan tetap berjalan demi pelayanan yang lebih baik dan menjaga jutaan mitra ojek online yang kini dianggap sebagai 'pahlawan ekonomi'.

Softbank: Dalang di Balik Layar

Di balik hiruk pikuk negosiasi, satu nama besar menjadi sutradara utama yang terus mendorong penyatuan dua rival abadi ini yakni SoftBank Group Corp. Pertanyaannya, mengapa fund manager asal Jepang yang dipimpin Masayoshi Son ini begitu ngotot melihat kedua decacorn ini bersatu?

SoftBank bukanlah investor biasa, mereka adalah arsitek sejati dari peta persaingan teknologi di Asia Tenggara. Melalui dana investasi raksasa mereka, Vision Fund, SoftBank menanamkan modal jumbo di kedua belah pihak yang bersaing.

Berdasarkan data SoftBank adalah pemegang saham terbesar Grab sementara di GoTo perusahaan ini memiliki kepentingan signifikan dan merupakan salah satu investor awal GoJek. Posisi unik ini membuat SoftBank berada dalam dilema klasik yakni investor yang mendanai dua musuh bebuyutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Restu Merger, GoTo dan Grab Tawarkan 'Saham Emas' ke Danantara

Minta Restu Merger, GoTo dan Grab Tawarkan 'Saham Emas' ke Danantara

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 14:12 WIB

SoftBank Sutradara Merger Dua Musuh Bebuyutan GoTo dan Grab

SoftBank Sutradara Merger Dua Musuh Bebuyutan GoTo dan Grab

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 13:37 WIB

GoTo Jawab Isu Terkait RUPSLB, Escrow Fund dan Merger dengan Grab

GoTo Jawab Isu Terkait RUPSLB, Escrow Fund dan Merger dengan Grab

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 13:00 WIB

Jawaban GoTo Usai Beredar Usul Patrick Walujo Diganti

Jawaban GoTo Usai Beredar Usul Patrick Walujo Diganti

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 11:32 WIB

Investasi Rp6,4 Triliun di GOTO Diselidiki Kejagung, Intip Perkembangan Terbarunya

Investasi Rp6,4 Triliun di GOTO Diselidiki Kejagung, Intip Perkembangan Terbarunya

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 11:10 WIB

Terkini

Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!

Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka

Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka

Jabar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan

Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif

Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia

Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia

Bali | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:14 WIB

6 Cara Pakai Essence agar Menyerap Maksimal untuk Kulit Wajah, Makin Glowing dan Kenyal

6 Cara Pakai Essence agar Menyerap Maksimal untuk Kulit Wajah, Makin Glowing dan Kenyal

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:13 WIB

5 Mesin Cuci 2 Tabung yang Hemat Listrik dan Murah untuk Rumah Tangga, Harga Rp1 Jutaan

5 Mesin Cuci 2 Tabung yang Hemat Listrik dan Murah untuk Rumah Tangga, Harga Rp1 Jutaan

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Dadah-dadah Prabowo dengan Latar Asap Kebakaran Kalimantan, Publik: What Next Mr Presiden

Dadah-dadah Prabowo dengan Latar Asap Kebakaran Kalimantan, Publik: What Next Mr Presiden

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Mauro Zijlstra Terdepak dari Skuad Persija, Arema FC Jadi Kesempatan Kedua

Mauro Zijlstra Terdepak dari Skuad Persija, Arema FC Jadi Kesempatan Kedua

Bola | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Cek Fakta: Bahlil Sebut Baterai Nikel di Mobil Listrik Lebih Paten Dibanding LFP, Benarkah?

Cek Fakta: Bahlil Sebut Baterai Nikel di Mobil Listrik Lebih Paten Dibanding LFP, Benarkah?

Otomotif | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:04 WIB

×