Saham SUPA Keok di Tengah Kinerja Positif Cetak Laba Rp122 Miliar

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 22 Desember 2025 | 10:03 WIB
Saham SUPA Keok di Tengah Kinerja Positif Cetak Laba Rp122 Miliar
SUPA [Dok Superbank]
  • Superbank mencatat laba sebelum pajak Rp122,4 miliar hingga November 2025, didorong pertumbuhan pendapatan bunga bersih 165 persen.
  • Aset bank melonjak 69 persen menjadi Rp18,0 triliun, didukung DPK Rp11,0 triliun dan penyaluran kredit Rp9,3 triliun.
  • IPO membawa modal inti melebihi Rp6 triliun, memindahkan Superbank ke kategori KBMI 2 dengan lima juta nasabah.

Suara.com - Lanskap perbankan digital Indonesia kembali menunjukkan taji melalui pencapaian impresif PT Super Bank Indonesia Tbk (Superbank atau SUPA).

Hingga periode November 2025, bank digital ini sukses mempertahankan tren pertumbuhan positif dengan membukukan laba sebelum pajak (PBT) sebesar Rp122,4 miliar.

Lonjakan performa ini didorong oleh struktur pendapatan yang tumbuh secara konsisten di tengah persaingan ketat industri keuangan.

Salah satu motor utama keberhasilan ini adalah pendapatan bunga bersih yang melesat tajam sebesar 165 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), dengan nilai mencapai Rp1,4 triliun.

Angka ini mencerminkan keberhasilan strategi intermediasi perusahaan yang berjalan sangat progresif namun tetap terjaga.

Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat meroket hingga 149 persen (YoY) menjadi Rp11,0 triliun.

Di sisi lain, fungsi intermediasi berjalan optimal dengan penyaluran kredit yang tumbuh 58 persen (YoY) hingga menyentuh angka Rp9,3 triliun.

Harga saham SUPA saat pembukaan pasar IHSG hari ini, Senin 22 Desember 2025 terpantau melemah berkisar 14% di angka kisaran 1.050.

Presiden Direktur Superbank, Tigor M Siahaan, menjelaskan bahwa kombinasi pertumbuhan tersebut berdampak langsung pada penguatan struktur neraca perusahaan. Total aset Superbank kini melonjak 69 persen (YoY) menjadi Rp18,0 triliun per akhir November 2025.

"Kinerja ini mencerminkan kekuatan fundamental dan arah pertumbuhan perseroan," ungkap Tigor dalam keterangan resminya, Senin (22/12/2025).

Sejak pertama kali meluncurkan aplikasi digital pada Juni 2024, penetrasi pasar Superbank tergolong sangat cepat. Hingga saat ini, perusahaan telah berhasil melayani lebih dari 5 juta nasabah.

Pertumbuhan jumlah pengguna ini diikuti oleh aktivitas transaksi yang sangat masif, di mana rata-rata transaksi harian kini telah melampaui 1 juta transaksi per hari.

Tigor menambahkan bahwa model bisnis perusahaan semakin matang seiring dengan kenaikan aktivitas transaksi sebesar 40 persen pada kuartal ketiga 2025 dibandingkan periode sebelumnya.

"Fokus kami tetap pada membangun layanan perbankan digital yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari, dijalankan secara prudent, dan didukung oleh fondasi yang kuat untuk pertumbuhan jangka panjang," tegasnya.

Momentum bersejarah juga ditandai dengan aksi korporasi penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia. Langkah ini tidak hanya meningkatkan transparansi, tetapi juga mempertebal modal inti perseroan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekspansi Agresif PIK2, Ada 'Aksi Strategis' saat PANI Caplok Saham CBDK

Ekspansi Agresif PIK2, Ada 'Aksi Strategis' saat PANI Caplok Saham CBDK

Bisnis | Minggu, 21 Desember 2025 | 19:46 WIB

BUMI Borong Saham Australia, Ini Alasan di Balik Akuisisi Jubilee Metals

BUMI Borong Saham Australia, Ini Alasan di Balik Akuisisi Jubilee Metals

Bisnis | Minggu, 21 Desember 2025 | 15:24 WIB

Supa Dupa Luv oleh BabyMonster: Ledakan Perasaan Cinta yang Tak Terbendung

Supa Dupa Luv oleh BabyMonster: Ledakan Perasaan Cinta yang Tak Terbendung

Your Say | Sabtu, 20 Desember 2025 | 08:01 WIB

Terkini

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:19 WIB

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:55 WIB

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:29 WIB

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:28 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:18 WIB