IHSG Memerah di Perdagangan Terakhir 2025, Cek Saham-saham Ini

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 30 Desember 2025 | 09:13 WIB
IHSG Memerah di Perdagangan Terakhir 2025, Cek Saham-saham Ini
Layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IHSG pada perdagangan awal Selasa, 30 Desember 2025, terpantau melemah 0,48 persen di level 8.602 WIB.
  • Pada waktu tersebut, terjadi transaksi 3,12 miliar saham senilai Rp 1,99 triliun, dengan saham mayoritas stagnan.
  • Penutupan akhir tahun 2025, IHSG menguat 1,25 persen didukung pembelian investor asing Rp 1,03 triliun.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memerah di perdagangan awal sesi Selasa, 30 Desembe 2025. IHSG melemah di level 8.602.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.05 WIB, IHSG maish bertahan di zona merah dengan turun 0,48 persen di level 8.602.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 3,12 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,99 triliun, serta frekuensi sebanyak 233.900 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 257 saham bergerak naik, sedangkan 258 saham mengalami penurunan, dan 443 saham tidak mengalami pergerakan.

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, ATAP, KJEN, OPMS, AMMS, UDNG, MEJA, NANO, POLU, LMAX, GRPM, HBAT.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, UNIQ, MRAT, PUDP, BACA, EURO, ARTA, ADRO, ARCI, HRTA, HDMI, MGNA.

Proyeksi IHSG

IHSG diproyeksikan masih memiliki peluang melanjutkan tren penguatan, meski tekanan dari pasar global masih membayangi. Sentimen eksternal datang dari pelemahan indeks utama Wall Street pada perdagangan terakhir.

Berdasarkan riset BRI Danareksa Sekuritas edisi 30 Desember 2025, Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,51 persen ke level 48.461. Sementara itu, indeks S&P 500 turun 0,35 persen ke posisi 6.905 dan Nasdaq terkoreksi 0,50 persen ke level 23.474.

Di tengah tekanan global tersebut, IHSG justru mampu mencatatkan penguatan signifikan. Pada penutupan perdagangan terakhir tahun 2025, IHSG menguat 1,25 persen ke level 8.644.

Penguatan ini turut didukung oleh aksi beli investor asing dengan net foreign buy mencapai Rp 1,03 triliun di pasar reguler.

Kinerja positif IHSG terutama ditopang oleh saham-saham konglomerasi. Saham-saham milik Grup Prajogo Pangestu seperti CUAN, BRPT, dan BREN menjadi motor penggerak utama.

Selain itu, saham-saham dari Grup Bakrie, antara lain DEWA dan BRMS, juga turut memberikan kontribusi terhadap penguatan indeks.

Secara teknikal, BRI Danareksa Sekuritas menilai IHSG masih memiliki ruang untuk melanjutkan tren naik dengan target pengujian resistance di area 8.660.

Penutupan perdagangan akhir tahun ini juga bertepatan dengan rangkaian seremoni akhir tahun yang dinilai berpotensi menjaga sentimen pasar tetap kondusif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Target Harga BUMI di Tengah Aksi Jual Saham Jelang Tahun Baru

Target Harga BUMI di Tengah Aksi Jual Saham Jelang Tahun Baru

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 18:53 WIB

IHSG Bangkit Setelah Libur Panjang, Kembali ke Level 8.600

IHSG Bangkit Setelah Libur Panjang, Kembali ke Level 8.600

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 17:11 WIB

Isu BEEF Dicaplok Raksasa Korea Selatan, Efek Program MBG?

Isu BEEF Dicaplok Raksasa Korea Selatan, Efek Program MBG?

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 16:35 WIB

Terkini

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:27 WIB

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:20 WIB

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18 WIB

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:16 WIB

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:48 WIB

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:38 WIB

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:37 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:28 WIB