Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Terus Meroket, Gen Z Makin Doyan Beli Emas

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 06 Januari 2026 | 08:54 WIB
Harga Terus Meroket, Gen Z Makin Doyan Beli Emas
ilustrasi emas (freepik/rawpixel.com)
  • Saldo emas BSI per November 2025 mencapai 1,6 ton, tumbuh signifikan karena fokus akselerasi digital.
  • Direktur BSI menekankan inovasi superapps BYOND untuk memudahkan nasabah mengelola investasi emas dengan aman.
  • Bisnis emas BSI akan terus difokuskan karena potensial, dengan fitur lengkap tersedia di platform BYOND.

Suara.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat amanah sebagai Bulion Bank/Bank Emas.

Hingga November 2025, saldo emas BSI mencapai 1,6 ton atau mengalami pertumbuhan 261,37 persen secara year to date.

Angka ini menunjukkan bahwa peningkatan transaksi emas cukup signifikan di BYOND.

Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, menyampaikan kenaikan saldo emas ini berkat akselerasi digital menjadi fokus BSI jangka panjang dan akan terus kami lakukan inovasi.

Sehingga, BSI mampu bersaing dan menjadi pilihan utama masyarakat.

"Saat ini, kami juga terus melakukan improvisasi melalui superapps BYOND yang dibangun untuk mendekatkan BSI ke nasabah," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (6/1/2026).

Ilustrasi BSI. [BSI]
Ilustrasi BSI. [BSI]

Anton menambahkan, akan terus menambahkan berbagai fitur yang memudahkan nasabah mengelola emasnya dengan aman dan mudah, salah satunya adalah nabung emas secara rutin.

Bisnis emas masih akan menjadi salah satu fokus bisnis BSI karena masih potensial.

Layanan bullion baru diluncurkan Februari 2025 dan masih terus harus disosialisasikan.

"Saat ini, kepemilikan emas di tengah masyarakat Indonesia relatif kecil padahal emas sangat bermanfaat untuk menjaga nilai dengan sifatnya yang safe haven. Investasi emas dalam jangka panjang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan seperti untuk kebutuhan berhaji, sekolah anak, serta kebutuhan lainnya," bebernya.

Sementara itu, BYOND menjadi e-channel yang diperkuat untuk bisnis emas. Salah satunya melalui optimalisasi e-channel yang saat ini dimiliki BSI, yakni superapps BYOND by BSI.

Hingga November 2025 secara year to date, user BYOND by BSI mencapai 5.7 juta user dari berbagai segmen usia. Terutama didominasi rentang usia gen Z dan gen milenial yakni 20-40 tahun.

"Superapps BYOND dirancang tidak hanya sebagai aplikasi perbankan digital, tetapi sebagai ekosistem layanan keuangan dan gaya hidup islami yang komprehensif," tandasnya.

Melalui BYOND, BSI menghadirkan kemudahan transaksi finansial sekaligus mendukung pengelolaan transaksi finansial, investasi maupun aktivitas sosial dalam satu platform.

Saat ini, fitur Bank Emas di BYOND memiliki berbagai pilihan di antaranya, beli emas, jual emas, transfer emas, cetak fisik emas, cicil emas dan gadai emas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Terjun Bebas Hari ini, Dibanderol Rp 2,5 Juta per Gram

Harga Emas Antam Terjun Bebas Hari ini, Dibanderol Rp 2,5 Juta per Gram

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 09:48 WIB

Setelah Libur Panjang, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp 2.596.000 per Gram

Setelah Libur Panjang, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp 2.596.000 per Gram

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 10:19 WIB

Harga Emas Diprediksi Makin Naik Tahun 2026, Faktor 'Perang' Jadi Kunci

Harga Emas Diprediksi Makin Naik Tahun 2026, Faktor 'Perang' Jadi Kunci

Bisnis | Minggu, 28 Desember 2025 | 12:50 WIB

Harga Emas Kompak Meroket: Galeri24 dan UBS di Pegadaian Naik Signifikan!

Harga Emas Kompak Meroket: Galeri24 dan UBS di Pegadaian Naik Signifikan!

Bisnis | Minggu, 28 Desember 2025 | 11:10 WIB

98 Persen Jaringan BSI Agen di Aceh Pulih dan Kembali Beroperasi Layani Masyarakat

98 Persen Jaringan BSI Agen di Aceh Pulih dan Kembali Beroperasi Layani Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 26 Desember 2025 | 12:54 WIB

Harga Emas Antam Naik ke Rp2.589.000 per Gram pada Jumat Ini

Harga Emas Antam Naik ke Rp2.589.000 per Gram pada Jumat Ini

Bisnis | Jum'at, 26 Desember 2025 | 11:33 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB