Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.867

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 14 Januari 2026 | 09:35 WIB
Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.867
Ilustrasi Rupiah. [Pixabay]
  • Rupiah menguat 0,06% pada Rabu (14/1/2026), dibuka di Rp16.867 per dolar AS setelah melemah delapan hari berturut-turut.
  • Penguatan rupiah dipicu sentimen pelemahan dolar AS akibat data inflasi Amerika yang lebih lemah dari perkiraan.
  • Analis memprediksi penguatan rupiah tidak akan bertahan lama karena sentimen domestik negatif dan potensi intervensi Bank Indonesia.

Suara.com - Nilai tukar rupiah bangkit perlahan pada pembukaan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Rabu (14/1/2026) dibuka pada level Rp16.867 per dolar Amerika Serikat (AS).

Penguatan ini membuat mata uang garuda bangkit setelah sakit selama 8 hari berturut-turut.

Alhasil, rupiah menguat 0,06 persen dibanding penutupan pada Selasa yang berada di level Rp16.874 dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.853 per dolar AS. Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia bervariasi.

Di mana, peso Filipina dan won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah sama-sama anjlok 0,14 persen.

Selanjutnya, ada dolar Taiwan dan yen Jepang yang sama-sama terkoreksi 0,12 persen. Disusul, ringgit Malaysia yang tertekan 0,07 persen.

Ilustrasi Baht. [Pexels]
Ilustrasi Baht. [Pexels]

Berikutnya, baht Thailand yang tertekan 0,06 persen dan dolar Singapura yang tergelincir 0,03 persen. Lalu ada yuan China yang melemah 0,02 persen di pagi ini.

Sementara itu, dolar Hongkong berada satu level di bawah rupiah setelah menguat tipis 0,01 persen terhadap the greenback

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah disebabkan sentimen luar negeri. Pasalnya, data inflasi yang dirilis oleh pemerintah Amerika membuat dolar melemah.

"Walau sempat turun oleh data inflasi yg sedikit lebih lemah dari perkiraan, indeks dolar AS rebound kuat oleh pernyataan hawkish pejabat the Fed Musalem," katanya saat dihubungi Suara.fom.

Namun, rupiah bisa tertekan dengan sentimen domestik. Sehingga, pemerintah dan Bank Indonesia diminta segera menstabilkan mata uang garuda.

"Penguatan tidak akan lama secara sentimen domestik masih negatif dari kekuatiran defisit fiskal dan prospek pemangkasan suku bunga oleh BI, penguatan ini diperkirakan adalah dari intervensi BI. Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS yang menguat," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Tukar Rupiah Anjlok di Hari Pertama 2026

Nilai Tukar Rupiah Anjlok di Hari Pertama 2026

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 15:49 WIB

Awal Tahun 2026, Rupiah Dibuka Keok Lawan Dolar Amerika Serikat

Awal Tahun 2026, Rupiah Dibuka Keok Lawan Dolar Amerika Serikat

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 09:51 WIB

Apa Kabar Rupiah di 2026? Ini Prediksi dan Risiko yang Mengintai

Apa Kabar Rupiah di 2026? Ini Prediksi dan Risiko yang Mengintai

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 07:27 WIB

Rupiah Berotot di Penghujung 2025, Menuju Level Rp 16.680

Rupiah Berotot di Penghujung 2025, Menuju Level Rp 16.680

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 16:27 WIB

Dapat Obat Kuat BI, Rupiah Makin Perkasa Lawan Dolar AS ke Level Rp16.739

Dapat Obat Kuat BI, Rupiah Makin Perkasa Lawan Dolar AS ke Level Rp16.739

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 09:41 WIB

Catatan Buruk Rupiah di 2025: Sempat Tembus Rp16.800, Menjadi Mata Uang Terlemah Kedua di Asia

Catatan Buruk Rupiah di 2025: Sempat Tembus Rp16.800, Menjadi Mata Uang Terlemah Kedua di Asia

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 16:27 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana

Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:45 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB