Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

QRIS Segera Digunakan di China dan Korsel, India Bakal Menyusul

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 22 Januari 2026 | 08:27 WIB
QRIS Segera Digunakan di China dan Korsel, India Bakal Menyusul
Ilustrasi pembayaran dengan QRIS. (freepik)
  • Bank Indonesia sedang intensif diskusi implementasi QRIS untuk pembayaran digital lintas negara, termasuk India, China, dan Korea Selatan.
  • Implementasi QRIS di China dan Korea Selatan ditargetkan dapat terlaksana sebelum kuartal pertama tahun 2026 berakhir.
  • Target penggunaan QRIS 2026 adalah 17 miliar transaksi lintas batas, 45 juta merchant, dan 60 juta pengguna.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) terus memperluas pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di beberapa negara. Termasuk di India yang bakal bisa digunakan.

Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, mengatakan terus berdiskusi dengan pemerintah India dalam mengimplementasikan QRIS dalam pembayaran digital.

"Kita seperti diketahui sedang melakukan diskusi yang intens dengan India dan kemungkinan nanti juga dengan beberapa negara lainnya," tutur Filianingsih dikutip video Youtube BI, Kamis (22/1/2026).

Selain di India, QRIS segera digunakan di China dan Korea Selatan. Adapun, target penggunaannya dilakukan pada kuartal I 2026.

"Dalam waktu dekat, mudah-mudahan sebelum triwulan I (2026) kita sudah bisa implementasi dengan Tiongkok dan juga Korea Selatan," bebernya.

Dia menambahkan bahwa proses integrasi dengan sistem pembayaran di kedua negara tersebut sudah memasuki tahap akhir. Nantinya, implementasi dapat terlaksana sebelum kuartal I-2026 berakhir.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta (kiri) berjalan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (11/9/2025). [ANTARA FOTO/Fauzan/YU]
Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta (kiri).  [ANTARA FOTO/Fauzan/YU]

"Target pengguna QRIS di 2026 itu 17 miliar transaksi dan 8 negara untuk cross border, lalu 45 juta merchant yang menerima QRIS dan 60 juta pengguna QRIS," tandasnya.

Sementara itu, pertumbuhan transaksi ekonomi dan keuangan digital pada triwulan IV 2025 tetap tinggi didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal.

Volume transaksi pembayaran digital mencapai 14,26 miliar transaksi atau tumbuh 39,21 persen (yoy) pada triwulan IV 2025 didukung oleh perluasan akseptasi pembayaran digital.

Volume transaksi melalui aplikasi mobile dan internet masing-masing tumbuh sebesar 12,10 persen (yoy) dan 15,10 persen (yoy), termasuk transaksi QRIS yang terus tumbuh tinggi mencapai 139,99 persen (yoy).

Kinerja positif tersebut didukung oleh peningkatan jumlah pengguna dan merchant. Dari sisi infrastruktur, volume transaksi ritel yang diproses melalui BI-FAST mencapai 1.358,65 juta transaksi atau tumbuh 30,44 persen (yoy) dengan nilai transaksi mencapai Rp3.442,26 triliun pada triwulan IV 2025.

Sementara itu, volume transaksi nilai besar yang diproses melalui BI-RTGS tercatat sebanyak 2,88 juta transaksi atau tumbuh 3,82 persen (yoy), dengan nilai sebesar Rp65.069,78 triliun pada triwulan IV 2025.

Dari sisi pengelolaan uang Rupiah, Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) tumbuh 12,90 persen( yoy) menjadi Rp1.359,94 triliun pada triwulan IV 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasih Obat Kuat, BI Bakal Intervensi Rupiah Biar Perkasa

Kasih Obat Kuat, BI Bakal Intervensi Rupiah Biar Perkasa

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 13:41 WIB

BI Ramal Kinerja Penjualan Eceran Bakal Lebih Tinggi, Ini Pendorongnya

BI Ramal Kinerja Penjualan Eceran Bakal Lebih Tinggi, Ini Pendorongnya

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 09:53 WIB

Terhubung Judol, 5.284 Akun QRIS Ditutup!

Terhubung Judol, 5.284 Akun QRIS Ditutup!

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 07:51 WIB

QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?

QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 15:11 WIB

Survei Bank Indonesia Laporkan Keyakinan Konsumen Alami Penurunan, Ini Faktornya

Survei Bank Indonesia Laporkan Keyakinan Konsumen Alami Penurunan, Ini Faktornya

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 08:44 WIB

Cadangan Devisa Indonesia Meroket Tembus Rp2.629 Triliun di Akhir Tahun 2025

Cadangan Devisa Indonesia Meroket Tembus Rp2.629 Triliun di Akhir Tahun 2025

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 12:42 WIB

Terkini

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB