Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:09 WIB
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah
Ilustrasi batubara. (bskdn.kemendagri.go.id)
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menolak permintaan asosiasi meninjau pemangkasan produksi batubara dan nikel 2026 demi stabilitas harga.
  • Rencana pemangkasan produksi batubara menjadi 600 juta ton dan nikel 250-260 juta ton untuk keberlanjutan sumber daya.
  • Asosiasi pertambangan khawatir pemangkasan berdampak pada investasi, kontrak, penyerapan tenaga kerja, dan kekosongan pasar ekspor.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menanggapi permintaan Asosiasi Pertambangan Indonesia (API–IMA) agar meninjau kembali rencana pemangkasan produksi batubara dan nikel pada 2026.

Bahlil menegaskan bahwa pemangkasan produksi dua komoditas itu bertujuan untuk menjaga kestabilan harga.

"Kita kan sudah memutuskan. Saya kan katakan bahwa supply and demand. Gimana kalau kita melakukan produksi yang banyak dengan harga yang jatuh, jangan harta negara kita dijual murah dong," kata Bahlil kepada wartawan usai menghadiri Indonesia Economic Outlook di Jakarta yang dikutip pada Sabtu (14/2/2026).

Meski belum ditetapkan secara resmi, kuota produksi batubara pada 2026 diperkirakan menjadi sekitar 600 juta ton dari realisasi sebelumnya 790 juta ton pada 2025.

Sementara nikel menjadi di kisaran 250-260 juta ton dari sebelumnya dalam RKAB 2025 sebesar 379 juta ton.

Bahlil pun menjelaskan, pengelolaan tambang harus berkesinambungan antara permintaan dan ketersediaan.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada Rabu (11/2/2026) memastikan secara administratif Kementerian ESDM belum  mencabut izin Tambang Emas Martabe, milik  PT Agincourt Resources (PTAR). [Antara]
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. [Antara]

"Pengelolaan tambang ini kan harus berkesinambungan. Ada anak cucu kita juga yang harus melanjutkan bangsa ini," katanya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif IMA, Sari Esayanti meminta pemerintah untuk meninjau kembali rencana pemangkasan produksi batubara dan nikel.

Dia mengungkap, sejumlah sejumlah risiko yang menanti kebijakan tersebut di antaranya berdampak terhadap perencanaan jangka panjang perusahaan, termasuk keputusan investasi, pengelolaan operasional.

Kemudian juga akan berdampak terhadap komitmen kontrak penjualan yang telah disusun dengan mempertimbangkan dinamika pasar global.

Selain itu, rencana pemangkasan produksi juga akan memiliki dampak sosial seperti penyerapan tenaga kerja dan penerimaan daerah.

Tak hanya hanya bagi perekonomian daerah, pemangkasan produksi juga menciptakan kekosongan pasokan di pasar ekspor yang bisa dimanfaatkan oleh negara lain, seperti China, yang diketahui memiliki kapasitas untuk meningkatkan produksi domestiknya.

"Kami memahami pentingnya peran pemerintah dalam menjaga keseimbangan pasar dan keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam. Namun, pembatasan produksi perlu dilaksanakan melalui proses yang inklusif dengan melibatkan masukan dari para pelaku industri, terutama perusahaan yang terdampak secara langsung,” jelas Sari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pede Produksi Surplus, Pemerintah Bakal Stop Impor Solar Tahun Ini

Pede Produksi Surplus, Pemerintah Bakal Stop Impor Solar Tahun Ini

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 07:22 WIB

Alasan Stok BBM Shell Masih Kosong: ESDM Belum Terbitkan Rekomendasi Impor

Alasan Stok BBM Shell Masih Kosong: ESDM Belum Terbitkan Rekomendasi Impor

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 17:01 WIB

Bye-bye Impor! SPBU Swasta Mulai Antre Borong Solar Pertamina

Bye-bye Impor! SPBU Swasta Mulai Antre Borong Solar Pertamina

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:31 WIB

Pemerintah Rem Produksi Batu Bara, DMO Dipastikan Naik Kisaran 30%

Pemerintah Rem Produksi Batu Bara, DMO Dipastikan Naik Kisaran 30%

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 14:45 WIB

Bahlil Sedang Urus Tata Administrasi, Tambang Emas Martabe Mau di Nasionalisasi?

Bahlil Sedang Urus Tata Administrasi, Tambang Emas Martabe Mau di Nasionalisasi?

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 11:22 WIB

ESDM Pastikan RKAB Batu Bara yang Beredar Hoaks

ESDM Pastikan RKAB Batu Bara yang Beredar Hoaks

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 14:51 WIB

Terkini

Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan

Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:16 WIB

SPBE Bekasi Terbakar: Pertamina Patra Niaga Gagap Soal Data Korban, Investigasi Masih Gelap

SPBE Bekasi Terbakar: Pertamina Patra Niaga Gagap Soal Data Korban, Investigasi Masih Gelap

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:11 WIB

Hadiah Prabowo dari Jepang-Korsel, Kantongi Komitmen Investasi Rp 575 Triliun

Hadiah Prabowo dari Jepang-Korsel, Kantongi Komitmen Investasi Rp 575 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:09 WIB

Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak

Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 13:59 WIB

Simalakama Harga BBM: Menjaga Dompet Rakyat di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Simalakama Harga BBM: Menjaga Dompet Rakyat di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 13:36 WIB

Laba Medco Ambles 72 Persen, Beban Utang Membengkak di Tengah Merosotnya Harga Komoditas

Laba Medco Ambles 72 Persen, Beban Utang Membengkak di Tengah Merosotnya Harga Komoditas

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 12:45 WIB

Motor Ekonomi Baru, Kampung Nelayan Bisa Produksi hingga 2,15 Juta Ton Ikan per Tahun

Motor Ekonomi Baru, Kampung Nelayan Bisa Produksi hingga 2,15 Juta Ton Ikan per Tahun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 12:42 WIB

Harga CPO Melonjak, Harga Kakao Anjlok Tajam

Harga CPO Melonjak, Harga Kakao Anjlok Tajam

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 12:17 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:52 WIB

Perbankan Berbondong-bondong Beri Kredit Triliunan Rupiah ke Program MBG

Perbankan Berbondong-bondong Beri Kredit Triliunan Rupiah ke Program MBG

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:42 WIB