Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Kepercayaan Pengguna Antar CEO Indodax Jadi Sosok Berpengaruh Lini Aset Digital

M Nurhadi

Minggu, 15 Februari 2026 | 21:28 WIB
Kepercayaan Pengguna Antar CEO Indodax Jadi Sosok Berpengaruh Lini Aset Digital
William Sutanto resmi menjadi CEO Indodax.
baca 10 detik
  • Fortune Indonesia merilis daftar tahunan 40 Under 40 edisi 2026 untuk merangkum individu berpengaruh di Indonesia.
  • William Sutanto, CEO INDODAX, masuk daftar karena perannya dalam mengawal keamanan dan kepatuhan industri aset kripto nasional.
  • Inklusi sektor kripto menandai pengakuan terhadap ekonomi digital yang semakin berkembang dan pentingnya kepercayaan publik.

Suara.com - Fortune Indonesia kembali meluncurkan daftar tahunan Fortune 40 Under 40 untuk edisi 2026. Daftar ini merangkum deretan individu di bawah usia 40 tahun yang dinilai memberikan dampak signifikan dalam berbagai lini industri di tanah air.

Salah satu sosok yang masuk dalam kurasi tahun ini adalah William Sutanto, CEO dari bursa aset kripto INDODAX.

Kehadiran figur dari sektor teknologi finansial, khususnya aset digital, dalam daftar tersebut menandai pergeseran arah ekonomi digital Indonesia yang kini semakin inklusif.

Proses pemilihan tokoh-tokoh ini dilakukan melalui tahapan kurasi yang mempertimbangkan kontribusi, inovasi, serta pengaruh yang mereka bawa dalam ekosistem masing-masing.

Tahun 2026 merupakan tahun kelima sejak Fortune Indonesia pertama kali menerbitkan daftar 40 Under 40 pada tahun 2022.

Dalam perjalanannya, daftar ini menjadi barometer bagi profesional muda di Indonesia untuk melihat siapa saja penggerak perubahan di sektor bisnis, pemerintahan, sosial, hingga hiburan dan olahraga.

Pemilihan William Sutanto didasarkan pada perannya dalam mengawal perkembangan industri aset kripto di Indonesia. 

Selama memimpin INDODAX, William Sutanto memfokuskan strategi perusahaan pada aspek fundamental, yakni keamanan dan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku di Indonesia.

Pertumbuhan industri kripto yang sangat dinamis menuntut adanya figur pemimpin yang mampu menyeimbangkan inovasi produk dengan perlindungan konsumen.

baca juga

Dalam menjalankan operasional bisnisnya, transparansi menjadi pilar yang terus diperkuat untuk memberikan kepastian bagi para pengguna.

Hal ini dianggap krusial mengingat karakteristik aset digital yang memiliki volatilitas tinggi. Kehadiran pemimpin yang mengedepankan edukasi publik diharapkan dapat meminimalisir risiko bagi investor pemula di pasar digital.

“Di industri aset digital, trust adalah fondasi utama. Tanpa kepercayaan, konsumen bisa pergi hanya dalam hitungan menit. Karena itu, setiap tantangan harus dijawab dengan tanggung jawab dan transparansi penuh. Bagi kami, peran INDODAX bukan sekadar tempat titip aset dan transaksi, tetapi menjadi mitra dalam pertumbuhan aset para konsumen. Ketika nasabah merasa aman dan lancar, di situlah keberlanjutan bisnis tercipta,” ujar William melalui keterangannya, Jumat lalu.

Masuknya sektor kripto dalam daftar tokoh berpengaruh Fortune Indonesia mencerminkan pengakuan media dan pelaku bisnis terhadap potensi ekonomi baru ini. Pencapaian di awal tahun 2026 ini dipandang sebagai momentum untuk memperkuat kredibilitas perusahaan di hadapan pemangku kepentingan, mulai dari regulator, investor, hingga masyarakat umum.

Integrasi antara teknologi canggih dan tata kelola yang prudent (bijaksana) menjadi fokus utama perusahaan dalam menjaga ekosistem yang sehat.

Keberlanjutan bisnis di sektor aset digital sangat bergantung pada bagaimana sebuah platform mampu melindungi aset anggotanya dari berbagai ancaman keamanan siber dan ketidakpastian pasar.

“Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa industri kripto dibangun di atas kepercayaan. Di INDODAX, kami percaya bahwa inovasi harus berjalan seiring dengan transparansi, kepatuhan, dan perlindungan terhadap member. Kepercayaan publik adalah aset terbesar dalam ekosistem aset digital, dan itulah yang terus kami jaga melalui penguatan sistem keamanan, tata kelola yang baik, serta edukasi berkelanjutan,” tambah William.

Seiring dengan berkembangnya regulasi aset kripto di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), tahun 2026 diprediksi akan menjadi fase pendewasaan bagi industri ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Kripto Indonesia Mencapai 20,19 Juta, Indodax Sukses Bukukan Transaksi Rp201 Triliun

Investor Kripto Indonesia Mencapai 20,19 Juta, Indodax Sukses Bukukan Transaksi Rp201 Triliun

Bisnis | Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:15 WIB

Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan

Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan

Bisnis | Sabtu, 14 Februari 2026 | 10:09 WIB

Perangi Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme, Ekosistem Aset Digital Kian Diperkuat

Perangi Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme, Ekosistem Aset Digital Kian Diperkuat

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 17:05 WIB

Drama China Fangs of Fortune: Dua Dunia di Ambang Kekacauan

Drama China Fangs of Fortune: Dua Dunia di Ambang Kekacauan

Your Say | Selasa, 10 Februari 2026 | 16:05 WIB

Bitcoin Kembali ke Level USD 70.000: Akumulasi Nyata atau Jebakan Bull Trap?

Bitcoin Kembali ke Level USD 70.000: Akumulasi Nyata atau Jebakan Bull Trap?

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 15:05 WIB

Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto

Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 13:04 WIB

Terkini

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:13 WIB

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:43 WIB

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:07 WIB

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:56 WIB

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:46 WIB

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:51 WIB

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41 WIB

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:57 WIB

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:43 WIB

×