Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Wapres Gibran Instruksikan Tol Semarang Demak Seksi I Rampung Pertengahan 2027

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 16 Februari 2026 | 16:55 WIB
Wapres Gibran Instruksikan Tol Semarang Demak Seksi I Rampung Pertengahan 2027
Foto udara suasana pengerjaan proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 di Semarang, Jawa Tengah, Senin (15/12/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nz]
  • Wapres Gibran instruksikan Tol Semarang–Demak Seksi I beroperasi pertengahan 2027.
  • Proyek berfungsi ganda sebagai Tol dan Giant Sea Wall untuk kendalikan rob Pantura.
  • Kolam retensi didorong menjadi sumber air baku bagi kebutuhan masyarakat sekitar.

Suara.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menginstruksikan percepatan pembangunan Jalan Tol Semarang–Demak Seksi I agar rampung tepat waktu. Gibran menargetkan proyek strategis ini sudah tersambung sepenuhnya dan mulai beroperasi pada pertengahan 2027 mendatang.

Hal tersebut ditegaskan Wapres saat meninjau langsung progres konstruksi di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (15/2/2026). Dalam kunjungannya, Gibran mewanti-wanti agar ritme pekerjaan tetap terjaga guna memastikan Proyek Strategis Nasional (PSN) ini tidak meleset dari jadwal yang telah ditetapkan.

"Beliau berharap bahwa kecepatan pelaksanaan pekerjaan itu bisa dilaksanakan agar jalan tol yang kita rencanakan pertengahan 2027 bisa berhubung," ujar Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah di Yogyakarta, M. Iqbal Tamher, Senin (16/2/2026).

Tol Semarang–Demak Seksi I yang menghubungkan Kaligawe (Semarang) hingga Sayung (Demak) bukan sekadar jalur bebas hambatan biasa. Proyek ini dirancang dengan konsep multifungsi, yakni sebagai infrastruktur konektivitas sekaligus tanggul laut raksasa (Giant Sea Wall).

Integrasi dengan Kolam Retensi Terboyo menjadikan proyek ini garda terdepan dalam mengendalikan banjir rob yang selama ini menghantui pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa. Pemerintah menilai pendekatan terpadu ini adalah solusi konkret untuk menekan dampak degradasi lingkungan di wilayah tersebut.

Gibran menegaskan bahwa percepatan ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Sebagai bagian dari PSN, proyek ini diharapkan segera memberikan manfaat nyata bagi mobilitas logistik dan proteksi warga.

Selain urusan jalan, Wapres juga menyoroti optimalisasi Kolam Retensi Terboyo dan Sriwulan. Gibran meminta pemerintah daerah memastikan kolam tersebut tidak hanya menjadi pengendali banjir, tetapi juga diolah menjadi sumber air baku bagi masyarakat sekitar.

"Catatan beliau seperti di Pekalongan, Demak, dan tadi masukan dari Pak Gubernur untuk wilayah Pati. Konteks beliau kemari memang melihat kondisi Pantura ini harus segera ditahan (robnya)," pungkas Iqbal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Imlek, Gibran Sambangi Klenteng Sam Poo Kong: Dorong Pariwisata Budaya di Semarang

Jelang Imlek, Gibran Sambangi Klenteng Sam Poo Kong: Dorong Pariwisata Budaya di Semarang

News | Senin, 16 Februari 2026 | 11:49 WIB

Gibran Janji Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Nasional

Gibran Janji Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Nasional

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 11:32 WIB

Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?

Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 20:03 WIB

Terkini

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB

Tangerang Geser Jaksel Jadi Incaran Baru Pencari Rumah

Tangerang Geser Jaksel Jadi Incaran Baru Pencari Rumah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:39 WIB

Emiten Ini Ramai-Ramai Serbu BEI Usai Ditendang Indeks Global

Emiten Ini Ramai-Ramai Serbu BEI Usai Ditendang Indeks Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:36 WIB

Pidato Presiden Bikin Rupiah Semakin Jeblok, Tren Pelemahan Belum Akan Berhenti

Pidato Presiden Bikin Rupiah Semakin Jeblok, Tren Pelemahan Belum Akan Berhenti

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:35 WIB

Perhatian Pak Purbaya! Rupiah Bisa Bikin Subsidi BBM Bengkak

Perhatian Pak Purbaya! Rupiah Bisa Bikin Subsidi BBM Bengkak

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:34 WIB

Raksasa Asuransi Ini Sukses Pangkas Emisi Kantor 17 Persen

Raksasa Asuransi Ini Sukses Pangkas Emisi Kantor 17 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:30 WIB

Prabowo Mau Alutsista Makin Kuat, Purbaya: Anggaran Ada, Jumlahnya Rahasia

Prabowo Mau Alutsista Makin Kuat, Purbaya: Anggaran Ada, Jumlahnya Rahasia

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:17 WIB

Rupiah Terkapar Lemah, Bos BI: Harus Yakin Tuhan yang Maha Kuasa Bersama Kita

Rupiah Terkapar Lemah, Bos BI: Harus Yakin Tuhan yang Maha Kuasa Bersama Kita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 17:46 WIB