Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Emas Dunia Terkoreksi Tajam, Ini Penyebabnya

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 18 Februari 2026 | 10:12 WIB
Emas Dunia Terkoreksi Tajam, Ini Penyebabnya
Ilustrasi Emas Batangan. (pixabay.com)
  • Harga emas global anjlok lebih dari 2% pada Selasa (17/2/2026) akibat Dolar AS menguat dan meredanya isu geopolitik.
  • Penurunan harga emas dipicu oleh kenaikan Dolar AS serta optimisme kemajuan negosiasi nuklir Iran dan Rusia-Ukraina.
  • Investor kini menantikan risalah The Fed dan data inflasi PCE untuk memprediksi arah kebijakan suku bunga mendatang.

Suara.com - Harga emas global mengalami tekanan jual yang masif pada sesi perdagangan Selasa (17/2/2026).

Logam mulia ini merosot lebih dari 2%, sebuah koreksi signifikan yang dipicu oleh kombinasi penguatan mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) serta meredanya kekhawatiran pelaku pasar terhadap konflik geopolitik di Timur Tengah dan Eropa Timur.

Berdasarkan data pasar terbaru, harga emas di pasar spot anjlok sebesar 2,16% ke level US$ 4.883,17 per ons troi.

Penurunan yang lebih dalam terlihat pada kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April, yang terkoreksi hingga 2,87% dan berakhir di posisi US$ 4.901,66 per ons troi.

Salah satu faktor teknis yang membebani emas adalah kenaikan indeks Dolar AS sebesar 0,3% terhadap mata uang utama lainnya.

Mengingat emas diperdagangkan secara global dalam denominasi dolar, penguatan greenback membuat aset safe haven ini menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang asing. Kondisi tersebut secara otomatis mengerem minat beli investor internasional.

Analis senior dari Kitco Metals, Jim Wyckoff, berpendapat bahwa tren kenaikan emas (bullish) saat ini sedang kehilangan tenaga karena minimnya pendorong baru.

"Pasar bullish membutuhkan dukungan fundamental baru secara berkala. Namun belakangan ini, tidak ada sentimen positif baru yang cukup kuat untuk mendorong harga emas dan perak lebih tinggi," jelas Wyckoff.

Faktor geopolitik menjadi pemicu utama di balik aksi ambil untung para investor. Kabar positif datang dari Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, yang mengindikasikan adanya kemajuan signifikan dalam negosiasi nuklir dengan AS.

Meskipun belum mencapai kesepakatan akhir, kesepahaman pada prinsip-prinsip dasar telah menurunkan suhu ketegangan di kawasan tersebut.

Tak hanya itu, optimisme juga muncul dari Jenewa, di mana delegasi Rusia dan Ukraina bertemu dalam perundingan damai yang dimediasi oleh pihak Gedung Putih.

Wyckoff menambahkan bahwa jika konflik dengan Iran dapat dihindari dan jalur damai Rusia-Ukraina terbuka, maka kecemasan pasar akan menyusut, yang secara langsung menjadi sentimen negatif bagi komoditas emas dan perak.

Kini, fokus pelaku pasar tertuju pada rilis risalah rapat bank sentral AS (The Fed) edisi Januari yang dijadwalkan terbit pada Rabu waktu setempat.

Selain itu, data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) yang akan dirilis pada Jumat (20/2/2026) sangat dinantikan untuk memprediksi arah kebijakan suku bunga.

Pasar saat ini berspekulasi bahwa pelonggaran kebijakan moneter atau pemangkasan suku bunga perdana The Fed kemungkinan baru akan terjadi pada Juni 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Dunia Bergerak Fluktuatif, Nilainya Tembus Rp3 Juta per Gram

Harga Emas Dunia Bergerak Fluktuatif, Nilainya Tembus Rp3 Juta per Gram

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 07:52 WIB

Update Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Awal Ramadan Saatnya Borong?

Update Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Awal Ramadan Saatnya Borong?

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 07:21 WIB

Cewek Minta Mahar 50 Gram Emas, Masa Lalu Terungkap Bikin Publik Minta Cowok Batalkan Pernikahan

Cewek Minta Mahar 50 Gram Emas, Masa Lalu Terungkap Bikin Publik Minta Cowok Batalkan Pernikahan

Entertainment | Rabu, 18 Februari 2026 | 05:55 WIB

Harga Emas Antam Lagi-lagi Merosot di Liburan Imlek, Dibanderol Rp 2,91 Juta/Gram

Harga Emas Antam Lagi-lagi Merosot di Liburan Imlek, Dibanderol Rp 2,91 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 17 Februari 2026 | 10:12 WIB

Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan

Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 19:07 WIB

Harga Emas Mulai Tekan Para Pengusaha Perhiasan

Harga Emas Mulai Tekan Para Pengusaha Perhiasan

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 14:33 WIB

Terkini

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:11 WIB

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:10 WIB

Menteri UMKM Dibuat Kesal TikTok Shop, Ini Alasannya

Menteri UMKM Dibuat Kesal TikTok Shop, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:04 WIB

Asing Kabur Bawa Dana Rp 51,42 T dari Pasar Saham Hari Ini, ANTM Paling Banyak

Asing Kabur Bawa Dana Rp 51,42 T dari Pasar Saham Hari Ini, ANTM Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:54 WIB

Pemerintah Resmi Perpanjang Kebijakan WFH 2 Bulan Imbas Perang AS vs Iran

Pemerintah Resmi Perpanjang Kebijakan WFH 2 Bulan Imbas Perang AS vs Iran

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:34 WIB

Impor Minyak Rusia Tanpa Pertamina, Pemerintah Siapkan BLU Khusus

Impor Minyak Rusia Tanpa Pertamina, Pemerintah Siapkan BLU Khusus

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

PGN Amankan Kesepakatan Strategis Pasokan Gas Bumi di IPA Convex 2026

PGN Amankan Kesepakatan Strategis Pasokan Gas Bumi di IPA Convex 2026

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:24 WIB

IHSG dan Rupiah Ambruk, Luhut ke Investor Global: Saya Minta Maaf Karena Situasi Ini!

IHSG dan Rupiah Ambruk, Luhut ke Investor Global: Saya Minta Maaf Karena Situasi Ini!

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:08 WIB

Aturan DHE SDA Resmi, Pemerintah Wajibkan Devisa Hasil Ekspor Disimpan ke Bank Negara

Aturan DHE SDA Resmi, Pemerintah Wajibkan Devisa Hasil Ekspor Disimpan ke Bank Negara

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:01 WIB

Gaji Seret dan Biaya Hidup Naik, Gen Z Kini Tak Bermimpi Punya Rumah

Gaji Seret dan Biaya Hidup Naik, Gen Z Kini Tak Bermimpi Punya Rumah

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:44 WIB