Emas Dunia Terkoreksi Tajam, Ini Penyebabnya

M Nurhadi

Rabu, 18 Februari 2026 | 10:12 WIB
Emas Dunia Terkoreksi Tajam, Ini Penyebabnya
Ilustrasi Emas Batangan. (pixabay.com)
baca 10 detik
  • Harga emas global anjlok lebih dari 2% pada Selasa (17/2/2026) akibat Dolar AS menguat dan meredanya isu geopolitik.
  • Penurunan harga emas dipicu oleh kenaikan Dolar AS serta optimisme kemajuan negosiasi nuklir Iran dan Rusia-Ukraina.
  • Investor kini menantikan risalah The Fed dan data inflasi PCE untuk memprediksi arah kebijakan suku bunga mendatang.

Suara.com - Harga emas global mengalami tekanan jual yang masif pada sesi perdagangan Selasa (17/2/2026).

Logam mulia ini merosot lebih dari 2%, sebuah koreksi signifikan yang dipicu oleh kombinasi penguatan mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) serta meredanya kekhawatiran pelaku pasar terhadap konflik geopolitik di Timur Tengah dan Eropa Timur.

Berdasarkan data pasar terbaru, harga emas di pasar spot anjlok sebesar 2,16% ke level US$ 4.883,17 per ons troi.

Penurunan yang lebih dalam terlihat pada kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April, yang terkoreksi hingga 2,87% dan berakhir di posisi US$ 4.901,66 per ons troi.

Salah satu faktor teknis yang membebani emas adalah kenaikan indeks Dolar AS sebesar 0,3% terhadap mata uang utama lainnya.

Mengingat emas diperdagangkan secara global dalam denominasi dolar, penguatan greenback membuat aset safe haven ini menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang asing. Kondisi tersebut secara otomatis mengerem minat beli investor internasional.

Analis senior dari Kitco Metals, Jim Wyckoff, berpendapat bahwa tren kenaikan emas (bullish) saat ini sedang kehilangan tenaga karena minimnya pendorong baru.

"Pasar bullish membutuhkan dukungan fundamental baru secara berkala. Namun belakangan ini, tidak ada sentimen positif baru yang cukup kuat untuk mendorong harga emas dan perak lebih tinggi," jelas Wyckoff.

Faktor geopolitik menjadi pemicu utama di balik aksi ambil untung para investor. Kabar positif datang dari Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, yang mengindikasikan adanya kemajuan signifikan dalam negosiasi nuklir dengan AS.

Meskipun belum mencapai kesepakatan akhir, kesepahaman pada prinsip-prinsip dasar telah menurunkan suhu ketegangan di kawasan tersebut.

Tak hanya itu, optimisme juga muncul dari Jenewa, di mana delegasi Rusia dan Ukraina bertemu dalam perundingan damai yang dimediasi oleh pihak Gedung Putih.

Wyckoff menambahkan bahwa jika konflik dengan Iran dapat dihindari dan jalur damai Rusia-Ukraina terbuka, maka kecemasan pasar akan menyusut, yang secara langsung menjadi sentimen negatif bagi komoditas emas dan perak.

Kini, fokus pelaku pasar tertuju pada rilis risalah rapat bank sentral AS (The Fed) edisi Januari yang dijadwalkan terbit pada Rabu waktu setempat.

Selain itu, data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) yang akan dirilis pada Jumat (20/2/2026) sangat dinantikan untuk memprediksi arah kebijakan suku bunga.

Pasar saat ini berspekulasi bahwa pelonggaran kebijakan moneter atau pemangkasan suku bunga perdana The Fed kemungkinan baru akan terjadi pada Juni 2026.

Emas biasanya akan kembali dilirik dalam lingkungan suku bunga rendah karena aset ini tidak memberikan imbal hasil bunga (yield).

Volume perdagangan global terpantau lebih moderat karena bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek di sejumlah pusat keuangan Asia seperti China, Hong Kong, Singapura, Taiwan, dan Korea Selatan.

Koreksi harga juga merembet ke komoditas logam mulia lainnya:

Perak spot: Ambrol 3,9% menjadi US$ 73,62 per ons troi.

Platinum: Turun 1,26% ke US$ 2.018,3 per ons troi.

Palladium: Merosot 1,92% menjadi US$ 1.694,73 per ons troi.

DISCLAIMER: Artikel ini menyajikan informasi mengenai fluktuasi harga emas dunia per 17-18 Februari 2026 berdasarkan data pasar terkini. Harga komoditas bersifat sangat volatil dan dipengaruhi oleh kebijakan makroekonomi serta situasi geopolitik global. Artikel ini bukan merupakan saran investasi atau ajakan untuk membeli/menjual aset tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Dunia Bergerak Fluktuatif, Nilainya Tembus Rp3 Juta per Gram

Harga Emas Dunia Bergerak Fluktuatif, Nilainya Tembus Rp3 Juta per Gram

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 07:52 WIB

Update Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Awal Ramadan Saatnya Borong?

Update Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Awal Ramadan Saatnya Borong?

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 07:21 WIB

Cewek Minta Mahar 50 Gram Emas, Masa Lalu Terungkap Bikin Publik Minta Cowok Batalkan Pernikahan

Cewek Minta Mahar 50 Gram Emas, Masa Lalu Terungkap Bikin Publik Minta Cowok Batalkan Pernikahan

Entertainment | Rabu, 18 Februari 2026 | 05:55 WIB

Harga Emas Antam Lagi-lagi Merosot di Liburan Imlek, Dibanderol Rp 2,91 Juta/Gram

Harga Emas Antam Lagi-lagi Merosot di Liburan Imlek, Dibanderol Rp 2,91 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 17 Februari 2026 | 10:12 WIB

Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan

Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 19:07 WIB

Harga Emas Mulai Tekan Para Pengusaha Perhiasan

Harga Emas Mulai Tekan Para Pengusaha Perhiasan

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 14:33 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×