- Pemegang saham pengendali atau mayoritas.
- Jajaran Direksi dan Komisaris.
- Pegawai internal perusahaan melalui program tertentu.
- Afiliasi dari pendiri perusahaan.
Mengapa Rasio Free Float Begitu Penting?
Peningkatan rasio free float memiliki dampak langsung terhadap kualitas perdagangan saham tersebut di bursa:
Likuiditas Lebih Tinggi: Semakin banyak saham yang tersedia untuk publik, semakin mudah investor masuk dan keluar (jual-beli) tanpa menyebabkan lonjakan harga yang ekstrem.
Stabilitas Harga: Saham dengan free float rendah cenderung sangat volatil dan mudah dimanipulasi oleh segelintir pihak karena suplainya yang terbatas di pasar.
Bobot Indeks: BEI menggunakan rasio ini untuk menentukan bobot sebuah saham dalam indeks bergengsi (seperti LQ45 atau IDX30). Semakin besar free float-nya, semakin besar pengaruh saham tersebut terhadap pergerakan indeks.
Dengan penerapan standar 15%, pasar modal Indonesia diharapkan menjadi lebih dewasa, likuid, dan mampu menarik lebih banyak investor institusi global di sepanjang tahun 2026.
Kontributor : Rizqi Amalia