Saham PTBA Diborong Asing, Berapa Target Harganya?

M Nurhadi Suara.Com
Minggu, 08 Maret 2026 | 11:19 WIB
Saham PTBA Diborong Asing, Berapa Target Harganya?
PT Bukit Asam Tbk
Baca 10 detik
  • Investor asing mencatatkan beli bersih signifikan pada saham sektor pertambangan, terutama PTBA, selama Maret 2026.
  • PTBA mencetak kenaikan harga saham 14,6% sepekan, meski laba bersihnya terkoreksi 39,3% pada 2025.
  • Proyeksi 2026 memprediksi harga batu bara naik akibat gangguan pasokan dan pemangkasan RKAB produksi nasional.

Meskipun harga saham melesat, laporan keuangan unaudited PTBA periode Januari-September 2025 menunjukkan tantangan pada sisi profitabilitas.

Pendapatan: Tumbuh 2,2% (YoY) menjadi Rp31,33 triliun, dengan kontribusi sektor batu bara mencapai 98,1%.

Laba Bersih: Mengalami koreksi sebesar 39,3% (YoY) menjadi Rp1,98 triliun. Penurunan ini dipicu oleh pembengkakan

beban pokok pendapatan dan biaya operasional lainnya.

Proyeksi 2026: Kelangkaan Pasokan dan Lonjakan Harga

Analis dari BRI Danareksa Sekuritas melihat adanya "berkah" di balik musibah gangguan pasokan minyak di Timur Tengah.

Konflik tersebut mendorong harga minyak dan LNG melambung, yang otomatis meningkatkan ketergantungan wilayah India, Asia Tenggara, dan Eropa pada batu bara termal.

Tiga Skenario Harga Batu Bara Newcastle (Akhir 2025: US$107,5/ton):

  • Jangka Pendek: Permintaan naik 40-55 juta ton, harga diprediksi US$130 - US$150/ton.
  • Jangka Menengah: Permintaan naik >91 juta ton, harga berpotensi US$150 - US$175/ton.
  • Jangka Panjang: Permintaan melonjak >180 juta ton, harga bisa menembus US$200 - US$250/ton.

Situasi ini semakin diperketat oleh kebijakan domestik. Kementerian ESDM berencana memangkas Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) produksi batu bara nasional tahun 2026 menjadi hanya sekitar 600 juta ton (turun dari 790 juta ton di 2025).

Baca Juga: Profil PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), Saham yang Diduga Digoreng PT MASI

"Adanya potensi selisih pasokan sebesar 45–96 juta ton dari ekspor Indonesia akibat pembatasan produksi akan menciptakan risiko kenaikan harga yang jauh lebih besar di pasar global," tulis tim riset BRI Danareksa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI