Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Tembus 5,5 Persen Meski Ada Perang

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 17 Maret 2026 | 13:20 WIB
Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Tembus 5,5 Persen Meski Ada Perang
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
  • Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 mencapai 5,5% meski ada tekanan konflik global.
  • Menteri Koordinator Perekonomian meyakini pertumbuhan ditopang konsumsi domestik masyarakat yang masih sangat kuat.
  • Dampak konflik global terhadap Indonesia utamanya berupa kenaikan harga energi dan komoditas, bukan dampak langsung.

Suara.com - Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 tetap kuat di tengah tekanan global akibat konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Bahkan, pertumbuhan ekonomi diproyeksikan bisa mencapai kisaran 5,5 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan optimisme tersebut didasarkan pada sejumlah indikator ekonomi domestik yang masih solid.

"Jadi dengan angka-angka ini sebetulnya kami optimis pertumbuhan di kuartal pertama itu angkanya bisa lebih tinggi dari Desember, kuartal keempat tahun lalu. Jadi dengan angka-angka ini cukup optimis pertumbuhan eh bisa di sekitar 5,5 persen," ujar Airlangga di Jakarta, dikutip Selasa (17/3/2026).

Menurut Airlangga, kuatnya konsumsi domestik menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menyebut konsumsi masyarakat masih berkontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Bahwa kita punya konsumsi domestik itu masih kuat, masih 54 persen dari PDB. Dan Mandiri Spending Index sudah 360,7, itu tinggi. Kalau kita lihat ke pasar-pasar atau ke mal, ramai. Dan program diskon dari bina belanja di Indonesia saja juga jalan terus. Apalagi THR sudah dilontarkan, sudah cair. Sehingga eh daya beli masyarakat terlihat apa, terasa baik," jelasnya.

Selain itu, ia menilai kondisi makroekonomi Indonesia juga masih terjaga meskipun terjadi ketegangan geopolitik global. Hal ini tercermin dari sejumlah indikator seperti cadangan devisa, rasio utang, hingga kinerja perdagangan.

"Artinya secara makro walaupun dalam situasi krisis perang, secara makro kita tetap kuat dan solid," jelasnya.

Airlangga menjelaskan dampak konflik global terhadap Indonesia lebih banyak ditransmisikan melalui kenaikan harga energi dan komoditas, bukan langsung ke sektor domestik.

"Namun kalau kita lihat transmisi ke Indonesianya itu dalam bentuk harga-harga minyak, harga gas, dan nanti ikutannya harga-harga komoditas," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Tembus 119 Dolar AS, Harga Minyak Dunia Jatuh di Bawah 90 Dolar AS

Sempat Tembus 119 Dolar AS, Harga Minyak Dunia Jatuh di Bawah 90 Dolar AS

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 11:53 WIB

1 Tahun Ekosistem Bullion Indonesia, PT Pegadaian Perkokoh Posisi Motor Penggerak Ekonomi Nasional

1 Tahun Ekosistem Bullion Indonesia, PT Pegadaian Perkokoh Posisi Motor Penggerak Ekonomi Nasional

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 17:23 WIB

90 Juta Orang Lalu Lalang, Airlangga Ungkap Bandara Dubai-Doha Sangat Berpengaruh

90 Juta Orang Lalu Lalang, Airlangga Ungkap Bandara Dubai-Doha Sangat Berpengaruh

Bisnis | Sabtu, 07 Maret 2026 | 09:10 WIB

Balas Rating Fitch, Purbaya Akan ke Luar Negeri: Pastikan Menkeu Ngerti Apa yang Dikerjakan

Balas Rating Fitch, Purbaya Akan ke Luar Negeri: Pastikan Menkeu Ngerti Apa yang Dikerjakan

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 22:08 WIB

Daya Beli Lesu, Pemerintah Pede Bidik Perputaran Uang Belanja Rp53 T di Ramadan dan Lebaran

Daya Beli Lesu, Pemerintah Pede Bidik Perputaran Uang Belanja Rp53 T di Ramadan dan Lebaran

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 20:25 WIB

Kuasai 60 Persen Populasi, Gen Z dan Milenial Jadi 'Kunci' Masa Depan Asuransi Syariah

Kuasai 60 Persen Populasi, Gen Z dan Milenial Jadi 'Kunci' Masa Depan Asuransi Syariah

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:26 WIB

Terkini

Menteri Airlanga: Defisit APBN 3 Persen Harga Mati, Tapi Perppu Masih Mungkin Dikeluarkan

Menteri Airlanga: Defisit APBN 3 Persen Harga Mati, Tapi Perppu Masih Mungkin Dikeluarkan

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:18 WIB

IHSG Hijau di Sesi I ke 7.102, Ini Proyeksi Pergerakan Sesi II

IHSG Hijau di Sesi I ke 7.102, Ini Proyeksi Pergerakan Sesi II

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:55 WIB

Mengapa Kritik Ekonom Disebut 'Noise' Oleh Prabowo dan Purbaya?

Mengapa Kritik Ekonom Disebut 'Noise' Oleh Prabowo dan Purbaya?

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:54 WIB

AS Desak Militer Jepang, Korsel, China hingga Eropa Buka Selat Hormuz, Realistis atau Sia-sia?

AS Desak Militer Jepang, Korsel, China hingga Eropa Buka Selat Hormuz, Realistis atau Sia-sia?

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:26 WIB

Konflik AS-Iran Belum Mereda, Harga Bertahan di atas 100 Dolar AS

Konflik AS-Iran Belum Mereda, Harga Bertahan di atas 100 Dolar AS

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:26 WIB

Kiat Hemat Menuju Kampung Halaman lewat Mudik Bareng Pertamina 2026

Kiat Hemat Menuju Kampung Halaman lewat Mudik Bareng Pertamina 2026

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 11:59 WIB

Tagihan Kartu Kredit Membengkak? Ini Cara 'Selamat' dari Beban Akhir Bulan dengan Cicilan BRING BRI

Tagihan Kartu Kredit Membengkak? Ini Cara 'Selamat' dari Beban Akhir Bulan dengan Cicilan BRING BRI

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 11:48 WIB

Dirut PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Nasional Andal Sepanjang Idulfitri 1447 H

Dirut PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Nasional Andal Sepanjang Idulfitri 1447 H

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 11:19 WIB

Satu Tahun Danantara Indonesia, Presiden Minta Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia

Satu Tahun Danantara Indonesia, Presiden Minta Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:58 WIB

BRI Gelar Aksi Sosial Ramadan 1447 Hijriah, 8.500 Anak Yatim Terima Santunan Nasional

BRI Gelar Aksi Sosial Ramadan 1447 Hijriah, 8.500 Anak Yatim Terima Santunan Nasional

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:43 WIB