- Konflik geopolitik antara AS, Israel, dan Iran menyebabkan pasar kripto merosot signifikan pada Minggu, 22 Maret 2026.
- Bitcoin sempat turun 3,3% ke US$68.150; penurunan ini dikaitkan dengan aksi jual aset berisiko global lainnya.
- Fokus regulasi yang memudar dan kenaikan biaya penambangan akibat harga energi turut memperburuk pelemahan pasar kripto.
Iran merespons dengan ancaman balasan yang akan menargetkan pangkalan-pangkalan AS dan Israel di Timur Tengah jika infrastruktur energi mereka digempur.
Secara teknis, aksi jual massal ini memperparah tren penurunan jangka panjang yang dimulai sejak awal Oktober lalu. Padahal, kala itu Bitcoin sempat bertengger di atas US$120.000.