- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menginstruksikan seluruh kementerian mengganti kendaraan operasional menjadi berbasis listrik untuk mengurangi ketergantungan bahan bakar fosil.
- Instruksi tersebut disampaikan pada rapat Komisi V DPR RI Senin 13 April 2026 guna memberikan contoh positif bagi masyarakat.
- Pemerintah menargetkan percepatan adopsi kendaraan listrik untuk meningkatkan kepercayaan publik serta mendorong kemandirian energi nasional secara berkelanjutan.
Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, meminta kementerian dan lembaga mulai mengganti kendaraan operasional menjadi berbasis listrik.
Permintaan ini disampaikan sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
Dudy menilai, kondisi global saat ini menuntut langkah strategis di sektor energi. Salah satu langkah yang didorong adalah peningkatan penggunaan kendaraan listrik di lingkungan pemerintahan.
“Kita dengan kondisi global yang sekarang ini, salah satunya terkait bahan bakar, mendorong penggunaan kendaraan listrik. Kami sangat berharap pemakaiannya bisa ditingkatkan, minimal di kementerian kami dan juga kementerian lainnya,” ujar Dudy usai rapat bersama Komisi V DPR RI, Senin (13/4/2026).
Ia menjelaskan, penggunaan kendaraan listrik di sektor pemerintah diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat. Langkah ini dinilai dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap kendaraan listrik.
Pemerintah juga melihat minat masyarakat terhadap kendaraan listrik terus menunjukkan tren positif. Kondisi ini dinilai menjadi momentum untuk mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan.
“Kalau kita lihat, animo masyarakat terhadap kendaraan listrik cukup baik. Harapannya, ini bisa terus didorong agar kita dapat mengurangi ketergantungan pada kendaraan berbahan bakar fosil,” jelas Dudy.
Di sisi lain, pengamat transportasi Djoko Setijowarno menilai percepatan penggunaan kendaraan listrik perlu didukung kebijakan yang lebih konkret. Ia menyebut, langkah tersebut dapat mendorong kemandirian energi nasional.
“Perlu langkah krusial yang diambil pemerintah Indonesia, salah satunya percepatan migrasi ke transportasi umum berbasis listrik,” kata Djoko.