Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Sinyal Dialog AS - Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 14 April 2026 | 10:24 WIB
Sinyal Dialog AS - Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia
Ilustrasi dialog antara AS dan Iran. (Dok. Suara.com)
  • Harga minyak Brent dan WTI turun pada 14 April 2026 akibat potensi dialog damai Amerika Serikat dan Iran.
  • Amerika Serikat memperluas blokade Selat Hormuz hingga Teluk Oman, memicu ancaman serangan balasan dari pihak Iran.
  • Krisis ini menyebabkan hilangnya pasokan global sebanyak 10 juta barel minyak mentah setiap harinya dari pasar.

Suara.com - Harga minyak turun pada awal perdagangan Asia, Selasa 14 April 2026, seiring munculnya tanda potensi dialog antara Amerika Serikat (AS ) dan Iran untuk mengakhiri perang. Hal ini mengurangi kekhawatiran terkait risiko pasokan yang dipicu oleh blokade AS di Selat Hormuz.

Mengutip dari Investing.com, harga minyak mentah Brent turun sebesar 1,86 dolar AS atau 1,87 persen, menjadi 97,50 dolar AS, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun sebesar 2,25 dolar AS atau 2,27 persen, menjadi 96,83 dolar AS pada pukul 00.03 GMT (07:03 WIB).

Kedua patokan harga tersebut telah naik pada sesi sebelumnya, dengan Brent naik lebih dari 4 persen dan WTI hampir 3 persen, setelah militer AS memulai blokade nL6N40V09S terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Pada Senin (13/4) menyatakan militer Amerika Serikat resmi memperluas jangkauan blokade Selat Hormuz hingga mencakup Teluk Oman dan Laut Arab. Laporan pelacakan kapal mengonfirmasi adanya kapal yang terpaksa memutar balik begitu aturan blokade ini diterapkan.

Menanggapi langkah tersebut, Iran menebar ancaman akan menyerang pelabuhan-pelabuhan di negara tetangga kawasan Teluk. Eskalasi ini terjadi setelah perundingan damai di Islamabad, Pakistan, menemui jalan buntu pada akhir pekan lalu.

Meski situasi memanas, analis pasar KCM Trade, Tim Waterer, menilai retorika Presiden AS, Donald Trump yang masih membuka celah negosiasi berhasil mencegah harga minyak melonjak lebih jauh.

Donald Trump resmi memerintahkan blokade laut Iran setelah negosiasi damai di Islamabad menemui jalan buntu. (Gemini AI)
Presiden AS, Donald Trump. (Gemini AI)

"Trump berhasil meredam kenaikan harga minyak dengan kembali mengiming-imingi kemungkinan kesepakatan," kata Tim Waterer.

Meski situasi memanas, sejumlah sumber menyebutkan bahwa jalur komunikasi antara Iran dan Amerika Serikat tetap terbuka. Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, juga menegaskan komitmennya untuk terus memediasi deeskalasi konflik.

Senada dengan hal itu, Donald Trump mengklaim adanya keinginan dari pihak Iran untuk segera mencapai kesepakatan damai.

Di sisi lain, pasar minyak dunia berada dalam tekanan besar. Analis dari ANZ memperkirakan krisis ini telah melenyapkan sekitar 10 juta barel pasokan minyak mentah per hari dari pasar global.

Jika blokade Amerika Serikat terus berlanjut, dikhawatirkan pengiriman minyak mentah akan terpangkas lebih jauh sebesar 3 hingga 4 juta barel per hari.

"Pasar minyak tidak lagi membutuhkan skenario terburuk untuk membenarkan tingkat harga yang lebih tinggi. Keseimbangan yang ketat saja sudah cukup untuk mempertahankan harga Brent mendekati atau di atas tingkat ambang batas baru-baru ini," kata ANZ dalam sebuah catatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?

Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 10:53 WIB

Minyak Dunia Kembali ke Levei USD 100 Barel, Gimana Harga BBM?

Minyak Dunia Kembali ke Levei USD 100 Barel, Gimana Harga BBM?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:31 WIB

Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel

Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:52 WIB

Arab Saudi Tambah Pasokan Minyak Lewat Jalur Alternatif saat AS Blokade Selat Hormuz

Arab Saudi Tambah Pasokan Minyak Lewat Jalur Alternatif saat AS Blokade Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:06 WIB

Harga Minyak Kembali Naik ke Level USD 104, Trump Ikut-ikutan Blokade Selat Hormuz

Harga Minyak Kembali Naik ke Level USD 104, Trump Ikut-ikutan Blokade Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 07:54 WIB

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 07:45 WIB

Terkini

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB