Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

M Nurhadi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB
Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal
Sebagai Ilustrasi
  • Pemerintah daerah dan instansi terkait merencanakan pembangunan jalur kereta api untuk memperkuat konektivitas wilayah di Tanah Papua.
  • Tahap awal pembangunan difokuskan pada rute Sentani menuju Kota Jayapura berdasarkan koordinasi yang dilakukan pada April 2026.
  • Proyek ini bertujuan mengatasi keterisolasian geografis, menurunkan biaya logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.

Suara.com - Rencana besar untuk menghadirkan moda transportasi kereta api di Tanah Papua kini mulai memasuki babak baru.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait tengah melakukan pembahasan tahap awal guna merealisasikan proyek infrastruktur yang diproyeksikan dapat memperkuat konektivitas sekaligus menggerakkan roda ekonomi di kawasan timur Indonesia tersebut.

Juru Bicara Gubernur Papua, M. Rifai Darus, menyampaikan bahwa gagasan ini merupakan bagian dari visi jangka panjang pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan.

Fokus utamanya adalah memberikan solusi bagi wilayah-wilayah yang selama ini masih terkendala oleh keterbatasan akses transportasi darat yang memadai.

"Menghadirkan infrastruktur modern seperti jalan tol dan kereta api dilakukan agar konektivitas wilayah Papua semakin kuat dan peluang pembangunan ekonomi semakin terbuka luas," jelas Rifai kepada awak media pada Minggu (19/4/2026).

Rencana pembangunan jalur kereta api ini didasari oleh kebutuhan mendesak untuk mengatasi keterisolasian geografis di Papua.

Selama ini, sulitnya akses antarwilayah berdampak langsung pada tingginya biaya distribusi logistik serta terbatasnya mobilitas penduduk.

Pemerintah memandang bahwa pembangunan konektivitas berskala besar ini memiliki landasan sosiologis dan ekonomis yang kuat.

Dalam konteks sejarah pembangunan global, kehadiran moda transportasi berbasis rel sering kali menjadi katalisator bagi lahirnya pusat-pusat peradaban dan pertumbuhan ekonomi baru.

Tahapan Awal: Rute Sentani–Kota Jayapura

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Provinsi Papua telah melakukan pertemuan koordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Jakarta pada 14 April 2026.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk memulai langkah awal pembangunan sesuai dengan regulasi dan tahapan yang berlaku.

Untuk tahap pertama, pembangunan direncanakan akan fokus pada jalur yang menghubungkan Sentani menuju Kota Jayapura. Jalur ini dianggap strategis sebagai fondasi awal jaringan kereta api di Papua sebelum nantinya dikembangkan ke wilayah lain.

Selain menjadi moda transportasi alternatif, proyek ini diproyeksikan akan memberikan dampak signifikan terhadap struktur ekonomi lokal.

Kemudahan distribusi barang dan percepatan mobilitas orang diharapkan dapat menurunkan disparitas harga kebutuhan pokok dan meningkatkan daya saing komoditas lokal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

TNI Berikan Penjelasan Resmi Terkait Gugurnya Seorang Anak dan Kontak Tembak dengan OPM di Papua

TNI Berikan Penjelasan Resmi Terkait Gugurnya Seorang Anak dan Kontak Tembak dengan OPM di Papua

News | Sabtu, 18 April 2026 | 10:27 WIB

Rel MRT Jakarta Fase 1 dan 2A Tersambung, Siap Meluncur di 2027

Rel MRT Jakarta Fase 1 dan 2A Tersambung, Siap Meluncur di 2027

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:20 WIB

Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua

Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:57 WIB

Krisis Lingkungan Mengintai, Bagaimana Melibatkan Generasi Muda Agar Mau Bergerak?

Krisis Lingkungan Mengintai, Bagaimana Melibatkan Generasi Muda Agar Mau Bergerak?

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 11:15 WIB

Viral Mahasiswi Papua Meninggal di Depan Rumah Sakit, Diduga Ditolak 3 Kali karena Masalah BPJS

Viral Mahasiswi Papua Meninggal di Depan Rumah Sakit, Diduga Ditolak 3 Kali karena Masalah BPJS

Entertainment | Kamis, 16 April 2026 | 10:48 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB