Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.654,942
LQ45 760,985
Srikehati 352,266
JII 532,569
USD/IDR 17.184

Pertamina dan Toyota Akan Bangun Pabrik Bioetanol di Lampung Tahun Ini

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 20 April 2026 | 14:48 WIB
Pertamina dan Toyota Akan Bangun Pabrik Bioetanol di Lampung Tahun Ini
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu mengatakan Pertamina dan Toyota berencana membangun pabrik bioethanol di Lampung pada Q3 2026. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
  • Pertamina dan Toyota membangun pabrik bioetanol di Lampung untuk memperkuat transisi energi nasional.
  • Lampung dipilih sebagai lokasi strategis karena memiliki ketersediaan bahan baku tebu, singkong, dan sorgum yang melimpah.
  • Pembangunan pabrik dijadwalkan dimulai pada kuartal ketiga atau keempat tahun 2026 sebagai langkah pengembangan bahan bakar.

Suara.com - Pemerintah menggandeng perusahaan otomotif asal Jepang, Toyota untuk membangun pabrik bioetanol di Lampung sebagai bagian dari penguatan transisi energi dan pengembangan bahan bakar nabati. Proyek ini menjadi tindak lanjut pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan pemerintah Jepang beberapa waktu lalu.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu mengatakan kerja sama ini melibatkan Pertamina New and Renewable Energy dengan mitra Jepang, termasuk Toyota Tsusho.

“Rencananya ini akan dilakukan untuk pertama kali pembangunan plant bioetanolnya itu di wilayah Lampung,” kata Todotua di Kantor Kementerian Investasi, Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan, Lampung dipilih karena memiliki ketersediaan bahan baku (feedstock) yang kuat untuk produksi bioetanol, seperti tebu, singkong, hingga sorgum.

“Karena di Lampung seperti kita ketahui bersama, di sana ada penanaman besar tebu, dan juga ada penanaman ubi dan feedstock lainnya,” ujarnya.

Todotua menyebut proyek ini tidak hanya mencakup pembangunan pabrik, tetapi juga pengembangan kawasan bahan baku, termasuk rencana penanaman sorgum sebagai pendukung produksi.

“Planning-nya sekitar Q3, Q4 tahun ini kita akan mulai construction untuk pembangunan plant etanolnya,” ucap dia.

Di tempat yang sama, Chief Executive Officer (CEO) Asia Region Toyota Motor Corporation, Masahiko Maeda, menyatakan pihaknya akan mendukung arah kebijakan pemerintah Indonesia dalam pengembangan bioetanol.

“Posisi Toyota sejalan dengan pemerintah Indonesia. Sebagai produsen otomotif, kami bisa menyediakan solusi kendaraan yang sesuai, baik untuk mobil penumpang maupun kendaraan komersial,” kata Maeda.

Ia menyebut, perusahaan akan menyesuaikan produk kendaraan dengan kebutuhan pasar serta kebijakan energi yang ditetapkan pemerintah Indonesia.

“Pada akhirnya kami akan mengikuti arah kebijakan pemerintah dan menyediakan berbagai jenis kendaraan yang sudah kami miliki,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjualan Anjlok Drastis, Honda 'Nyerah' Bersaing dengan Mobil Listrik China

Penjualan Anjlok Drastis, Honda 'Nyerah' Bersaing dengan Mobil Listrik China

Otomotif | Senin, 20 April 2026 | 12:45 WIB

Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi

Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 20:45 WIB

Wamen Investasi dan Hilirisasi Klaim Toyota Akan Bangun Pabrik Bioetanol di Indonesia

Wamen Investasi dan Hilirisasi Klaim Toyota Akan Bangun Pabrik Bioetanol di Indonesia

Otomotif | Selasa, 11 November 2025 | 12:42 WIB

Toyota Investasi Bioetanol Rp 2,5 T di Lampung, Bahlil: Semakin Banyak, Semakin Bagus!

Toyota Investasi Bioetanol Rp 2,5 T di Lampung, Bahlil: Semakin Banyak, Semakin Bagus!

Bisnis | Selasa, 11 November 2025 | 11:26 WIB

Pemerintah Targetkan Merauke Jadi Penghasil Bioetanol di 2027

Pemerintah Targetkan Merauke Jadi Penghasil Bioetanol di 2027

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 18:34 WIB

Terkini

Rupiah Semu di Level Rp17.168

Rupiah Semu di Level Rp17.168

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 15:50 WIB

Kuat di Domestik, Kompetitif di Pasar Global: 4.090 Pelaut Indonesia Jadi Tulang Punggung Pertamina

Kuat di Domestik, Kompetitif di Pasar Global: 4.090 Pelaut Indonesia Jadi Tulang Punggung Pertamina

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 15:37 WIB

BEI Resmi Terapkan Liquidity Provider Saham

BEI Resmi Terapkan Liquidity Provider Saham

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 15:18 WIB

Prabowo Tunjuk Airlangga Jadi Ketua Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Wakilnya Purbaya

Prabowo Tunjuk Airlangga Jadi Ketua Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Wakilnya Purbaya

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 15:10 WIB

BUMI Mulai Fokus Tambang Emas, Sahamnya Masih Babak Belur

BUMI Mulai Fokus Tambang Emas, Sahamnya Masih Babak Belur

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:44 WIB

Cara Membuat QRIS untuk Usaha agar Pembayaran Pelanggan Makin Praktis

Cara Membuat QRIS untuk Usaha agar Pembayaran Pelanggan Makin Praktis

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:41 WIB

Harga LPG Nonsubsidi Melonjak, Warteg Bingung: Kurangi Porsi atau Naikkan Harga?

Harga LPG Nonsubsidi Melonjak, Warteg Bingung: Kurangi Porsi atau Naikkan Harga?

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:18 WIB

20 Kapal Tembus Blokade di Selat Hormuz, Satu Tanker LPG Meluncur ke Indonesia

20 Kapal Tembus Blokade di Selat Hormuz, Satu Tanker LPG Meluncur ke Indonesia

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:17 WIB

Adopsi AI Skala Bisnis Masih Rendah di Indonesia

Adopsi AI Skala Bisnis Masih Rendah di Indonesia

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:09 WIB

Pertumbuhan Kredit Nasional Capai 10,42 Persen di Q1 2026, Realisasi KUR Naik 0,21%

Pertumbuhan Kredit Nasional Capai 10,42 Persen di Q1 2026, Realisasi KUR Naik 0,21%

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:02 WIB