Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

Suku Bunga hingga Ego Pasar: Menakar Napas Baru Industri Properti di Tengah Ketidakpastian

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 24 April 2026 | 10:16 WIB
Suku Bunga hingga Ego Pasar: Menakar Napas Baru Industri Properti di Tengah Ketidakpastian
Ilustrasi. Suku bunga yang masih nangkring di level tinggi, fluktuasi nilai tukar yang liar, hingga daya beli masyarakat yang loyo memaksa para pengembang untuk memutar otak lebih keras dalam mengeksekusi proyek. Foto ist.
  • Pengembang hadapi tekanan suku bunga tinggi, regulasi, dan perubahan tren pasar.
  • CEO Steven Kusumo tekankan perencanaan disiplin dan keputusan terukur hadapi ketidakpastian.
  • Sinergi dan ketepatan membaca pasar jadi modal utama keberlanjutan proyek properti.

Suara.com - Industri properti nasional resmi memasuki fase "new normal" yang penuh dengan ranjau ekonomi dan regulasi. Suku bunga yang masih nangkring di level tinggi, fluktuasi nilai tukar yang liar, hingga daya beli masyarakat yang loyo memaksa para pengembang untuk memutar otak lebih keras dalam mengeksekusi proyek.

Meski Bank Indonesia (BI) berupaya menjaga stabilitas moneter dan pemerintah mengguyur insentif sektor perumahan, nyatanya "obat" tersebut belum sepenuhnya ampuh meredam ketidakpastian di lapangan. Kondisi ini diperumit dengan pergeseran selera konsumen yang kini lebih melirik kawasan terpadu (mixed-use) dengan fasilitas komplet, ketimbang sekadar hunian konvensional.

CEO Agung Sedayu Group (ASG), Steven Kusumo, mengakui bahwa kompleksitas telah menjadi musuh utama sekaligus tantangan terbesar bagi para pengembang saat ini. Menurutnya, industri properti tidak lagi bisa berjalan dengan gaya lama yang spekulatif.

“Tantangan terbesar sebagai developer saat ini adalah kompleksitas. Mulai dari dinamika ekonomi, perubahan regulasi, hingga ekspektasi pasar yang semakin tinggi,” ujar Steven dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).

Steven menekankan bahwa tekanan yang datang dari berbagai arah ini harus diantisipasi secara simultan sejak tahap perencanaan. Baginya, kunci untuk bertahan di tengah badai ekonomi adalah kedisiplinan dalam mengambil keputusan bisnis.

“Kami menyikapinya dengan perencanaan yang disiplin dan pengambilan keputusan yang terukur,” tegasnya.

Selain disiplin internal, Steven menilai kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) menjadi strategi krusial. Sinergi ini dianggap mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan pasar yang dinamis dengan visi pengembangan jangka panjang perusahaan.

Di tengah persaingan yang makin sengit, kecepatan beradaptasi terhadap tren bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Ketepatan dalam membaca arah pasar akan menentukan apakah sebuah proyek properti tetap relevan atau justru ditinggalkan oleh konsumen yang semakin selektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:28 WIB

Rupiah Nyungsep, BI Diramal Tahan Suku Bunga

Rupiah Nyungsep, BI Diramal Tahan Suku Bunga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 08:24 WIB

Rupiah Terus Menguat pada Rabu Sore, BI Perlu Naikkan Suku Bunga untuk Jaga Momentum

Rupiah Terus Menguat pada Rabu Sore, BI Perlu Naikkan Suku Bunga untuk Jaga Momentum

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 16:56 WIB

Terkini

IHSG Lanjutkan Pelemahan ke Level 5.800-an pada Kamis Pagi, Simak Saham-saham Ini

IHSG Lanjutkan Pelemahan ke Level 5.800-an pada Kamis Pagi, Simak Saham-saham Ini

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:17 WIB

Rupiah Jeblok Rp18.000 per Dolar AS, Ekonomi 200 Juta WNI Dipertaruhkan

Rupiah Jeblok Rp18.000 per Dolar AS, Ekonomi 200 Juta WNI Dipertaruhkan

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:58 WIB

Harga Emas Antam Lagi Murah Dibanderol Rp 2,75 Juta per Gram

Harga Emas Antam Lagi Murah Dibanderol Rp 2,75 Juta per Gram

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:50 WIB

Rupiah Akhirnya Jebol ke Rp18.000, Purbaya Tak Mau Disalahkan

Rupiah Akhirnya Jebol ke Rp18.000, Purbaya Tak Mau Disalahkan

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:43 WIB

Purbaya Klaim Kemenkeu Ikut Laporkan Kasus Korupsi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana

Purbaya Klaim Kemenkeu Ikut Laporkan Kasus Korupsi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:42 WIB

Bukan Cuma soal Gizi, Prabowo Ungkap Dampak Ekonomi Dahsyat Kalau MBG Berjalan Benar

Bukan Cuma soal Gizi, Prabowo Ungkap Dampak Ekonomi Dahsyat Kalau MBG Berjalan Benar

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:41 WIB

Emiten SMMT dan MGRO Beri Komentar Soal DSI

Emiten SMMT dan MGRO Beri Komentar Soal DSI

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:33 WIB

BI Ikut Urus Sektor Riil dan Ciptakan Lapangan Kerja di RUU P2SK, Purbaya Akui Tiru AS

BI Ikut Urus Sektor Riil dan Ciptakan Lapangan Kerja di RUU P2SK, Purbaya Akui Tiru AS

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:14 WIB

Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD, Begini Cara Melindungi Keuangan Keluarga

Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD, Begini Cara Melindungi Keuangan Keluarga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:04 WIB

Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran

Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:01 WIB