Pasar Modal Fluktuatif, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham saat Krisis

M Nurhadi

Rabu, 29 April 2026 | 07:15 WIB
Pasar Modal Fluktuatif, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham saat Krisis
Ilustrasi saham BBRI [Suara.com/AI via ChatGPT]
baca 10 detik
  • Pakar investasi Rivan Kurniawan merekomendasikan saham BBRI karena memiliki potensi pembalikan kinerja keuangan positif pada awal tahun 2026.
  • Perbaikan kualitas aset dan penguasaan segmen mikro yang luas menjadi faktor pendukung utama efektivitas manajemen risiko perusahaan tersebut.
  • Strategi pembagian dividen jumbo dan valuasi harga saham yang sedang diskon dinilai menarik untuk memaksimalkan nilai pemegang saham.

Suara.com - Pasar modal Indonesia belakangan menunjukkan pola fluktuasi yang ekstrem imbas ketegangan geopolitik, termasuk perang AS-Iran di Timur Tengah.

Di tengah ketegangan ekonomi ini, perdebatan mengenai pilihan terbaik di sektor perbankan raksasa (Big Four) selalu menjadi topik hangat bagi para investor.

Baru-baru ini, pakar investasi kenamaan Rivan Kurniawan memberikan pandangan tajamnya dalam sebuah wawancara mendalam di kanal YouTube Leon Hartono.

Rivan mengaku bahwa pilihannya tetap jatuh pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), meskipun ia tidak menampik opsi emiten lainnya tetap menarik.

Keputusan Rivan memilih emiten bank dengan fokus segmen mikro ini bukan tanpa alasan. Ia melihat adanya kombinasi langka antara harga yang sedang "diskon", perbaikan kualitas aset, hingga strategi manajemen modal yang sangat menguntungkan pemegang saham ritel.

Satu poin krusial yang disoroti Rivan adalah potensi turnaround atau pembalikan kinerja. Perlu diingat bahwa pada tahun buku 2025, BBRI sempat mencatatkan penurunan laba bersih sekitar 5,5%, dari Rp60,6 triliun menjadi Rp57,1 triliun. Penurunan ini dipicu oleh kebijakan manajemen yang mempertebal biaya provisi (CKPN) sebagai langkah antisipatif.

Namun, memasuki tahun 2026, awan mendung tersebut mulai tersingkap. Data per Februari 2026 menunjukkan laba BBRI melesat 17% secara tahunan (YoY) menjadi Rp7,7 triliun.

"Saya melihat dari empat big banks, hanya BRI dan BNI yang labanya sempat negatif tahun lalu. Sebagai investor yang menyukai saham turnaround, momentum pemulihan laba BRI ini adalah sinyal yang sangat positif," ungkap Rivan dalam wawancara tersebut.

Kualitas Aset yang Semakin Kinclong

baca juga

Seringkali, investor khawatir terhadap risiko kredit di segmen mikro. Namun, Rivan membedah data dengan lebih optimistis.

Meskipun biaya pencadangan sempat melonjak 24% untuk memitigasi risiko gagal bayar di masa lalu, indikator kualitas aset BBRI saat ini justru menunjukkan tren perbaikan yang solid.

Rivan mencatat bahwa indikator-indikator teknis seperti:

  • Loan at Risk (LAR): Menunjukkan tren menurun.
  • Write-off (Hapus Buku): Mengalami penurunan volume.
  • Special Mention: Kredit dalam perhatian khusus yang mulai berkurang.

Perbaikan kualitas aset ini mengindikasikan bahwa manajemen risiko BBRI berjalan efektif. Dampaknya, beban CKPN di masa depan diprediksi akan menyusut, yang secara otomatis memberikan ruang lebih besar bagi pertumbuhan laba bersih di kuartal-kuartal mendatang.

Keunggulan kompetitif BBRI terletak pada penguasaan segmen mikro dan UMKM yang mencapai 58% dari total penyaluran kredit.

Dengan ekosistem unik yang melibatkan Pegadaian dan PNM, BBRI memiliki akses ke lapisan masyarakat yang tidak terjangkau oleh bank besar lainnya.

Fokus pada segmen "akar rumput" ini memungkinkan BBRI mencatatkan Net Interest Margin (NIM) sebesar 7,8%. Angka ini jauh mengungguli rata-rata bank besar lain yang biasanya hanya bermain di kisaran 4-5%.

Menariknya, potensi pertumbuhan di segmen ini masih sangat luas. Dari total 53 juta UMKM di Indonesia, baru sekitar 15,5 juta yang tersentuh layanan perbankan, memberikan runway pertumbuhan jangka panjang bagi BBRI.

Strategi Dividen: Bukan Sekadar Bagi-bagi Laba

Kebijakan BBRI yang membagikan dividen jumbo dengan payout ratio mencapai 92% seringkali memicu kekhawatiran mengenai pertumbuhan masa depan. Namun, Rivan Kurniawan melihat hal ini sebagai langkah cerdas dalam optimalisasi modal.

Saat ini, rasio kecukupan modal (CAR) BBRI berada di level yang sangat tinggi, yakni 23%. Dengan membagikan dividen besar, manajemen secara sengaja menekan CAR ke level yang lebih efisien di kisaran 20%. Strategi ini bertujuan untuk meningkatkan Return on Equity (ROE).

"Ketika ROE meningkat, pasar akan memberikan valuasi yang lebih premium terhadap saham tersebut. Jadi, dividen besar ini adalah upaya manajemen untuk memaksimalkan nilai bagi pemegang saham tanpa mengganggu kesehatan bank," jelas Rivan.

Valuasi yang Sedang "Diskon"

Bagi investor fundamental, harga adalah segalanya. Rivan menyoroti bahwa saat ini BBRI diperdagangkan dengan Price to Book Value (PBV) di kisaran 1,5 hingga 1,6 kali.

Valuasi ini tergolong sangat murah jika dibandingkan dengan titik tertingginya (all-time high) di mana PBV sempat menyentuh angka 3 kali. Dengan kata lain, harga saham BBRI saat ini sedang terdiskon sekitar 30% hingga 40%.

Kombinasi antara ekosistem bisnis yang sulit ditiru, perbaikan performa keuangan di awal 2026, serta komitmen dividen yang tinggi menjadikan BBRI sebagai instrumen investasi yang sangat menarik untuk navigasi portofolio di tahun ini.


Catatan Redaksi: Analisis ini berdasarkan pandangan pakar investasi dan data kinerja keuangan terkini. Keputusan investasi tetap berada di tangan investor dengan mempertimbangkan profil risiko masing-masing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:55 WIB

Kunci Keberhasilan Persija Jakarta Bantai Persis, Dony Tri Pamungkas Jadi Pemain Terbaik

Kunci Keberhasilan Persija Jakarta Bantai Persis, Dony Tri Pamungkas Jadi Pemain Terbaik

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 17:17 WIB

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:07 WIB

Kurban Praktis dan Penuh Makna, Ibadah Jadi Lebih Mudah Lewat BRImo

Kurban Praktis dan Penuh Makna, Ibadah Jadi Lebih Mudah Lewat BRImo

Bri | Selasa, 28 April 2026 | 16:55 WIB

BRI Dukung Respon Cepat Kesiapsiagaan Bencana Bersama BPBD Buleleng

BRI Dukung Respon Cepat Kesiapsiagaan Bencana Bersama BPBD Buleleng

Bri | Selasa, 28 April 2026 | 14:03 WIB

Mudahkan Akses Kesehatan, BRI Kepanjen Hadirkan Ambulans untuk Santri di Malang

Mudahkan Akses Kesehatan, BRI Kepanjen Hadirkan Ambulans untuk Santri di Malang

Bri | Selasa, 28 April 2026 | 13:55 WIB

Terkini

Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!

Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 12:22 WIB

Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen untuk Percepat BSPS Jatim demi Hunian Layak Masyarakat

Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen untuk Percepat BSPS Jatim demi Hunian Layak Masyarakat

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 12:22 WIB

Kyohei Yoshino Jadi Opsi Serbaguna Shin Tae-yong di Persija, Bisa Main 3 Posisi

Kyohei Yoshino Jadi Opsi Serbaguna Shin Tae-yong di Persija, Bisa Main 3 Posisi

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 12:22 WIB

Hari Ketiga Pencarian KM Virgo Transport 8, 129 Korban Masih Hilang

Hari Ketiga Pencarian KM Virgo Transport 8, 129 Korban Masih Hilang

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:17 WIB

Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano

Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 12:17 WIB

Mirip atau Sama Persis? Ini Syarat Lengkap Dua Segitiga Dikatakan Sebangun dan Kongruen

Mirip atau Sama Persis? Ini Syarat Lengkap Dua Segitiga Dikatakan Sebangun dan Kongruen

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 12:16 WIB

Presiden Direktur Summarecon Ikut Terjaring OTT KPK dalam Kasus HGB Kabupaten Bogor

Presiden Direktur Summarecon Ikut Terjaring OTT KPK dalam Kasus HGB Kabupaten Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:15 WIB

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 Sebanyak 18 Hari dan Cuti Bersama 8 Hari

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 Sebanyak 18 Hari dan Cuti Bersama 8 Hari

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:15 WIB

Mengapa Shio Naga Sering Diidentikkan dengan Kepemimpinan dan Keberuntungan Besar?

Mengapa Shio Naga Sering Diidentikkan dengan Kepemimpinan dan Keberuntungan Besar?

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:15 WIB

Asian Games 2026 Belum Dibuka, Akomodasi Atlet Panen Kritikan: 3 Atlet Huni 1 Kamar Kontainer

Asian Games 2026 Belum Dibuka, Akomodasi Atlet Panen Kritikan: 3 Atlet Huni 1 Kamar Kontainer

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 12:13 WIB

×