Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

Catcrs Update Keamanan Transaksi Kripto Besar-besaran, Ini yang Wajib Diketahui Pengguna

M Nurhadi

Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:55 WIB
Catcrs Update Keamanan Transaksi Kripto Besar-besaran, Ini yang Wajib Diketahui Pengguna
Ilustrasi kripto [Unsplash/Maria]
  • Platform kripto Catcrs telah memperbarui arsitektur dompet dan sistem kustodi untuk memperkuat perlindungan aset pengguna secara menyeluruh.
  • Pembaruan ini mencakup integrasi sistem keamanan berlapis, pengetatan otorisasi transaksi besar, serta klasifikasi penyimpanan aset berdasarkan profil risikonya.
  • Implementasi sistem baru tersebut bertujuan meminimalisir ancaman siber melalui prosedur verifikasi tambahan meski berdampak pada durasi transaksi.

Suara.com - Platform perdagangan aset kripto, Catcrs, mengumumkan penyelesaian pembaruan pada arsitektur dompet (wallet) dan sistem kustodi perusahaan.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memperkuat proteksi aset pengguna, dengan fokus utama pada penanganan transaksi penarikan dana berskala besar serta layanan kustodi bagi investor institusional.

Pembaruan ini melibatkan penerapan sistem keamanan berlapis, yang meliputi sinkronisasi proses verifikasi, peningkatan kapabilitas pemantauan aktivitas anomali, hingga penerapan strategi pengelolaan hak penyimpanan aset yang lebih ketat.

Chief Operating Officer Catcrs, Farid Hakim, menjelaskan bahwa pembaruan infrastruktur teknologi ini merupakan langkah terencana perusahaan dalam merespons dinamika industri aset digital yang terus berubah.

Menurutnya, aspek keamanan sistem merupakan hal mendasar yang tidak boleh dikompromikan.

“Pengguna mungkin masih bisa menerima fluktuasi harga pasar, tetapi mereka akan sangat sulit menerima kehilangan aset akibat celah sistem atau kesalahan pengelolaan. Karena itu, kami memilih memperkuat setiap titik pengamanan agar risiko tersebut bisa ditekan semaksimal mungkin,” ujar Farid Hakim dalam keterangan tertulisnya.

Dalam implementasi sistem baru ini, Catcrs melakukan modifikasi menyeluruh pada infrastruktur cadangan (backup) multi-titik, alur otorisasi transaksi, serta integrasi teknologi pendeteksi aktivitas tidak wajar.

Transaksi penarikan dana dalam nominal besar kini diwajibkan melewati jalur peninjauan yang lebih spesifik, sementara akun institusional akan dilengkapi dengan mekanisme konfirmasi tambahan guna menekan potensi risiko operasional.

Klasifikasi Kustodi Berdasarkan Profil Risiko Aset

Selain pembaruan teknis, platform ini juga melakukan klasifikasi ulang terhadap strategi penyimpanan aset berdasarkan profil risiko dari masing-masing token kripto.

Untuk jenis aset digital yang dinilai memiliki tingkat volatilitas serta risiko keamanan yang tinggi, Catcrs menerapkan ritme penarikan yang lebih konservatif sebagai bentuk tindakan preventif.

Farid menegaskan bahwa penambahan prosedur ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi celah keamanan sejak dini, meskipun konsekuensinya akan sedikit memengaruhi kecepatan pemrosesan transaksi.

“Kami lebih memilih menambah satu lapis verifikasi dan sedikit memperpanjang proses review dibanding mengambil risiko terhadap keamanan aset pengguna. Bagi kami, keamanan harus selalu berada di depan pertumbuhan bisnis,” tambahnya.

Berdasarkan evaluasi internal yang dilakukan melalui simulasi kondisi ekstrem, manajemen menilai pendekatan preventif ini efektif untuk menghadapi ancaman kejahatan siber yang kian kompleks.

Bagi para pengguna platform, pembaruan arsitektur ini akan memberikan perubahan langsung berupa adanya langkah konfirmasi ekstra ketika melakukan penarikan dana dalam jumlah besar.

Pihak Catcrs menyadari bahwa langkah ini menambah durasi pemrosesan transaksi, namun menilainya sebanding dengan proteksi keamanan yang diperoleh.

Catcrs
Catcrs

Disclaimer: Catcrs adalah platform global kripto yang hingga kini belum terdaftar resmi di Indonesia, seperti Binance. Investasi dan perdagangan aset kripto memiliki risiko yang sangat tinggi, termasuk fluktuasi harga yang tajam dan risiko teknis. Artikel ini bersifat informatif terkait perkembangan infrastruktur industri dan bukan merupakan saran investasi atau rekomendasi keuangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:15 WIB

Bukan Sekadar Regulasi, Ini Alasan Aparat Penegak Hukum Wajib Paham Blockchain

Bukan Sekadar Regulasi, Ini Alasan Aparat Penegak Hukum Wajib Paham Blockchain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:20 WIB

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB

Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar

Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:40 WIB

OSL Indonesia Resmi Gabung Ekosistem ICEx Group, Perkuat Infrastruktur Kripto Nasional

OSL Indonesia Resmi Gabung Ekosistem ICEx Group, Perkuat Infrastruktur Kripto Nasional

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:49 WIB

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:03 WIB

Terkini

Rupiah Jeblok Rp18.000 per Dolar AS, Ekonomi 200 Juta WNI Dipertaruhkan

Rupiah Jeblok Rp18.000 per Dolar AS, Ekonomi 200 Juta WNI Dipertaruhkan

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:58 WIB

Harga Emas Antam Lagi Murah Dibanderol Rp 2,75 Juta per Gram

Harga Emas Antam Lagi Murah Dibanderol Rp 2,75 Juta per Gram

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:50 WIB

Rupiah Akhirnya Jebol ke Rp18.000, Purbaya Tak Mau Disalahkan

Rupiah Akhirnya Jebol ke Rp18.000, Purbaya Tak Mau Disalahkan

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:43 WIB

Purbaya Klaim Kemenkeu Ikut Laporkan Kasus Korupsi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana

Purbaya Klaim Kemenkeu Ikut Laporkan Kasus Korupsi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:42 WIB

Bukan Cuma soal Gizi, Prabowo Ungkap Dampak Ekonomi Dahsyat Kalau MBG Berjalan Benar

Bukan Cuma soal Gizi, Prabowo Ungkap Dampak Ekonomi Dahsyat Kalau MBG Berjalan Benar

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:41 WIB

Emiten SMMT dan MGRO Beri Komentar Soal DSI

Emiten SMMT dan MGRO Beri Komentar Soal DSI

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:33 WIB

BI Ikut Urus Sektor Riil dan Ciptakan Lapangan Kerja di RUU P2SK, Purbaya Akui Tiru AS

BI Ikut Urus Sektor Riil dan Ciptakan Lapangan Kerja di RUU P2SK, Purbaya Akui Tiru AS

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:14 WIB

Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD, Begini Cara Melindungi Keuangan Keluarga

Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD, Begini Cara Melindungi Keuangan Keluarga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:04 WIB

Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran

Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:01 WIB

LRT Jakarta Fase 1B Masuki Tahap Uji Coba, Waskita Karya Catat Progres Konstruksi 93,07 Persen

LRT Jakarta Fase 1B Masuki Tahap Uji Coba, Waskita Karya Catat Progres Konstruksi 93,07 Persen

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:55 WIB