Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

OJK Sebut Ada Bank Syariah yang Buka di Tahun 2026, Ini Bocorannya

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 18 Mei 2026 | 07:57 WIB
OJK Sebut Ada Bank Syariah yang Buka di Tahun 2026, Ini Bocorannya
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae. [Suara.com/Rina]
  • OJK memperkuat struktur industri melalui konsolidasi bank syariah dan target pembentukan satu bank umum syariah baru tahun 2026.
  • Kinerja perbankan syariah nasional per Maret 2026 mencatatkan pertumbuhan aset dua digit sebesar 10,49 persen menjadi Rp1.061,61 triliun.
  • Implementasi peta jalan RP3SI 2023-2027 berhasil meningkatkan kontribusi ekonomi melalui penyaluran pembiayaan UMKM senilai Rp217,86 triliun bagi masyarakat.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai, industri perbankan syariah di Indonesia terus menunjukkan tren pertumbuhan yang solid, resilien, dan berkelanjutan.

Salah satunya, munculnya Bank Syariah yang baru. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan Struktur dan Konsolidasi Dalam upaya memperkuat ketahanan industri, saat ini telah terdapat tiga bank syariah berskala besar yang mengisi posisi Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2 dan 3.

Pada tahun ini, OJK juga menargetkan terbentuknya satu Bank Umum Syariah (BUS) baru melalui proses spin-off untuk memperkuat struktur di kelompok KBMI 2.

"Langkah konsolidasi juga merambah sektor Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS). Sebanyak 21 BPR/BPRS sedang menjalani proses penggabungan yang ditargetkan menghasilkan 9 BPRS yang lebih kuat, efisien, dan berdaya saing," katanya dalam siaran pers yang diterima, Senin (18/5/2026).

Menurut dia, langkah ini merupakan implementasi pilar pertama RP3SI mengenai penguatan struktur dan ketahanan industri.

Ilustrasi bank. [Unsplash]
Ilustrasi bank. [Unsplash]

Sementara itu, Dian mengungkapkan, hingga Maret 2026, kinerja bank syariah mencatatkan capaian yang sangat mengesankan.

Aset perbankan syariah berhasil tumbuh dua digit sebesar 10,49 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) atau menembus angka Rp1.061,61 triliun.

Sejalan dengan kenaikan aset, penyaluran pembiayaan perbankan syariah juga tumbuh sebesar 9,82 persen yoy menjadi Rp716,40 triliun.

Angka pertumbuhan ini tercatat lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan perbankan secara nasional.

Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang melesat 11,14 persen yoy menjadi Rp811,76 triliun.

Di sisi lain, rasio Financing to Deposit Ratio (FDR) terus menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir hingga mencapai 87,65 persen.

Hal ini mencerminkan semakin kuatnya kontribusi perbankan syariah terhadap sektor riil.

Kualitas pembiayaan pun tetap terjaga dengan rasio Non Performing Financing (NPF) Gross sebesar 2,28 persen dan NPF Net di level 0,87 persen.

“Momentum pertumbuhan tersebut menjadi milestone penting dari upaya transformasi dan penguatan industri perbankan syariah nasional yang mengacu pada Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah Indonesia (RP3SI) 2023–2027,” bebernya.

Dian menambahkan bahwa RP3SI 2023-2027 telah memberikan dampak positif yang nyata sejak diterbitkan.

Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). [OJK]
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). [OJK]

OJK secara konsisten mengawal implementasi peta jalan tersebut melalui berbagai langkah strategis bersama para pemangku kepentingan guna memperkuat daya saing industri di kancah global.

"OJK terus mendorong keunikan produk syariah melalui penerbitan sembilan pedoman produk dan POJK Nomor 4 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Produk Investasi Perbankan Syariah," ungkapnya.

Selain itu, pembentukan Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS) pada tahun 2025 turut mengakselerasi inovasi, termasuk rekomendasi kegiatan usaha bulion dan penempatan dana
pemerintah di lembaga keuangan syariah.

Hasilnya, realisasi Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) pada sejumlah bank syariah telah mencapai nilai proyek Rp907,73 juta dengan penghimpunan dana Rp22,76 miliar.

Selain itu, produk Shariah Restricted Investment Account (SRIA) telah diimplementasikan dengan total nominal piloting mencapai Rp1,35 triliun.

Dian menegaskan bahwa peran perbankan syariah dalam memberdayakan ekonomi masyarakat terus ditingkatkan. Hal ini dibuktikan dengan total penyaluran pembiayaan UMKM yang mencapai Rp217,86 triliun, sesuai dengan pilar keempat RP3SI mengenai peningkatan kontribusi ekonomi nasional.

Keberhasilan implementasi program ini sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak dalam ekosistem ekonomi syariah.

Melalui pemantauan rutin dan regulasi OJK yang transparan, koordinasi strategis antar-pemangku kepentingan diharapkan dapat terus memperkokoh tata kelola serta menjamin masa depan perbankan syariah yang lebih inklusif di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:35 WIB

Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Ada yang Masih Gagal Bayar

Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Ada yang Masih Gagal Bayar

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:18 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

28 Nama Calon Bos BEI Sudah di Meja OJK, Rekam Jejak Jadi Sorotan

28 Nama Calon Bos BEI Sudah di Meja OJK, Rekam Jejak Jadi Sorotan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:46 WIB

Cegah Pialang Bodong, OJK Luncurkan QR Code untuk Verifikasi STTD Asuransi

Cegah Pialang Bodong, OJK Luncurkan QR Code untuk Verifikasi STTD Asuransi

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:54 WIB

Terkini

IHSG Dibayangi Aksi Jual Asing Rp1,35 Triliun, Saham-saham di Asia Ikut Rontok

IHSG Dibayangi Aksi Jual Asing Rp1,35 Triliun, Saham-saham di Asia Ikut Rontok

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 07:55 WIB

Wall Street Rontok Setelah Pertemuan Donald Trump dengan Xi Jinping

Wall Street Rontok Setelah Pertemuan Donald Trump dengan Xi Jinping

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 07:48 WIB

DPR Sebut Hanya Orang Kaya yang 'Pakai Dolar', Data BPS Justru Berkata Lain

DPR Sebut Hanya Orang Kaya yang 'Pakai Dolar', Data BPS Justru Berkata Lain

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 07:46 WIB

IHSG Bakal Tertekan Konflik Global, Simak Rekomendasi Saham yang Cocok Hari Ini

IHSG Bakal Tertekan Konflik Global, Simak Rekomendasi Saham yang Cocok Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 07:17 WIB

Harga Emas Berpotensi Melemah saat Kurs Rupiah Anjlok, Ini Penyebabnya

Harga Emas Berpotensi Melemah saat Kurs Rupiah Anjlok, Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 06:40 WIB

Mengapa Komentar Presiden soal Rupiah dan Dolar Menyesatkan sekaligus Berbahaya?

Mengapa Komentar Presiden soal Rupiah dan Dolar Menyesatkan sekaligus Berbahaya?

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 06:05 WIB

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB