Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.649 Triliun di Bulan Mei

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 18 Mei 2026 | 11:48 WIB
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.649 Triliun di Bulan Mei
Ilustrasi Utang Luar Negeri Indonesia. [ANTARA]
  • Bank Indonesia melaporkan posisi Utang Luar Negeri Indonesia pada triwulan I 2026 mencapai 433,4 miliar dolar AS.
  • Pertumbuhan utang pemerintah melambat menjadi 3,8 persen, sementara sektor swasta justru mencatatkan kontraksi sebesar 1,8 persen.
  • Struktur utang dinilai tetap sehat dengan rasio terhadap PDB yang menurun menjadi 29,5 persen pada periode tersebut.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa posisi Utang Luar Negeri Indonesia pada triwulan I 2026 menunjukkan tren pertumbuhan yang melambat.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny, menyampaikan bahwa posisi ULN Indonesia pada periode tersebut tercatat sebesar 433,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp7.649 triliun.

Secara tahunan, angka ini hanya tumbuh sebesar 0,8 persen, mengalami perlambatan signifikan jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan IV 2025 yang mencapai 1,9 persen.

"Perkembangan Utang Luar Negeri Indonesia ini sangat dipengaruhi oleh dinamika pada sektor publik maupun sektor swasta," katanya dalam siaran pers yang diterima, Senin (19/5/2026).

Dari sisi pemerintah, posisi ULN tercatat sebesar 214,7 miliar dolar AS atau tumbuh 3,8 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 5,5 persen (yoy).

Menurutnya, melambatnya pertumbuhan ini sejalan dengan aliran modal masuk asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional, yang menandakan bahwa kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi nasional masih terjaga dengan sangat baik.

ULN pemerintah tersebut dikelola secara cermat dan akuntabel guna mendukung belanja prioritas.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny di Gedung BI, Jumat (7/11/2025). [Suara.com/Rina]
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny di Gedung BI, Jumat (7/11/2025). [Suara.com/Rina]

Berdasarkan sektor ekonominya, pemanfaatan utang diarahkan pada sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 22,1 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 20,2 persen, Jasa Pendidikan sebesar 16,2 persen, Konstruksi sebesar 11,5 persen, serta Transportasi dan Pergudangan sebesar 8,5 persen.

Mayoritas utang pemerintah merupakan utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,99 persen.

Di sisi lain, ULN sektor swasta justru mengalami penurunan. Pada triwulan I 2026, posisi utang swasta tercatat sebesar 191,4 miliar dolar AS, turun dari 194,2 miliar dolar AS pada triwulan sebelumnya.

Secara tahunan, sektor swasta mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 1,8 persen (yoy).

Penurunan ini terjadi baik pada lembaga keuangan (financial corporations) maupun perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations) yang masing-masing terkontraksi sebesar 3,6 persen (yoy) dan 1,3 persen (yoy).

Struktur Utang Luar Negeri Indonesia tetap terjaga sehat berkat penerapan prinsip kehati-hatian yang ketat.

Ramdan Denny menekankan bahwa rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berhasil turun menjadi 29,5 persen dari sebelumnya 30,0 persen.

"Bank Indonesia dan Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi guna memantau perkembangan utang agar tetap optimal dalam menopang pembiayaan pembangunan tanpa mengganggu stabilitas ekonomi nasional yang berkelanjutan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:22 WIB

Nilai Tukar Rupiah Terus Anjlok saat BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Melejit Tinggi

Nilai Tukar Rupiah Terus Anjlok saat BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Melejit Tinggi

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:48 WIB

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI Berdiri, BI Tunjuk Biang Keroknya

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI Berdiri, BI Tunjuk Biang Keroknya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:54 WIB

Rupiah Tembus Rp17.437, Bank Indonesia : Semua Mata Uang Negara Berkembang Melemah

Rupiah Tembus Rp17.437, Bank Indonesia : Semua Mata Uang Negara Berkembang Melemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:36 WIB

Bank Indonesia Ungkap Minyak Goreng Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi Tembus 2,5 Persen

Bank Indonesia Ungkap Minyak Goreng Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi Tembus 2,5 Persen

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:45 WIB

Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026

Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:28 WIB

Terkini

Pihak-pihak Ini Senang Dengar Rupiah Melemah

Pihak-pihak Ini Senang Dengar Rupiah Melemah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 11:31 WIB

Telkom Solution Siap Dorong Transformasi Digital BUMN

Telkom Solution Siap Dorong Transformasi Digital BUMN

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 11:12 WIB

1 Dollar USD Hari Ini Berapa Rupiah? Geger Ucapan Prabowo soal Orang Desa Tak Pakai Dolar

1 Dollar USD Hari Ini Berapa Rupiah? Geger Ucapan Prabowo soal Orang Desa Tak Pakai Dolar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 11:04 WIB

IHSG Anjlok 26,45 Persen, Mimpi Indah Purbaya Buyar Tahun Ini?

IHSG Anjlok 26,45 Persen, Mimpi Indah Purbaya Buyar Tahun Ini?

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 11:04 WIB

IHSG Longsor Lebih dari 4%, Sentuh Level Terendah Baru dalam 52 Minggu!

IHSG Longsor Lebih dari 4%, Sentuh Level Terendah Baru dalam 52 Minggu!

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 10:48 WIB

Beras Murah Naik Tajam, Harga Minyakita dan Cabai Bikin Emak-Emak Menjerit

Beras Murah Naik Tajam, Harga Minyakita dan Cabai Bikin Emak-Emak Menjerit

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 10:23 WIB

Mudah dan Cepat, JKN Bantu Amalia Sehat

Mudah dan Cepat, JKN Bantu Amalia Sehat

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 10:12 WIB

Dolar AS Menggila, Rupiah Tersungkur ke Level Rp17.658

Dolar AS Menggila, Rupiah Tersungkur ke Level Rp17.658

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 09:25 WIB

IHSG Langsung Tersungkur Setelah Libur Panjang, DSSA Kena ARB

IHSG Langsung Tersungkur Setelah Libur Panjang, DSSA Kena ARB

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 09:19 WIB

Emas Antam Lagi Nyungsep, Hari Ini Dibanderol Rp 2.764.000/Gram

Emas Antam Lagi Nyungsep, Hari Ini Dibanderol Rp 2.764.000/Gram

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 09:02 WIB