Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

BBCA Jebol di Bawah Rp 5.000, Ini Target Harga Saham Perbankan Menurut Analis

Achmad Fauzi

Senin, 08 Juni 2026 | 13:08 WIB
BBCA Jebol di Bawah Rp 5.000, Ini Target Harga Saham Perbankan Menurut Analis
Saham BBCA tengah terpukul. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Saham perbankan berkapitalisasi besar seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI kompak melemah pada perdagangan sesi I, Senin, 8 Juni 2026.
  • Pelemahan harga saham tersebut terjadi akibat tekanan jual bersih yang dilakukan oleh investor asing di pasar modal Indonesia.
  • CGS International Sekuritas telah memetakan level support dan resistance sebagai acuan bagi investor dalam mencermati pergerakan saham perbankan tersebut.

Suara.com - Saham-saham perbankan berkapitalisasi besar kompak bergerak di zona merah pada sesi I perdagangan, Senin, 8 Juni 2026.

Tekanan jual yang melanda pasar membuat saham perbankan seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) terkoreksi cukup dalam.

Di tengah pelemahan tersebut, CGS International Sekuritas memetakan level support dan resistance yang dapat menjadi acuan investor dalam mencermati pergerakan saham perbankan untuk perdagangan hari ini.

Saham BBCA menjadi salah satu yang mengalami tekanan cukup besar. Pada sesi I, saham emiten bank swasta terbesar di Indonesia itu turun 115 poin atau 2,25 persen ke level Rp 4.960 per saham.

IHSG melemah 254,36 poin atau 4,11 persen ke posisi 5.941,07 pada Rabu (3/6/2026). [Antara]
Saham-saham perbankan merah pada sesi I. [Antara]

CGS International Sekuritas memperkirakan BBCA memiliki area support di kisaran Rp 4.975 hingga Rp 4.875. Sementara untuk potensi penguatan, saham BBCA diperkirakan menghadapi resistance pada rentang Rp 5.275 hingga Rp 5.475.

Pelemahan juga terjadi pada saham BBRI. Saham bank pelat merah tersebut merosot 80 poin atau 2,92 persen ke level Rp 2.660 pada sesi I perdagangan.

Untuk BBRI, CGS International Sekuritas menetapkan area support di kisaran Rp 2.703 hingga Rp 2.667. Adapun level resistance berada pada rentang Rp 2.803 hingga Rp 2.867.

Sementara itu, saham BMRI relatif lebih mampu menahan tekanan dibandingkan bank-bank besar lainnya. Pada sesi I, saham Bank Mandiri turun 20 poin atau 0,52 persen ke level Rp 3.820.

Menurut CGS International Sekuritas, BMRI memiliki area support di kisaran Rp 3.790 hingga Rp 3.740. Sedangkan level resistance berada pada rentang Rp 3.350 hingga Rp 3.490.

Di sisi lain, saham BBNI juga berada di zona merah. Hingga penutupan sesi I, saham Bank Negara Indonesia terkoreksi 90 poin atau 2,80 persen ke level Rp 3.120.

CGS International Sekuritas memproyeksikan area support BBNI berada pada kisaran Rp 3.140 hingga Rp 3.070. Sementara resistance diperkirakan berada di rentang Rp 3.350 hingga Rp 3.490.

Dibuang Asing

Investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih (net foreign sell) pada sejumlah saham berkapitalisasi besar pada perdagangan hingga sesi I, Senin, 8 Mei 2026.

Saham-saham perbankan menjadi bulan-bulanan para investor asing untuk melakukan aksi jual.

Berdasarkan data Stockbit, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi emiten yang paling banyak dilepas investor asing dengan nilai mencapai Rp 1,14 triliun.

Di posisi kedua, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga mengalami tekanan jual dari investor asing dengan nilai net foreign sell sebesar Rp 1,10 triliun.

Aksi jual asing kemudian berlanjut pada saham sektor perbankan dan komoditas. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat net foreign sell sebesar Rp235,70 miliar, disusul PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp169,85 miliar, serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp110,79 miliar.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Hancur Lebur di Sesi 1, Saham BBCA dan Big Banks Catat Harga Termurah!

IHSG Hancur Lebur di Sesi 1, Saham BBCA dan Big Banks Catat Harga Termurah!

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 12:54 WIB

Asing Lepas Saham Perbankan Triliunan Rupiah Hingga Sesi I, BBCA Paling Banyak

Asing Lepas Saham Perbankan Triliunan Rupiah Hingga Sesi I, BBCA Paling Banyak

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 12:41 WIB

IHSG Terus Lanjutkan Pelemahan Pagi Ini ke Level 5.486

IHSG Terus Lanjutkan Pelemahan Pagi Ini ke Level 5.486

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 09:15 WIB

Terkini

IHSG Hancur Lebur di Sesi 1, Saham BBCA dan Big Banks Catat Harga Termurah!

IHSG Hancur Lebur di Sesi 1, Saham BBCA dan Big Banks Catat Harga Termurah!

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 12:54 WIB

Asing Lepas Saham Perbankan Triliunan Rupiah Hingga Sesi I, BBCA Paling Banyak

Asing Lepas Saham Perbankan Triliunan Rupiah Hingga Sesi I, BBCA Paling Banyak

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 12:41 WIB

Purbaya Pamer Setoran Pajak Sektor Industri Tumbuh Tinggi, Perdagangan Naik 52,4%

Purbaya Pamer Setoran Pajak Sektor Industri Tumbuh Tinggi, Perdagangan Naik 52,4%

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 12:08 WIB

Tak Jadi di Minerba, Bahlil Bilang Skema Bagi Hasil Hanya Sektor Migas

Tak Jadi di Minerba, Bahlil Bilang Skema Bagi Hasil Hanya Sektor Migas

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 12:07 WIB

Meski Bisa Tentukan Harga Ekspor, DSI Diklaim Tak Akan Ambil Untung Berlebihan

Meski Bisa Tentukan Harga Ekspor, DSI Diklaim Tak Akan Ambil Untung Berlebihan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 11:58 WIB

Rupiah Jebol Rp18.110 dan IHSG Ambles 3%, Pasar Tak Percaya Jurus Baru Perry dan Purbaya?

Rupiah Jebol Rp18.110 dan IHSG Ambles 3%, Pasar Tak Percaya Jurus Baru Perry dan Purbaya?

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 11:50 WIB

IHSG Anjlok Parah Saat Rupiah Melemah Rp18.126, Analis Sebut Bisa Lebih Parah

IHSG Anjlok Parah Saat Rupiah Melemah Rp18.126, Analis Sebut Bisa Lebih Parah

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 11:37 WIB

Cadangan Devisa Indonesia Susut Rp23 Triliun Dalam Sebulan, Tapi Rupiah Kian Melemah

Cadangan Devisa Indonesia Susut Rp23 Triliun Dalam Sebulan, Tapi Rupiah Kian Melemah

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 11:03 WIB

Harga Cabai Meledak hingga 20%, Telur Ikut Naik, Dompet Emak-Emak Terancam!

Harga Cabai Meledak hingga 20%, Telur Ikut Naik, Dompet Emak-Emak Terancam!

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 10:52 WIB

Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan

Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 10:36 WIB