Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.501,585
LQ45 638,736
Srikehati 310,420
JII 390,270
USD/IDR 17.774

RI Absen di Pemakaman Ali Khamenei, Politik Luar Negeri Dikritik: Indonesia Penakut

M Nurhadi

Senin, 06 Juli 2026 | 08:39 WIB
RI Absen di Pemakaman Ali Khamenei, Politik Luar Negeri Dikritik: Indonesia Penakut
Di Balik Pemakaman Khamenei: Simbol Agama dan Pesan Politik yang Menggema ke Dunia [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia dikritik karena hanya mengutus Duta Besar untuk menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran pada Juli 2026.
  • Absennya delegasi setingkat menteri dinilai sebagai anomali kebijakan luar negeri dibanding negara Muslim lain yang mengirimkan perwakilan tinggi.
  • Kementerian Luar Negeri menegaskan kehadiran Duta Besar RI di Teheran merupakan representasi resmi untuk menghormati undangan pihak Pemerintah Iran.

Suara.com - Ketidakhadiran delegasi resmi tingkat tinggi dari Pemerintah Indonesia dalam upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menuai kritik tajam. Keputusan Jakarta yang dinilai pasif tersebut memicu keraguan publik atas keteguhan korporasi diplomasi Indonesia dalam menjalankan prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif.

Kritik pedas salah satunya datang dari mantan Wakil Menteri Luar Negeri sekaligus Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal.

Ia mengaku heran terhadap sikap dingin pemerintah yang tidak menyambut baik undangan resmi dari Teheran, padahal Ayatollah Khamenei wafat akibat aksi serangan militer yang dinilai melanggar hukum internasional.

Dino mengungkapkan bahwa otoritas Iran sebenarnya telah berupaya keras melobi Jakarta agar bersedia mengirimkan utusan khusus. Namun, respons yang diberikan dinilai sangat minim hingga akhirnya Indonesia hanya diwakili oleh perwakilan diplomatik setempat.

"Akhirnya, yang hadir hanya Dubes RI di Teheran—yang dianggap oleh Teheran sebagai sikap menyepelekan undangan ini," ungkap Dino dalam keterangannya di media sosial, Minggu (5/7/2026).

Dianggap Kontras dengan Negara Lain

Absennya perwakilan setingkat menteri atau kepala negara dari Indonesia dirasa sangat ironis. Pasalnya, sejumlah kekuatan regional dan global—termasuk negara-negara berpenduduk Muslim seperti Arab Saudi, Turki, Qatar, Malaysia, Oman, Pakistan, hingga Bangladesh—tetap mengirimkan delegasi resmi mereka. Bahkan, Pakistan mengutus langsung presidennya ke Teheran.

Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, sikap pasif Indonesia ini dinilai sebagai anomali. Dino mempertanyakan apakah arah kebijakan luar negeri Jakarta saat ini mulai didera rasa takut dan enggan berhadapan dengan tekanan politik dari Amerika Serikat.

Secara eksplisit, ia mengkritisi sikap Indonesia yang belakangan ini seakan makin takut dan tunduk dengan negara yang dipimpin Donald Trump.

baca juga

"Apakah ini berarti polugri 'bebas aktif' kita mulai luntur karena Indonesia takut atau sungkan terhadap Amerika? Has 'Fear' become a factor in Indonesian foreign policy?" cetus Dino.

Di samping faktor geopolitik global, kolapsnya respons diplomasi ini ditengarai akibat buruknya manajemen birokrasi dan pengambilan keputusan di internal pemerintah.

Menurut Dino, kemacetan administratif di meja-meja birokrasi membuat tidak ada pejabat yang berani mengambil keputusan cepat dalam situasi darurat.

Ia menyayangkan mengapa pemerintah tidak mengutus pejabat setingkat Wakil Menteri Luar Negeri bidang Dunia Islam, seperti Anis Matta, yang alih-alih ke Iran justru sedang melakukan agenda rutin di kawasan Asia Tengah.

Kehadiran utusan resmi di Teheran dianggap krusial sebagai pembuktian bahwa Indonesia berani menyuarakan hukum internasional dan menjaga hubungan persahabatan tanpa harus bersembunyi saat situasi sensitif terjadi.

Dino Patti Djalal (dok. Universitas Katolik Parahyangan)
Dino Patti Djalal (dok. Universitas Katolik Parahyangan)

Pembelaan Kementerian Luar Negeri

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri RI memastikan bahwa posisi Indonesia dalam upacara penghormatan tersebut tidak kosong.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Yvonne Mewengkang, mengonfirmasi bahwa pemerintah telah mengutus Duta Besar RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, sebagai representasi resmi negara.

Yvonne menjelaskan bahwa Dubes RI telah hadir langsung dalam prosesi doa bersama di Grand Mosalla, Teheran, pada Sabtu (4/7/2026) pagi waktu setempat.

Pemerintah Indonesia menyatakan tetap mengapresiasi dan menghormati undangan yang dilayangkan oleh pihak Iran, serta memilih menugaskan kepala perwakilan diplomatik di Teheran sebagai bentuk kehadiran resmi negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA

Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA

Bola | Senin, 06 Juli 2026 | 02:06 WIB

Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih

Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih

Bola | Senin, 06 Juli 2026 | 01:44 WIB

Di Balik Pemakaman Ali Khamenei: Simbol Agama dan Pesan Politik yang Menggema ke Dunia

Di Balik Pemakaman Ali Khamenei: Simbol Agama dan Pesan Politik yang Menggema ke Dunia

News | Senin, 06 Juli 2026 | 07:05 WIB

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

News | Senin, 06 Juli 2026 | 00:59 WIB

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:03 WIB

Pelayat Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Ingin Donald Trump Meninggal Dunia

Pelayat Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Ingin Donald Trump Meninggal Dunia

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:44 WIB

Terkini

Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel

Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik

Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:36 WIB

The Magician's Nephew: Menelusuri Penciptaan dan Asal Mula Dunia Narnia

The Magician's Nephew: Menelusuri Penciptaan dan Asal Mula Dunia Narnia

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Tawuran di Bukit Duri Dipicu Anak SD Tertabrak, Sempat Bikin Perjalanan KRL Terganggu

Tawuran di Bukit Duri Dipicu Anak SD Tertabrak, Sempat Bikin Perjalanan KRL Terganggu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Purbaya Batasi BBM Subsidi ke Desil 10, Klaim Bikin Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya Batasi BBM Subsidi ke Desil 10, Klaim Bikin Hemat Anggaran 10 Persen

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Jadi Saksi Praperadilan Febrie, Eks Dirdik Jampidsus: Dia Orang Jujur dan Manut Pimpinan

Jadi Saksi Praperadilan Febrie, Eks Dirdik Jampidsus: Dia Orang Jujur dan Manut Pimpinan

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Karhutla Picu Kabut Asap, Kualitas Udara Sumsel Masuk Tahap Peringatan

Karhutla Picu Kabut Asap, Kualitas Udara Sumsel Masuk Tahap Peringatan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Harta Dua Wakil Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK, Punya Aerox hingga Pajero Sport

Harta Dua Wakil Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK, Punya Aerox hingga Pajero Sport

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Kalimantan dan Bali Bakal Dikeliling Transportasi Kereta Api

Kalimantan dan Bali Bakal Dikeliling Transportasi Kereta Api

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:14 WIB

Pengguna QRIS Capai 65,77 Juta, Diterima di 44,68 Merchant

Pengguna QRIS Capai 65,77 Juta, Diterima di 44,68 Merchant

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:12 WIB

×