Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM

Fabiola Febrinastri

Rabu, 08 Juli 2026 | 12:56 WIB
Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM
Ilustrasi penyediaan fasilitas jasa pembelian barang terintegrasi. (Dok: Import Natindo Cargo)

Suara.com - Perkembangan ekosistem digital Indonesia melaju pesat seiring langkah strategis pemerintah dalam memacu interkoneksi bisnis global. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memproyeksikan kontribusi ekonomi digital nasional mampu menembus angka Rp15.557 triliun pada tahun 2026.

Transformasi digital yang masif ini secara langsung mendorong eskalasi pelaku usaha domestik, terutama sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terhadap pemenuhan pasokan bahan baku maupun produk jadi dari pasar internasional demi menjaga daya saing dan stabilitas stok lokal.

Namun dalam praktiknya, proses mendatangkan barang dari luar negeri sering kali menghadapi berbagai tantangan operasional. Pelaku usaha, khususnya skala kecil dan menengah, kerap terbentur kendala seperti hambatan bahasa saat bernegosiasi dengan supplier, kompleksitas metode pembayaran internasional, verifikasi keandalan mitra dagang, hingga pengurusan perizinan (customs clearance) yang rumit.

Merespons kebutuhan tersebut, perusahaan jasa logistik internasional dan freight forwarding Natindo Cargo menghadirkan solusi strategis melalui penyediaan fasilitas jasa pembelian barang terintegrasi. Layanan ini dirancang sebagai solusi satu pintu (one-stop solution) untuk menjembatani para pelaku bisnis di Indonesia dengan berbagai platform marketplace grosir global terkemuka, khususnya dari China.

Melalui integrasi layanan ini, Natindo Cargo memfasilitasi seluruh rangkaian penanganan logistik dan pembelian dari platform-platform global utama asal China, seperti Alibaba, 1688, Taobao, Made-in-China, JD.com, hingga AliExpress. Pelaku usaha domestik kini dapat melakukan pengadaan barang dengan lebih aman dan transparan tanpa harus mengurus administrasi impor dari China yang kompleks secara mandiri.

Head of Import Natindo Cargo, Samuel Andrew, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung efisiensi rantai pasok para pelaku usaha di Indonesia.

"Kami ingin memberikan infrastruktur pendukung yang inklusif bagi UMKM. Dengan menyerahkan seluruh proses pengadaan, pembayaran, verifikasi, hingga pengiriman barang kepada kami, para pelaku usaha dapat sepenuhnya fokus pada strategi penjualan dan pengembangan bisnis mereka," ujarnya.

Layanan procurement ini terkoneksi langsung dengan sistem pengiriman Door-to-Door (D2D) milik Natindo Cargo, baik melalui jalur laut (sea freight) maupun jalur udara (air freight). Perusahaan memastikan bahwa seluruh komoditas yang didatangkan dari pasar China diproses melalui jalur pengiriman yang cepat dan andal.

Sejalan dengan digitalisasi industri, sistem ini juga memungkinkan pelaku usaha memantau setiap tahapan pengadaan secara berkala. Dengan adanya fasilitas pengadaan terpadu ini, Natindo Cargo berharap dapat terus berkontribusi dalam memperkuat daya tahan ekosistem UMKM nasional melalui penyediaan rantai pasok global yang lebih sederhana, efisien, dan akuntabel.

baca juga

Melalui penyederhanaan jalur logistik ini, daya saing produk lokal diharapkan dapat meningkat seiring dengan kemudahan akses terhadap bahan baku berkualitas global. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59 Persen, Dukungan Pramono terhadap UMKM dan PKL Tuai Pujian

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59 Persen, Dukungan Pramono terhadap UMKM dan PKL Tuai Pujian

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:37 WIB

UMKM Indonesia Berpeluang Jadi Motor Baru Ekspor, Ini Syaratnya

UMKM Indonesia Berpeluang Jadi Motor Baru Ekspor, Ini Syaratnya

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:10 WIB

BUMN Ini Sulap Limbah Jadi Paving Block, Gandeng UMKM Dorong Ekonomi Sirkular

BUMN Ini Sulap Limbah Jadi Paving Block, Gandeng UMKM Dorong Ekonomi Sirkular

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:44 WIB

SIG Cetak 36 UMKM Baru di Tuban, Produk Lokal Tembus Toko Modern

SIG Cetak 36 UMKM Baru di Tuban, Produk Lokal Tembus Toko Modern

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:35 WIB

Transaksi Digital Makin Praktis, Cara Baru UMKM Kelola Pembayaran Bisnis

Transaksi Digital Makin Praktis, Cara Baru UMKM Kelola Pembayaran Bisnis

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:20 WIB

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Terkini

Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan

Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:58 WIB

Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik

Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:45 WIB

Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata

Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:02 WIB

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:44 WIB

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:41 WIB

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:32 WIB

Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun

Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 08:38 WIB

Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya

Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 08:05 WIB

Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?

Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:57 WIB

Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung

Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:33 WIB

×