IHSG Berpotensi Koreksi ke Level 5.850 Usai Trump Singgung Perang Berlanjut

M Nurhadi

Kamis, 09 Juli 2026 | 06:57 WIB
IHSG Berpotensi Koreksi ke Level 5.850 Usai Trump Singgung Perang Berlanjut
IHSG melemah 254,36 poin atau 4,11 persen ke posisi 5.941,07 pada Rabu (3/6/2026) lalu. [Antara]
baca 10 detik
  • IHSG merosot 1,89 persen akibat aksi jual bersih investor asing senilai Rp674 miliar pada perdagangan sebelumnya.
  • Ketegangan geopolitik antara AS dan Iran memicu lonjakan harga minyak serta tekanan pada bursa global.
  • Analis memproyeksikan IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan menuju level 5.850 di tengah sentimen pasar yang masih negatif.

Suara.com - Pasar saham domestik masih dibayangi tekanan jual yang cukup besar. Pada perdagangan sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup merosot signifikan sebesar 1,89 persen.

Koreksi ini diperparah oleh aksi jual bersih (net sell) investor asing yang mencapai sekitar Rp674 miliar, dengan saham-saham seperti MAPI, BBRI, BRMS, AMMN, dan CPIN menjadi target pelepasan utama.

Secara teknikal, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memproyeksikan IHSG hari ini masih berpotensi melanjutkan pelemahannya menuju level 5.850.

Pelaku pasar diimbau waspada, karena jika indeks menembus ke bawah angka psikologis tersebut, area koreksi dapat melebar hingga ke rentang 5.650 hingga 5.800.

Untuk perdagangan hari ini, level dukungan (support) IHSG dipetakan berada di kisaran 5.750–5.850, sementara posisi resistansi (resistance) berada di area 5.900–5.950.

Wall Street dan Harga Minyak Terguncang Ancaman Trump

Tekanan pada pasar modal domestik tidak lepas dari memburuknya sentimen global. Bursa saham AS (Wall Street) mayoritas ditutup melemah pada perdagangan Rabu (8/7/2026) waktu setempat.

Pemicunya adalah pernyataan Presiden AS Donald Trump di sela-sela KTT NATO di Ankara, Turki, yang menyatakan bahwa gencatan senjata dengan Iran telah berakhir. Trump bahkan memperkeras retorikanya dengan mengancam akan melancarkan serangan militer baru ke Teheran.

Dampak dari ketegangan geopolitik ini langsung memicu lonjakan tajam pada pasar energi. Harga minyak mentah Brent melonjak 5,43 persen ke level USD 78,19 per barel, sementara minyak mentah WTI menguat 4,37 persen ke posisi USD 73,52 per barel.

baca juga

Di Wall Street, indeks Dow Jones terkoreksi 1,09 persen dan S&P 500 turun 0,28 persen, sedangkan Nasdaq berbalik menguat tipis 0,2 persen berkat dorongan saham teknologi.

Saham-saham berbasis energi seperti Marathon Petroleum, ConocoPhillips, dan Chevron melesat naik, sebaliknya saham sektor konsumer seperti The Home Depot dan McDonald's justru tertekan akibat kekhawatiran pembengkakan biaya operasional energi.

Bursa Asia Pasifik Kompak Kebakaran

Kekhawatiran terhadap meluasnya konflik di Timur Tengah ini turut merembet ke pasar keuangan Asia-Pasifik yang mayoritas ditutup di zona merah pada sore kemarin.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 ambles 2,11 persen dan Topix turun 1,37 persen. Koreksi terdalam melanda bursa Korea Selatan, di mana indeks Kospi anjlok hingga 5,35 persen dan Kosdaq tersungkur 5,56 persen.

Pengecualian terjadi di Hong Kong, di mana indeks Hang Seng berhasil melonjak 3 persen, disusul Taiex Taiwan yang naik tipis 0,56 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Kembali Rp18.000, Mata Uang RI Melemah Akibat Kasta IHSG Turun?

Rupiah Kembali Rp18.000, Mata Uang RI Melemah Akibat Kasta IHSG Turun?

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:46 WIB

Emiten Pertahankan Posisi FTSE Russell ESG Rating, Saham AVIA di Zona Hijau

Emiten Pertahankan Posisi FTSE Russell ESG Rating, Saham AVIA di Zona Hijau

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:40 WIB

WIKA, WSKT hingga INAF Masuk Daftar Hitam BEI, Terancam Delisting

WIKA, WSKT hingga INAF Masuk Daftar Hitam BEI, Terancam Delisting

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:35 WIB

S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa

S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:38 WIB

Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?

Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:57 WIB

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:13 WIB

Terkini

Gunakan Teknologi IoT, Petani Semarang Pantau Tanaman dari Smartphone

Gunakan Teknologi IoT, Petani Semarang Pantau Tanaman dari Smartphone

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPRD Kota Bogor Tegaskan Pentingnya Persatuan

Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPRD Kota Bogor Tegaskan Pentingnya Persatuan

Bogor | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:59 WIB

Selamatkan Putrinya dari Gulungan Ombak, Sang Ayah Gugur Tenggelam di Pantai Tanggamus

Selamatkan Putrinya dari Gulungan Ombak, Sang Ayah Gugur Tenggelam di Pantai Tanggamus

Lampung | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:58 WIB

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Kembali Menguat tapi Dolar AS Masih Betah di Level Rp17.902

Rupiah Kembali Menguat tapi Dolar AS Masih Betah di Level Rp17.902

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:53 WIB

27 Ribu Rakyat Riau Terjangkit ISPA di Tengah Kabut Asap Karhutla

27 Ribu Rakyat Riau Terjangkit ISPA di Tengah Kabut Asap Karhutla

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:43 WIB

BEI Perketat Syarat IPO, Harga Minimum Saham Mulai Dihapus

BEI Perketat Syarat IPO, Harga Minimum Saham Mulai Dihapus

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:43 WIB

7 Arti Mimpi Menstruasi Menurut Islam, Bisa Jadi Pertanda Baik dan Buruk

7 Arti Mimpi Menstruasi Menurut Islam, Bisa Jadi Pertanda Baik dan Buruk

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Bolehkah Sholat Tanpa Menunggu Komat? Ini Hukumnya untuk Umat Muslim

Bolehkah Sholat Tanpa Menunggu Komat? Ini Hukumnya untuk Umat Muslim

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:39 WIB

Skema Transmigrasi Rempang Dirombak, Pemerintah Janji Warga Lokal Tak Terusir

Skema Transmigrasi Rempang Dirombak, Pemerintah Janji Warga Lokal Tak Terusir

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:34 WIB

×