Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 09 Juli 2026 | 14:55 WIB
OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar
Bursa aset kripto global OKX memperluas lini bisnisnya ke sektor kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dengan meluncurkan versi beta OKX AI. Foto ist.
baca 10 detik
  • OKX luncurkan marketplace AI untuk ekonomi agen otonom.
  • Agentic commerce diproyeksi jadi pasar triliunan dolar dalam 5 tahun.
  • AI dan blockchain dipadukan untuk otomatisasi transaksi digital.

Suara.com - Bursa aset kripto global OKX memperluas lini bisnisnya ke sektor kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dengan meluncurkan versi beta OKX AI, sebuah marketplace yang memungkinkan agen AI bekerja, bertransaksi, hingga membangun reputasi digital secara otonom di jaringan blockchain. Langkah ini menjadi sinyal bahwa perusahaan kripto mulai membidik peluang ekonomi baru di luar aktivitas perdagangan aset digital.

Peluncuran yang dimulai untuk kalangan pengembang sejak 30 Juni 2026 tersebut mencerminkan perubahan strategi OKX dalam menangkap potensi agent economy, yakni ekosistem ekonomi yang melibatkan perangkat lunak otonom sebagai pelaku transaksi dan penyedia jasa. Segmen ini diproyeksikan menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi digital dalam beberapa tahun mendatang.

Platform OKX AI dibangun dengan dua marketplace yang saling terhubung. Pertama, Agent Marketplace, tempat para pengembang menawarkan agen AI beserta layanan dan tarifnya. Kedua, Task Marketplace, yang memungkinkan agen AI mencari proyek, memilih mitra kerja, hingga menerima pembayaran otomatis setelah hasil pekerjaan diverifikasi.

Seluruh transaksi dilakukan menggunakan stablecoin seperti USDT dan USDG. Untuk proyek bernilai besar, pembayaran diamankan melalui mekanisme smart contract escrow, sedangkan layanan yang bersifat standar dapat diselesaikan secara instan menggunakan sistem pay-per-call.

Berbeda dengan platform kerja digital konvensional, identitas dan rekam jejak setiap agen AI tersimpan secara permanen melalui OKX Agentic Wallet. Sementara itu, penyelesaian sengketa dilakukan oleh jaringan evaluator terdesentralisasi yang memiliki mekanisme staking, sehingga tidak bergantung pada satu otoritas tunggal.

Dari sisi ekonomi digital, model tersebut dinilai mampu memangkas biaya transaksi, mengurangi peran perantara, serta membuka peluang terciptanya pasar jasa berbasis AI yang beroperasi selama 24 jam secara global.

Pendiri sekaligus CEO OKX, Star Xu, meyakini perkembangan AI akan mengubah cara individu membangun bisnis dalam dekade mendatang.

"Dekade mendatang akan ditandai oleh munculnya perusahaan satu orang yang mampu menghasilkan pendapatan tahunan lebih dari satu juta dolar AS, karena setiap individu kini memiliki akses ke tenaga kerja yang praktis tak terbatas," kata Star Xu.

Ia menilai sistem keuangan tradisional dirancang untuk manusia, sementara ekonomi yang digerakkan agen AI membutuhkan infrastruktur pembayaran dan identitas digital yang mampu mendukung perangkat lunak otonom.

baca juga

Senada dengan itu, Chief Marketing Officer sekaligus Global Managing Partner OKX, Haider Rafique, memperkirakan pasar agentic commerce berpotensi mencapai nilai triliunan dolar Amerika Serikat dalam lima tahun ke depan. Pertumbuhan tersebut diperkirakan didorong oleh meningkatnya transaksi mikro, otomatisasi bisnis, dan penggunaan agen AI dalam operasional perusahaan.

Menurutnya, platform ini tidak hanya menyasar pengembang aplikasi berbasis kripto, tetapi juga pelaku usaha dan wirausahawan individu yang ingin mengotomatisasi berbagai aktivitas bisnis menggunakan agen AI.

Untuk memperkuat ekosistemnya, OKX menggandeng sejumlah mitra teknologi dan blockchain, antara lain CertiK, CoinAnk, GenLayer, Amazon Web Services (AWS), AltLayer, Ethereum Foundation, Solana Foundation, Opentensor Foundation, serta StraitsX.

Platform ini dibangun di atas infrastruktur Onchain OS milik OKX dan kompatibel dengan berbagai perangkat pengembangan AI. Dari sisi keamanan, perusahaan juga mengadopsi sistem deteksi penipuan dan kerangka kepatuhan yang selama ini digunakan pada platform perdagangan aset kriptonya.

Peluncuran dilakukan secara bertahap sebelum nantinya tersedia secara lebih luas bagi publik. Bagi industri aset digital, langkah ini menunjukkan semakin kaburnya batas antara teknologi blockchain dan kecerdasan buatan, sekaligus membuka peluang lahirnya model bisnis baru yang berpotensi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi digital global pada dekade berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:19 WIB

UU P2SK Dinilai Mampu Perkuat Daya Saing dan Kedaulatan Industri Kripto Nasional

UU P2SK Dinilai Mampu Perkuat Daya Saing dan Kedaulatan Industri Kripto Nasional

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:37 WIB

Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan

Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:26 WIB

Terkini

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:33 WIB

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:12 WIB

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:55 WIB

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:48 WIB

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:30 WIB

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:20 WIB

Trump Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata Selesai, AS dan Iran Kembali Berperang

Trump Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata Selesai, AS dan Iran Kembali Berperang

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:10 WIB

Rumah Estetik Saja Tidak Cukup, Pahami Standar Keamanan Listrik Modern

Rumah Estetik Saja Tidak Cukup, Pahami Standar Keamanan Listrik Modern

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:45 WIB

Cheers..! Happy Hapsoro Suami Puan Maharani Borong Saham Emiten Diskotik SCBD

Cheers..! Happy Hapsoro Suami Puan Maharani Borong Saham Emiten Diskotik SCBD

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:42 WIB

Daftar Harga Pangan Terbaru: Cabai Rawit Paling Mahal!

Daftar Harga Pangan Terbaru: Cabai Rawit Paling Mahal!

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:27 WIB

×