Nyawa Tim Bola Remaja Putri Afganistan Terancam di Bawah Bayangan Taliban

Arsito Hidayatullah | Deutsche Welle | Suara.com

Jum'at, 03 September 2021 | 05:25 WIB
Nyawa Tim Bola Remaja Putri Afganistan Terancam di Bawah Bayangan Taliban
Ilustrasi. Salah satu momen tim sepakbola putri Afganistan saat berlatih. [Xinhua via DW]

Suara.com - Para remaja putri yang tergabung dalam tim sepak bola putri Afganistan dan keluarganya kini hidup berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain dalam upaya bersembunyi dari Taliban. Hidup mereka dalam bahaya, hanya karena memilih untuk bermain olahraga kesukaan mereka.

Upaya internasional untuk mengevakuasi anggota tim sepak bola putri nasional Afganistan ini, bersama dengan puluhan anggota keluarga mereka dan staf federasi sepak bola, mengalami kemunduran besar pada pekan lalu. Saat itu, sebuah bom bunuh diri meledak di bandara Kabul menewaskan 169 warga Afganistan dan 13 anggota pasukan Amerika Serikat (AS).

Ketakutan dan putus asa, para perempuan pesepak bola ini pun bertanya-tanya apakah koalisi internasional yang antara lain terdiri dari mantan pejabat militer dan intelijen AS, sekutu AS, dan kelompok kemanusiaan akan dapat menyelamatkan mereka dan keluarga.

"Mereka hanya perempuan muda yang luar biasa yang seharusnya bermain di halaman belakang, bermain di ayunan, bermain dengan teman-teman mereka, dan di sini mereka berada dalam situasi yang sangat buruk hanya karena bermain sepak bola," kata Robert McCreary, mantan kepala staf Kongres dan pejabat Gedung Putih pada masa pemerintahan Presiden George W. Bush.

"Kita perlu melakukan segala yang kita bisa untuk melindungi mereka, untuk membawa mereka ke situasi yang aman," ujarnya.

Pengeboman bunuh diri di bandara dilakukan oleh militan ISIS yang merupakan saingan lama Taliban. Militer AS mengakui bahwa selama evakuasi lewat jalur udara, hingga batas tertentu mereka telah berkoordinasi dengan Taliban yang mendirikan pos pemeriksaan di sekitar bandara untuk mengendalikan massa.

Kelompok Taliban memang mencoba menghadirkan citra baru yang lebih bisa diajak bekerja sama dan menjanjikan amnesti kepada para pihak yang berseberangan. Selain itu, Taliban juga mengatakan akan membentuk pemerintahan yang inklusif.

Namun banyak warga Afganistan tidak percaya janji-janji ini dan khawatir Taliban akan segera menggunakan kebijakan brutal yang mereka jalankan ketika berkuasa dari tahun 1996 hingga 2001, termasuk melarang anak perempuan bersekolah dan perempuan bekerja.

Belum jelas akan seperti apa kebijakan Taliban yang sekarang terhadap perempuan, tetapi mereka sejauh ini belum mengeluarkan dekrit represif.

Upaya penyelamatan 5 kali gagal

Tim sepak bola putri Afganistan dibentuk pada tahun 2007 dan sebagian besar anggotanya sudah dievakuasi ke Australia pekan lalu. Tapi sejumlah remaja perempuan berusia antara 14 hingga 16 tahun dan keluarga mereka yang masih berada di Afganistan rentan menjadi sasaran Taliban.

Di bawah rezim Taliban sebelumnya, perempuan dan anak perempuan dilarang berolahraga. Kini mereka mereka juga kerap dipandang sebagai agen yang rajin mengampanyekan agar anak perempuan dan anggota aktif komunitas mereka berkegiatan, kata Farkhunda Muhtaj, yang merupakan kapten tim nasional perempuan Afghanistan dan kini tinggal di Kanada.

"Mereka merasa hancur. Mereka putus asa, mengingat situasi yang mereka hadapi," kata Muhtaj, yang terus berhubungan dengan para remaja putri ini dan meminta mereka tetap tenang.

Setidaknya telah ada lima kali upaya untuk menyelamatkan gadis-gadis itu dalam beberapa hari terakhir, namun semuanya gagal karena posisi mereka yang terus berpindah demi keselamatan, kata McCreary dan Muhtaj. Jarak mereka hanya "beberapa langkah dari kebebasan" ketika bom bunuh diri meledak, kata Muhtaj.

Upaya penyelamatan ini menjadi rumit karena besarnya jumlah orang dalam grup tersebut yang mesti diselamatkan, yakni 133 orang. Ini termasuk 26 anggota tim remaja putri, orang dewasa, dan anak-anak termasuk bayi. Banyak yang tidak memiliki paspor atau dokumen lain yang diperlukan untuk bisa terbang dari Kabul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Update Perang Pakistan vs Afghanistan: BBM Langka, 160 Ribu Warga Terancam Kelaparan

Update Perang Pakistan vs Afghanistan: BBM Langka, 160 Ribu Warga Terancam Kelaparan

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:01 WIB

Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?

Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:49 WIB

Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya

Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:43 WIB

Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka

Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 15:04 WIB

Perang! Pakistan Klaim Serangannya Menewaskan 133 Tentara Afghanistan

Perang! Pakistan Klaim Serangannya Menewaskan 133 Tentara Afghanistan

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:53 WIB

Pesawat Pakistan Serang Afghanistan, Taliban Siapkan Serangan Balasan

Pesawat Pakistan Serang Afghanistan, Taliban Siapkan Serangan Balasan

News | Senin, 23 Februari 2026 | 12:08 WIB

Review Film 13 Days, 13 Nights: Ketegangan Evakuasi di Tengah Badai Taliban

Review Film 13 Days, 13 Nights: Ketegangan Evakuasi di Tengah Badai Taliban

Your Say | Minggu, 14 Desember 2025 | 18:40 WIB

Serangan Udara Picu Eskalasi Konflik Afghanistan-Pakistan: Puluhan Tewas, Rusia Merespon!

Serangan Udara Picu Eskalasi Konflik Afghanistan-Pakistan: Puluhan Tewas, Rusia Merespon!

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:46 WIB

Afghanistan Pulihkan Akses Internet 48 Jam Setelah Penutupan Taliban

Afghanistan Pulihkan Akses Internet 48 Jam Setelah Penutupan Taliban

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 17:45 WIB

Momen Remaja Asyik Berjoget TikTok di Ruang Rawat Inap Tuai Kecaman

Momen Remaja Asyik Berjoget TikTok di Ruang Rawat Inap Tuai Kecaman

Entertainment | Selasa, 16 September 2025 | 15:40 WIB

Terkini

Jangan Salah Paham! Ini Beda Skandal Dokumen Malaysia vs Paspoortgate Pemain Timnas Indonesia

Jangan Salah Paham! Ini Beda Skandal Dokumen Malaysia vs Paspoortgate Pemain Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 18:57 WIB

Bos Eredivisie Beberkan 2 Opsi Agar Pemain Timnas Indonesia Bisa Kembali Bermain di Belanda

Bos Eredivisie Beberkan 2 Opsi Agar Pemain Timnas Indonesia Bisa Kembali Bermain di Belanda

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 17:50 WIB

3 Negara Kuat yang Absen di Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

3 Negara Kuat yang Absen di Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 15:57 WIB

Daftar Skuad Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026, Ada Muhammad Albagir

Daftar Skuad Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026, Ada Muhammad Albagir

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 15:17 WIB

Pelatih Belanda Kasih Tantangan untuk Ivar Jenner, Apa Itu?

Pelatih Belanda Kasih Tantangan untuk Ivar Jenner, Apa Itu?

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 14:40 WIB

Media Bulgaria Kagum dengan Permainan dan Mental Timnas Indonesia

Media Bulgaria Kagum dengan Permainan dan Mental Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 13:52 WIB

Alasan Maarten Paes Lolos dari Polemik Paspor Tak Seperti Dean James Hingga Nathan Tjoe-A-On

Alasan Maarten Paes Lolos dari Polemik Paspor Tak Seperti Dean James Hingga Nathan Tjoe-A-On

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 13:39 WIB

Pelatih Belanda Angkat Topi dengan Penampilan Ivar Jenner Bersama Timnas Indonesia

Pelatih Belanda Angkat Topi dengan Penampilan Ivar Jenner Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 13:26 WIB

Berpisah dengan John Herdman, Nova Arianto Mulai Blusukan Bentuk Timnas Indonesia U-20

Berpisah dengan John Herdman, Nova Arianto Mulai Blusukan Bentuk Timnas Indonesia U-20

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 13:01 WIB

Timnas Indonesia Disebut Calon Juara Piala AFF 2026 Usai Tampil Garang Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Disebut Calon Juara Piala AFF 2026 Usai Tampil Garang Lawan Bulgaria

Bola | Jum'at, 03 April 2026 | 12:51 WIB