Perseta 1970: Firman Nugraha Cedera Serius dan Berisiko

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 07 Januari 2026 | 12:14 WIB
Perseta 1970: Firman Nugraha Cedera Serius dan Berisiko
Pemain Perseta 1970 (IG Perseta 1970)
baca 10 detik
  • Muhammad Hilmi Gimnastiar resmi dijatuhi sanksi larangan bermain bola seumur hidup.

  • Firman Nugraha mengalami retak tulang rusuk dan kejang akibat tendangan brutal lawan.

  • Komdis PSSI Jatim menghukum pelaku denda Rp2,5 juta demi menjunjung sportivitas.

Klub berjuluk Laskar Badai Selatan ini menegaskan tidak akan memaksakan pemainnya untuk kembali merumput sebelum benar-benar bugar.

Prioritas utama saat ini adalah keselamatan jiwa dan kesehatan jangka panjang dari gelandang muda berbakat tersebut.

"Saat ini Firman masih dalam observasi tim medis. Manajemen bertanggung jawab penuh terhadap pemulihan pemain dan tidak akan mengambil risiko apa pun," kata Rudi menambahkan.

Dukungan moral terus mengalir dari rekan setim dan para suporter yang mengecam keras aksi anarkis tersebut.

Video cuplikan kekerasan tersebut kini telah menyebar luas dan memicu kemarahan publik pecinta sepak bola tanah air.

Merespons kejadian tersebut, Asprov PSSI Jawa Timur melalui Komite Disiplin langsung bergerak melakukan investigasi menyeluruh.

Berdasarkan bukti rekaman dan laporan pertandingan, ditemukan unsur kesengajaan dalam pelanggaran berat yang dilakukan Hilmi.

"Perbuatan menendang pemain lawan yang mengakibatkan luka parah merupakan tindakan kekerasan dan pelanggaran berat, sehingga Komdis menjatuhkan hukuman tambahan berupa larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup," kata Makin.

Langkah ini diambil demi menjaga integritas kompetisi dan memastikan keamanan setiap individu yang terlibat di lapangan.

baca juga

Samiadji Makin Rahmat selaku Ketua Komdis menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi perilaku barbar di dalam sepak bola.

Selain dilarang berkecimpung di dunia bola selamanya, Muhammad Hilmi juga dibebani dengan denda berupa materi.

Pelaku dianggap telah melanggar pasal berlapis dalam Kode Disiplin PSSI yang mengatur tentang kekerasan fisik terhadap lawan.

Ketegasan otoritas sepak bola ini diharapkan mampu menjadi peringatan bagi seluruh atlet agar mengedepankan sportivitas tinggi.

Meskipun terdapat celah untuk mengajukan banding, sanksi ini tetap menjadi noda hitam dalam sejarah karier sang pemain muda.

"Komdis berharap keputusan ini menjadi pelajaran bagi seluruh insan sepak bola Jawa Timur untuk menjunjung tinggi sportivitas dan keselamatan pemain," ucapnya.

Sepak bola sejatinya adalah panggung keahlian dan kerja sama tim, bukan arena untuk melakukan tindakan kekerasan.

PSSI Jawa Timur berharap insiden di Bangkalan ini adalah yang terakhir kalinya terjadi dalam sejarah kompetisi daerah.

Keamanan pemain harus selalu menjadi poin utama yang tidak boleh ditawar oleh pihak penyelenggara maupun klub peserta.

"Hukuman itu juga kami putuskan agar tidak ada pemain lainnya yang meremehkan dengan melakukan tindakan yang sama, ini sepak bola bukan bela diri," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Brutal Tendangan Kungfu Muhammad Hilmi Gimnastiar Kejang-kejang Hingga Rusuk Retak

Korban Brutal Tendangan Kungfu Muhammad Hilmi Gimnastiar Kejang-kejang Hingga Rusuk Retak

Bola | Rabu, 07 Januari 2026 | 11:51 WIB

Viral Tendangan Kungfu Liga 4, Kafi FC Jogja: Itu Gak Sengaja!

Viral Tendangan Kungfu Liga 4, Kafi FC Jogja: Itu Gak Sengaja!

Bola | Rabu, 07 Januari 2026 | 11:15 WIB

Profil Pemain KAFI FC Pelaku Tendangan Kung Fu Brutal Menyasar ke Leher Lawan

Profil Pemain KAFI FC Pelaku Tendangan Kung Fu Brutal Menyasar ke Leher Lawan

Bola | Rabu, 07 Januari 2026 | 10:17 WIB

Terkini

Soal Peluang Pemakzulan Gibran, MPR: Bolanya Belum di Kami

Soal Peluang Pemakzulan Gibran, MPR: Bolanya Belum di Kami

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:36 WIB

10 Shade Cushion Lokal Terbaik untuk Kulit Sawo Matang Undertone Hangat

10 Shade Cushion Lokal Terbaik untuk Kulit Sawo Matang Undertone Hangat

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:36 WIB

KPK Peringatkan Menteri ATR Nusron Wahid Tak Ulur Waktu di Kasus Korupsi Summarecon

KPK Peringatkan Menteri ATR Nusron Wahid Tak Ulur Waktu di Kasus Korupsi Summarecon

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Pebalap Astra Honda Siap Unjuk Gigi di Seri Mandalika

Pebalap Astra Honda Siap Unjuk Gigi di Seri Mandalika

Otomotif | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Ratu Player Tobat! Upaya Asya Mengejar Ketua Kelas di Play with Players

Ratu Player Tobat! Upaya Asya Mengejar Ketua Kelas di Play with Players

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Bisnis Skincare Abal-Abal di Gowa Raup Rp100 Juta Per Pekan

Bisnis Skincare Abal-Abal di Gowa Raup Rp100 Juta Per Pekan

Sulsel | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Mengapa Dasar Laut Penting dalam Menjaga Keseimbangan Sistem Bumi? Peneliti Ungkap Hal Ini

Mengapa Dasar Laut Penting dalam Menjaga Keseimbangan Sistem Bumi? Peneliti Ungkap Hal Ini

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Rakit Sepeda Kalcer Sendiri Butuh Biaya Berapa ? Ini Kisaran dan Rinciannya

Rakit Sepeda Kalcer Sendiri Butuh Biaya Berapa ? Ini Kisaran dan Rinciannya

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:28 WIB

Ada Isu Pemakzulan Wapres, Nasdem Pilih Diam Dulu Sikapi Polemik Ijazah Gibran

Ada Isu Pemakzulan Wapres, Nasdem Pilih Diam Dulu Sikapi Polemik Ijazah Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Dosen Menangis Berujung Pengeroyokan Brutal di Fakultas Teknik Untad

Dosen Menangis Berujung Pengeroyokan Brutal di Fakultas Teknik Untad

Sulsel | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:22 WIB

×