Pengungsi, Nasibmu Kini

Ruben Setiawan Suara.Com
Kamis, 17 September 2015 | 08:33 WIB
  • Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
    Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
  • Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
    Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
  • Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
    Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
  • Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
    Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
  • Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
    Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
  • Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
    Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
  • Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
    Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
  • Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
    Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
  • Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
  • Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
  • Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
  • Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
  • Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
  • Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
  • Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]
  • Pengungsi terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria saat mencoba menyeberangi perbatasan negara tersebut dengan Serbia. [Reuters]

Suara.com - Nasib para pengungsi dari Timur Tengah ini tak sebaik para pendahulu mereka yang sudah terlebih dahulu tiba di negara-negara Uni Eropa. Ketika para pengungsi lain sudah bisa menghirup udara segar di Jerman dan negara-negara lainnya, mereka harus menghirup pekatnya gas air mata yang ditembakkan polisi anti huru-hara Hungaria. Otoritas Hungaria menutup perbatasan sebelah selatan negara mereka dengan Serbia untuk menahan para pengungsi yang hendak masuk dari Serbia dan melanjutkan perjalanan mereka melintasi Eropa, pada hari Rabu (16/9/2015) [Reuters]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI