Ini Manfaat Vitamin D bagi Bayi Prematur

Ririn Indriani | Risna Halidi | Suara.com

Minggu, 15 Oktober 2017 | 13:36 WIB
Ini Manfaat Vitamin D bagi Bayi Prematur
Ilustrasi vitamin D. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Peneliti mengatakan dosis vitamin D yang lebih tinggi pada bayi yang lahir prematur dapat mencegah mereka terkena rakhitis.

Rakhitis adalah penyakit yang menyebabkan pelunakan dan melemahnya tulang pada anak-anak, karena kekurangan vitamin D.

Menurut rekomendasi American Academy of Pediatrics dilansir Zeenews, semua bayi harus menerima suplemen vitamin D secara rutin 400 unit internasional (IU) per hari.

Namun, meningkatkan suplementasi standar 400 IU vitamin D menjadi 800 IU setiap hari pada bayi prematur, dilaporkan dapat mengurangi risiko rendahnya kepadatan tulang. Hal tersebut diungkapkan oleh periset dari University of Nebraska di Omaha, AS, dalam studi yang dipublikasikan pada jurnal Plos One.

Tim mengevaluasi dua kelompok bayi prematur yang diberi dosis 400 dan kelompok lain yang diberi dosis 800 IU vitamin D per hari. Bayi tersebut lahir antara 24 sampai 32 minggu kehamilan yang berusia lebih dari empat minggu.

Bayi prematur dengan dosis tambahan 800 IU per hari menunjukkan peningkatan pertumbuhan kepadatan tulang  dibandingkan dengan yang diberikan 400 IU per hari.

Mereka juga melihat peningkatan pertumbuhan yang signifikan dalam menurunkan risiko bayi memiliki kepadatan tulang yang sangat rendah.

"Kami berharap bahwa ahli neonatus akan mempertimbangkan untuk memberi bayi 800 IU pada masa awal," kata Ann Anderson Berry, Associate Professor di universitas tersebut.

"Kami tahu bahwa bahkan dengan dosis vitamin D standar, kami masih melihat cukup banyak bayi prematur yang menderita gangguan kesehatan tulang, namun ini adalah bentuk lain dari terapi unit perawatan intensif neonatal yang dapat membantu mengurangi risiko itu," tambah Berry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Anak Prematur Bisa Berprestasi Seperti Anak Normal

Studi: Anak Prematur Bisa Berprestasi Seperti Anak Normal

Health | Selasa, 13 Juni 2017 | 14:38 WIB

Kenapa Bayi Lahir Prematur Rentan Terkena Flu Saat Dewasa?

Kenapa Bayi Lahir Prematur Rentan Terkena Flu Saat Dewasa?

Health | Sabtu, 10 Juni 2017 | 09:30 WIB

Radang Gusi Selama Kehamilan Picu Bayi Lahir Prematur

Radang Gusi Selama Kehamilan Picu Bayi Lahir Prematur

Health | Senin, 30 Januari 2017 | 17:01 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB