Cara Tepat Gunakan Ponsel Agar Terhindar dari Tumor Otak

Ferry Noviandi, Dinda Rachmawati

Selasa, 17 Juli 2018 | 07:30 WIB
Cara Tepat Gunakan Ponsel Agar Terhindar dari Tumor Otak
Ilustrasi perempuan menelepon. (Shutterstock)

Suara.com - Ponsel telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Penggunanya terus meningkat secara konsisten dengan setiap harinya. Meski ponsel membuat hidup kita lebih nyaman, namun fakta yang tak terhindarkan seakan menghantui, di mana ponsel memancarkan bahaya radiasi

Bahkan, sebuah penelitian terkini menunjukkan hal menakutkan, di mana ada hubungan antara peningkatan kasus tumor otak dengan peningkatan penggunaan ponsel. Studi tersebut mengatakan, peningkatan besar jumlah kasus tumor otak selama dua dekade terakhir, dikatakan karena radiasi medan elektromagnetik dari ponsel.

Seorang gadis berjilbab sedang menggunakan telepon seluler. [Shutterstock]
Seorang gadis berjilbab sedang menggunakan telepon seluler. [Shutterstock]

Menurut berbagai penelitian yang dilakukan untuk mencari risiko yang terkait dengan penggunaan ponsel, dikatakan bahwa ketika Anda memegang ponsel Anda dekat dengan telinga, 10 hingga 80 persen dari radiasi menembus dua inci ke otak, dan bahkan lebih dalam pada anak-anak.

Dalam kasus-kasus terburuk, penggunaan ponsel dalam jangka panjang bahkan dipercaya dapat merusak neuron otak. Penggunaan ponsel dalam jangka waktu lama (durasi panggilan) dikaitkan dengan peningkatan risiko tumor otak pada manusia.

Beberapa penelitian juga mengungkapkan bahwa risiko tumor otak meningkat dua kali lipat di antara mereka yang menggunakan ponsel selama lebih dari 25 tahun, dan tiga kali lipat pada mereka yang mulai menggunakan ponsel sebelum usia 20 tahun.

Hal ini juga tergantung pada jumlah panggilan yang Anda terima dalam satu hari, durasi dan penggunaan per hari, penggunaan telepon seluler yang berat dapat menyebabkan masalah kesehatan mental juga.

Kedekatan Anda dengan ponsel, terutama ketika tidur, juga dapat menyebabkan masalah lain yang terkait dengan penyakit otak seperti migrain, depresi, kecemasan dan tidur terganggu.

The All India Institute of Medical Sciences (AIIMS), Delhi, dalam laporannya tahun lalu mengungkap, ada 33 persen peningkatan dalam tumor otak (Giloma) di antara orang-orang yang menggunakan ponsel mereka, selama lebih dari 45 menit selama sepuluh periode-tahun.

Ada juga peningkatan besar dalam jumlah kasus tumor otak ketika orang terus menyimpannya di bawah bantal ketika tidur. Radiasi telepon tidak hanya berdampak pada orang dewasa; itu juga berdampak negatif pada aktivitas otak anak-anak, yang menyebabkan sel-sel otak mereka mudah rusak.

baca juga

Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC), bagian dari WHO, dalam ulasannya tentang bukti penggunaan telepon seluler telah mengungkapkan penggunaan telepon seluler sebagai kemungkinan karsinogenik pada manusia.

Bagaimana penggunaan ponsel bisa menimbulkan risiko kesehatan? Energi frekuensi radio yang dipancarkan oleh telepon seluler (juga dikenal sebagai gelombang radio) adalah jenis radiasi non-pengion, yang dipancarkan dari antena mereka, dan jaringan terdekat kita cenderung menyerap energi ini. Dampak biologis dari energi gelombang radio ini adalah pemanasan, yang sebanding dengan oven microwave yang digunakan untuk memanaskan makanan.

Paparan energi frekuensi radio dari ponsel menghasilkan panas di area tubuh di mana ponsel dipegang, terlepas dari apakah itu telinga atau kepala. Meskipun pemanasan ini tidak menyebabkan peningkatan suhu tubuh atau semacamnya, itu dapat merusak organ di dekatnya dalam waktu yang lama.

Siapa yang berisiko? 
Meskipun risiko radiasi sama untuk semua, populasi tertentu memiliki risiko radiasi berbahaya yang lebih tinggi. Perempuan hamil, khususnya, bayi di dalam janin, anak-anak muda, remaja, laki-laki yang tengah berencana menjadi ayah (karena radiasi dapat menghalangi kualitas sperma), dan orang yang tinggal di daerah pedesaan karena penerimaan yang lebih lemah.

Ketika anak-anak mulai menggunakan ponsel pada usia dini, mereka menghadapi risiko penggunaan ponsel seumur hidup di depan mereka, dan karenanya mereka berisiko mengalami masalah kesehatan yang berpotensi membahayakan terkait dengan penggunaan ponsel selama beberapa dekade. Selain itu, tubuh mereka tidak sepenuhnya berkembang, dan radiasi ponsel dengan mudah menembus ke dalam tubuh mereka.

Beberapa langkah yang harus diambil untuk mengurangi dampak radiasi:

1. Jauhkan ponsel pada jarak yang signifikan ketika tidak digunakan. 
2. Batasi durasi bicara dan penggunaan per hari, karena ini dapat membuat perbedaan besar. 
3. Beralih ke mode bebas genggam saat menerima panggilan untuk mengurangi risiko kerusakan jaringan. 
4. Ibu hamil harus membatasi penggunaan ponsel, dan juga jangan pernah menempelkan ponsel di telinga bayi. 
5. Periksa sinyal ponsel Anda sebelum melakukan panggilan, karena sinyal yang bagus menyiratkan radiasi yang lebih sedikit. 
6. Mengisi daya telepon memancarkan radiasi tinggi. Jadi cara terbaik adalah mengisinya di ruangan lain. 
7. Saat berbicara, pakai telinga bergantian secara teratur sehingga radiasi didistribusikan secara merata. 
8. Sebaiknya kirim SMS daripada berbicara, karena berbicara memaksa telepon Anda untuk memancarkan lebih banyak radiasi. 
9. Jangan menyimpan ponsel di bawah bantal Anda saat tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kapan Waktu yang Tepat untuk Ganti HP? Ini Tanda-Tanda yang Perlu Diketahui

Kapan Waktu yang Tepat untuk Ganti HP? Ini Tanda-Tanda yang Perlu Diketahui

Tekno | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:20 WIB

Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global

Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:57 WIB

5 HP Infinix Harga Rp1 Jutaan Juni 2026: RAM Besar, Lancar untuk Multitasking sampai Gaming

5 HP Infinix Harga Rp1 Jutaan Juni 2026: RAM Besar, Lancar untuk Multitasking sampai Gaming

Tekno | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:20 WIB

Kiamat Kecil Bernama Baterai Sisa Satu Persen dan Ponsel Ketinggalan

Kiamat Kecil Bernama Baterai Sisa Satu Persen dan Ponsel Ketinggalan

Your Say | Jum'at, 05 Juni 2026 | 17:14 WIB

Bocoran Galaxy Z Fold8: Bodi Super Ringan 210 Gram dan Minim Lipatan Layar

Bocoran Galaxy Z Fold8: Bodi Super Ringan 210 Gram dan Minim Lipatan Layar

Your Say | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:20 WIB

Dibanderol Rp750 Juta, Ponsel Lipat Vertu AlphaFold Dilapisi Kulit Eksotis dan Emas Berlian

Dibanderol Rp750 Juta, Ponsel Lipat Vertu AlphaFold Dilapisi Kulit Eksotis dan Emas Berlian

Your Say | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:00 WIB

Honor WIN Turbo Resmi Tebar Ancaman, Baterai 10.000mAh Bisa Main Game 14 Jam Nonstop

Honor WIN Turbo Resmi Tebar Ancaman, Baterai 10.000mAh Bisa Main Game 14 Jam Nonstop

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:38 WIB

Radiasi di Balik TWS: Seberapa Aman Dipakai Setiap Hari?

Radiasi di Balik TWS: Seberapa Aman Dipakai Setiap Hari?

Your Say | Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:55 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×