Gangguan Pencernaan Ini Mengintai Apabila Makan Berlebihan Saat Idul Fitri

Selasa, 04 Juni 2019 | 21:15 WIB
Gangguan Pencernaan Ini Mengintai Apabila Makan Berlebihan Saat Idul Fitri
Ilustrasi: Ragam hidangan atau menu Lebaran. (Shutterstock)

Suara.com - Saat Idul Fitri datang, tentu kita banyak tergiur dengan banyaknya hidangan yang disuguhkan. Namun, dengan adanya semua hidangan tersebut jangan sampai membuat tubuh kita sendiri sakit.

Kita juga harus tetap memperhatikan porsi makan, jangan sampai berlebihan. Risikonya kita sendiri bisa mengalami Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), dispepsia (gangguan pencernaan) hingga mulas.

"Orang-orang suka menikmati manisan dan hidangan daging yang berat setelah periode puasa yang panjang. Pesta makan ini dapat menyebabkan masalah serius pada saluran pencernaan seperti refluks dan keasaman dan juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan," tutur Rayan Saleh, ahli diet klinis di departemen nutrisi klinis, Burjeel Hospital for Advanced Surgery, Dubai.

Mengontrol porsi makan dapat mengurangi risiko ini, kata Dr.Rayan Saleh dilansir dari Gulfnews.

"Kunyah makanan secara perlahan untuk memastikan pencernaan yang baik, perhatikan apa yang Anda makan, dan jeda empat hingga lima jam antara dua makanan utama untuk membantu tubuh Anda pulih," sambungnya.

Hidangan khas Lebaran masyarakat Indonesia. (Shutterstock)
Hidangan khas Lebaran masyarakat Indonesia. (Shutterstock)

Dr Abdul Majeed Mahmoud, spesialis gastroenterologi di Rumah Sakit Zulekha di Dubai, mengatakan, kembali ke jadwal makan pra-Ramadan secara langsung dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

"Di bulan Ramadan, sistem pencernaan terbiasa makan pada waktu-waktu tertentu (berbuka puasa dan sahur) pada hari itu."

"Perubahan mendadak pada kebiasaan makan yang berbeda, ditambah dengan makanan yang tidak sehat, dapat memengaruhi proses pencernaan dan menyebabkan kembung dan mulas. Karena itu penting bagi tubuh untuk menyesuaikan diri," jelas Dr Abdul Majeed Mahmoud.

Dr Mahmoud merekomendasikan memulai dengan sarapan ringan pada hari pertama Idul Fitri.

Baca Juga: Tidak Hanya Makanan, Pekerjaan Juga Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

"Segelas susu dengan beberapa kurma bisa sangat membantu. Hindari makan berlebihan dan berpantang makanan berlemak dan minuman bersoda. Sebagai gantinya, pertahankan makanan buatan rumah yang sehat untuk beberapa hari pertama."

"Namun, itu tidak selalu mungkin karena seseorang cenderung mengunjungi teman dan kerabat untuk kumpul-kumpul Idul Fitri. Pada kesempatan seperti itu, makanlah dalam porsi kecil dan jangan terlalu memaksakan diri, " sarannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI