Gaya Hidup & Pola Makan yang Tepat Saat Haid Bantu Tubuh Lebih Berenergi

Vika Widiastuti | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 23 Juni 2019 | 12:10 WIB
Gaya Hidup & Pola Makan yang Tepat Saat Haid Bantu Tubuh Lebih Berenergi
Ilustrasi perempuan sedang menstruasi (Shutterstock)

Suara.com - Tidak sedikit perempuan yang merasa cepat lelah serta nyeri saat menstruasi berlangsung. Ya, ini merupakan perjuangan yang konstan, tetapi semua ini dapat diatasi dengan gaya hidup dan pola makan.

Seorang ahli gizi, Kristen Stavridis, menganjurkan beberapa perubahan gaya hidup serta makanan tepat yang dapat dikonsumsi selama haid untuk mengontrol dan menyeimbangkan hormon.

Hari 1-5: Awal menstruasi

"Lima hari pertama atau lebih (tergantung pada individu) dari siklus menstruasi kita menandai waktu di mana kehilangan darah terjadi, sehingga membuat kita lebih berisiko mengalami rendahnya zat besi," kata Kristen seperti dilansir dari Glamour Magazine.

"Sangat penting, khususnya bagi gadis-gadis muda. Terlebih lagi jika Anda vegetarian, perlu mendapatkan cukup makanan kaya zat besi ke dalam makanan atau suplemen Anda. Penting untuk memastikan asupan Vitamin C Anda tercukupi karena ini memungkinkan tubuh menyerap zat besi lebih mudah. "

Agar tubuh tetap bergerak, Kristen menyarankan olahraga ringan seperti berjalan dan yoga daripada melakukan olahraga berat.

Tetapi jika gejala yang dirasakan masih ringan, boleh saja melakukan olahraga di gym.

Makanan kaya zat besi: daging merah, bayam, sayuran berdaun gelap, kacang-kacangan dan susu
Vitamin C: jeruk, paprika merah dan hijau, nanas, stroberi, cabai, brokoli, kembang kol, mangga

Ilustrasi perempuan sedang alami menstruasi. [shutterstock]
Ilustrasi perempuan sedang alami menstruasi. [shutterstock]

Hari 5-13: Fase Khusus

"Tingkat energi Anda naik sedikit setelah pendarahan berhenti," kata Kristen.

"Tubuh Anda sedang bersiap-siap untuk ovulasi sehingga hormon seperti FSH mulai perlahan-lahan meningkat untuk memberi tahu tubuh untuk bersiap melepaskan sel telur," sambungnya.

Penelitian menunjukkan, pada fase ini wanita berolahraga sedikit lebih berat. Untuk menambah tenaga, Kristen menyarakan karbohidrat yang cukup.

Karbohidrat baik: Oat, beras merah, buah-buahan, sayuran berserat, lentil dan stroberi.
Kaya protein: Telur, yoghurt, ikan dan makanan laut, kedelai, kacang pistachio, ayam dan kalkun

Hari 14-16: Ovulasi

"Ketika telur dilepaskan, tubuh wanita mungkin sekali lagi mengalami perubahan kadar hormon," jelas Kristen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detoks Alami Pasca-Lebaran: 5 Kombinasi Makanan Sehat agar Nutrisi Terserap Maksimal

Detoks Alami Pasca-Lebaran: 5 Kombinasi Makanan Sehat agar Nutrisi Terserap Maksimal

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 07:42 WIB

Ironi Gizi di Negeri Kaya: Panganan Segar Melimpah, Tapi Produk Kemasan Jadi Jalan Pintas

Ironi Gizi di Negeri Kaya: Panganan Segar Melimpah, Tapi Produk Kemasan Jadi Jalan Pintas

Your Say | Kamis, 02 April 2026 | 15:46 WIB

'Tamu Bulanan' Bukan Musuh: Saatnya Normalisasi Obrolan Menstruasi

'Tamu Bulanan' Bukan Musuh: Saatnya Normalisasi Obrolan Menstruasi

Your Say | Kamis, 02 April 2026 | 11:43 WIB

Ancaman Baru dari Perubahan Iklim, Rantai Makanan Laut Ikut Terganggu

Ancaman Baru dari Perubahan Iklim, Rantai Makanan Laut Ikut Terganggu

Tekno | Rabu, 01 April 2026 | 19:05 WIB

Jessica Iskandar Tumbang Usai Santap Makanan Mentah, Vincent Verhaag Ungkap Kronologinya

Jessica Iskandar Tumbang Usai Santap Makanan Mentah, Vincent Verhaag Ungkap Kronologinya

Video | Rabu, 01 April 2026 | 13:00 WIB

Limbah Makanan Menggunung, Ini Solusi Sederhana untuk Menguranginya

Limbah Makanan Menggunung, Ini Solusi Sederhana untuk Menguranginya

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:05 WIB

Bukan Sekadar Pengganti Susu: Keajaiban Krimer Nabati yang Bikin Masakan Naik Kelas

Bukan Sekadar Pengganti Susu: Keajaiban Krimer Nabati yang Bikin Masakan Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:37 WIB

5 Resep Makanan Sehat untuk Menurunkan Berat Badan Setelah Lebaran, Tinggal Sat Set!

5 Resep Makanan Sehat untuk Menurunkan Berat Badan Setelah Lebaran, Tinggal Sat Set!

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 13:45 WIB

Militer Iran: Tentara Amerika Serikat Bakal Jadi Makanan Hiu di Teluk Persia

Militer Iran: Tentara Amerika Serikat Bakal Jadi Makanan Hiu di Teluk Persia

News | Senin, 30 Maret 2026 | 10:50 WIB

8 Makanan yang Menurunkan Kolesterol dengan Mudah usai Lebaran

8 Makanan yang Menurunkan Kolesterol dengan Mudah usai Lebaran

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 06:19 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB