Minum Air Kemasan Botol yang Ditinggal di Mobil saat Panas Terik Berbahaya?

Dinar Surya Oktarini, Rosiana Chozanah

Minggu, 23 Juni 2019 | 17:55 WIB
Minum Air Kemasan Botol yang Ditinggal di Mobil saat Panas Terik Berbahaya?
Ilustrasi lelaki minum botol minuman dalam mobil (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa ahli percaya untuk tetap menjaga botol air minum tetap dingin selama suhu menjadi sangat panas.

Beberapa peneliti yang mempelajari plastik juga merekomendasikan untuk tidak minum air dari botol plastik yang telah lama ditinggalkan di tempat panas, seperti mobil yang parkir di bawah sinar matahari langsung. Mereka khawatir panas matahari dapat membantu bahan kimia dari bahan plastik menjadi larut di dalam air.

Tetapi pernyataan ini dibantah oleh pelaku industri, seperti yang dikatakan oleh Asosiasi Air Botol Internasional yang menyatakan wadah air kemasan plastik diatur dan aman dalam berbagai kondisi, termasuk ketika mereka dibiarkan dalam mobil panas.

Bahan kimia yang dimaksud di sini adalah Bisphenol A (BPA), komponen kimia plastik PET. Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengungkapkan ini kemungkinan tidak berbahya bagi orang-orang yang menggunakannya dalam dosis tertentu.

Ilustrasi air mineral kemasan atau air kemasan. (Shutterstock)
Ilustrasi air mineral kemasan atau air kemasan. (Shutterstock)

Berdasarkan laman bottlewater.org, konsensus di antara badan pengatur internasional mengungkapkan, tingkat paparan BPA saat ini melalui kemasan makanan tidak menimbulkan risiko kesehatan.

Tetapi Cheryl Watson, seorang profesor di departemen biokimia dan biologi molekuler di University of Texas Medical Branch di Galveston, menyarankan orang untuk tidak menyimpan air botolan di tempat yang memiliki panas signifikan.

"Ketika Anda memanaskan segalanya (botol minum), molekul-molekul bergejolak lebih cepat dan itu membuat mereka lepas dari satu fase ke fase lain. Jadi plastik melepaskan komponen bahan kimianya ke dalam air lebih cepat dan lebih banyak akibat panas," kata Watson, melansir Today.com.

“Rasanya seperti ketika Anda menaruh daun mint di teh Anda. Panas mengekstraksi molekul pencicip mint dan itu terjadi lebih cepat di teh panas daripada di teh dingin," sambungnya.

Sebuah studi 2014 menganalisis 16 merek air minum dalam kemasan yang dijual di Tiongkok, mereka menyimpannya dalam suhu 70 derajat Celcius selama empat minggu.

baca juga

Peneliti menemukan peningkatan kadar antimon, terdaftar sebagai zat beracun oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), dan bisphenol A (BPA), bahan kimia dalam plastik tertentu yang dapat meniru estrogen dan telah diteliti selama bertahun-tahun.

Namun dari 16 merek, hanya satu yang melampaui standar EPA untuk antimon dan BPA, berdasarkan laporan berita dari University of Florida .

“Saya tidak ingin menyesatkan orang, mengatakan air botolan tidak aman. Air kemasan baik-baik saja. Anda bisa meminumnya, (tetapi) jangan biarkan dalam suhu panas untuk waktu yang lama. Saya pikir itu adalah pesan penting,” ujar Lena Ma, penulis studi ini dan seorang profesor biogeokimia dari trace metal di University of Florida, mengatakan kepada Yahoo Health.

Sementara itu, FDA juga mengatur keamanan kemasan air seperti halnya produk makanan. Air botolan harus disimpan di tempat kering yang sejuk, jauh dari pelarut rumah tangga, bahan bakar dan bahan kimia lainnya, dan jauh dari sinar matahari langsung, tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cup Plastik di Meja Anda: Boleh Ditinggal atau Harus Dibuang Sendiri?

Cup Plastik di Meja Anda: Boleh Ditinggal atau Harus Dibuang Sendiri?

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:28 WIB

Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan

Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:19 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes

Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:32 WIB

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:37 WIB

Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat

Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:44 WIB

Miris! Menkes Budi Bongkar Sisi Gelap Dunia Medis: Banyak Nakes Kena Bullying dari Seniornya

Miris! Menkes Budi Bongkar Sisi Gelap Dunia Medis: Banyak Nakes Kena Bullying dari Seniornya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:18 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

Bioplastik Digadang Jadi Pengganti Plastik Konvensional: Benarkah Bisa Terurai Lebih Cepat?

Bioplastik Digadang Jadi Pengganti Plastik Konvensional: Benarkah Bisa Terurai Lebih Cepat?

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:30 WIB

Benarkah Sakit Itu Tabu? Fenomena Seorang Ibu yang Tidak Boleh Sakit

Benarkah Sakit Itu Tabu? Fenomena Seorang Ibu yang Tidak Boleh Sakit

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:22 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×