Demensia Dini, Anak Dua Tahun Ini Meninggal di Pelukan Ibu

Vika Widiastuti | Suara.com

Rabu, 26 Juni 2019 | 14:30 WIB
Demensia Dini, Anak Dua Tahun Ini Meninggal di Pelukan Ibu
Ilustrasi, Ibu dan anak, bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang anak berusia dua tahun yang mengalami demensia dini meninggal di pelukan ibunya setelah berjuang melawan penyakitnya. Mirryn Cunningham tidak bisa duduk atau berdiri setelah menderita penyakit Batten, kelainan kromosom yang menyebabkan kerusakan otak parah.

Sang ibu Vicky dari Uphall, West Lothian, Scotlandia menceritakan momen pilu saat putrinya meninggal di pelukannya.

"Dia mendapatkan cerita favoritnya dan dia sedang dipeluk. Dia hanya menyenderkan kepalanya dan mengembuskan napas terakhirnya," katanya kepada BBC dilansir dari Mirror.

Mirryn meninggal pada hari Minggu di Children's Hospice Association Scotland (CHAS) di Kinross. Di rumah sakit itu pula, ia menghabiskan delapan minggu terakhir hidupnya.

Sang ibu mengenang kembali minggu-minggu terakhir bersama anaknya, saat ia membawanya ke Deep Sea World dan mengadakan pesta menginap dan minum teh.

Mirryn menderita CLN1 Battens sehingga membutuhkan perawatan penuh. Penyakit tersebut telah memengaruhi sistem sarafnya dan menyebabkan masalah buruk dalam penglihatan, gerakan, serta kemampuan berpikirnya.

Ilustrasi anak balita minum dari botol. [Shutterstock]
Ilustrasi anak balita minum dari botol. [Shutterstock]

Vicky mengungkapkan, putrinya lahir saat kehamilannya berusia 31 minggu lebih dua hari. Ia tumbuh sehat hingga berusia 10 bulan.

Namun, saat putrinya tak bisa mencengkeram apapun, Vicky menyadari ada yang salah dan membawanya mengunjungi dokter.

Mirryn lantas dirujuk ke rumah sakit dan pemeriksaan MRI pada Januari 2019 mengungkapkan ternyata ia menderita penyakit CLN1 Batten, atau demensia dini.

Bayi yang lahir dengan kondisi ini awalnya berkembang secara normal pada beberapa bulan pertama kehidupannya. Namun menjelang akhir tahun pertama, kemajuan perkembangannya mulai melambat.

Bayi ini juga kemungkinan akan mengalami kesulitan tidur malam dan gelisah di pagi hari.

Gejala awal penyakit ini meliputi masalah penglihatan, kejang, perubahan perilaku, seperti lambat belajar atau regresi, dan mengucapkan hal berulang-ulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral CCTV Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Polisi Ungkap Kejadian Terjadi Dua Kali

Viral CCTV Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Polisi Ungkap Kejadian Terjadi Dua Kali

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:56 WIB

Motif Ekonomi di Balik Kekerasan Daycare Little Aresha, Satu Pengasuh Tangani Delapan Anak

Motif Ekonomi di Balik Kekerasan Daycare Little Aresha, Satu Pengasuh Tangani Delapan Anak

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 16:00 WIB

Orang Tua Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Murka: Anak Saya Luka di Pungung dan Bibir!

Orang Tua Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Murka: Anak Saya Luka di Pungung dan Bibir!

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 19:30 WIB

Deretan Fakta Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha, Izin Bodong hingga Korban Alami Trauma

Deretan Fakta Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha, Izin Bodong hingga Korban Alami Trauma

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 18:30 WIB

Menantu Pemilik Daycare Little Aresha Dikuliti, Ternyata Kuliah LPDP di Australia

Menantu Pemilik Daycare Little Aresha Dikuliti, Ternyata Kuliah LPDP di Australia

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 14:15 WIB

Tampang Terduga Pengasuh Daycare Little Aresha Terekam Saat Digerebek

Tampang Terduga Pengasuh Daycare Little Aresha Terekam Saat Digerebek

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 13:10 WIB

Curhat Pilu Ibu Korban Daycare Little Aresha, Bayi Diikat Tanpa Baju: Hatiku Hancur

Curhat Pilu Ibu Korban Daycare Little Aresha, Bayi Diikat Tanpa Baju: Hatiku Hancur

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 12:03 WIB

Lebih dari 50 Balita Jadi Korban Penganiayaan, Daycare Little Aresha Ternyata Tak Berizin

Lebih dari 50 Balita Jadi Korban Penganiayaan, Daycare Little Aresha Ternyata Tak Berizin

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 11:05 WIB

Polisi Resmi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Resmi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 09:48 WIB

Foto Para Balita di Little Aresha Diikat dan Dibiarkan Telanjang Bikin Publik Marah

Foto Para Balita di Little Aresha Diikat dan Dibiarkan Telanjang Bikin Publik Marah

Entertainment | Sabtu, 25 April 2026 | 18:35 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB