Suara.com - Batuk berdarah, sesak napas, nyeri dada hingga suara termasuk gejala awal kanker paru-paru. Selain itu, gejala kanker paru-paru juga bisa ditandai dengan sakit bahu.
Jika biasanya orang sakit bahu karena membawa tas berat. Tetapi, sakit atau nyeri bahu yang berkelanjutan perlu Anda waspadai mungkin saja tanda kanker paru-paru.
Gejala yang dirasakan setiap penderita kanker paru-paru berbeda-beda, tertapi nyeri bahu terkait kanker paru-paru bisa disebabkan oleh sejumlah mekanisme berbeda.
Nyeri bahu bisa terjadi karena tumor pada paru-paru menekan saraf yang berada di dekat paru-paru, seperti bahu, lengan, kepala dan tulang belakang.
Selain itu, nyeri bahu bisa juga menjadi pertanda kanker paru-paru sudah menyebar ke tulang-tulang dalam di dekat bahu.

Karena, sekitar 30-40 persen penderita kanker paru-paru biasanya mengalami penyebaran kanker ke tulang-tulang dalam seiring berjalannya waktu.
Lebih lanjut, nyeri bahu juga bisa tanda kanker mesothelioma, yakni jenis kanker paru-paru yang biasanya disebabkan oleh paparan asbes dalam jangka panjang.
Pada studi 2015 menemukan 14 persen orang yang menderita jenis kanker paru-paru ini juga mengalami sakit bahu.
Adapun rasa sakit bahu terkait kanker paru-paru, termasuk mati rasa dan kesemutan di lengan yang menjalar ke tangan.
Sebuah studi tentang nyeri bahu pada penderita mesothelioma pernah menemukan bahwa sebagian besar orang mengira itu hanya nyeri bahu ringan. Namun, ada pula penderita yang mengalami nyeri bahu hebat.