Jangan Panik, Begini Cara Tangani Gigitan Ular Sebelum Dirawat Secara Medis

Senin, 26 Agustus 2019 | 19:40 WIB
Jangan Panik, Begini Cara Tangani Gigitan Ular Sebelum Dirawat Secara Medis
Ilustrasi gigitan ular (Pixabay/Kapa65)

Suara.com - Meski jarang berakibat fatal, bisa ular dapat menyebabkan kerusakan serius, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

"Racun menyebabkan rasa sakit, bengkak dan mungkin beberapa lepuhan di lokasi gigitan, dan itu merusak jaringan. Sejumlah besar dapat menyebabkan pendarahan internal," kata Bret Nicks, MD, seorang profesor kedokteran darurat di Wake Forest Baptist Health di Winston-Salem, NC.

Berdasarkan laman resmi Kota Auroville, India, serum anti-racun polyvalent efektif melawan gigitan ular yang masuk dalam kategori empat besar, yaitu ular kobra, ular beludak skala, ular welang dan ular beludak Russell.

Jika ular berbisa menggigit Anda, ingatlah dua hal, jangan panik dan segera ke rumah sakit untuk mendapatkan serum anti-racun.

Untuk pertolongan pertama pada seseorang yang digigit ular berbisa, Anda dapat melakukan:

1. Jaga agar korban tetap tenang, batasi gerakan.

2. Yakinkan korban dan jangan biarkan dia panik. Saat panik, itu akan meningkatkan detak jantung dan akan mengedarkan racun lebih cepat di dalam tubuh.

3. Lepaskan cincin, atau benda apa pun yang menghalangi, sebab area yang tergigit kemungkinan akan membengkak.

Ilustrasi tangan terluka karena gigitan ular berbisa. (Shutterstock)
Ilustrasi tangan terluka karena gigitan ular berbisa. (Shutterstock)

4. Cara menghentikan penyebaran racun limfatik:

Baca Juga: Mahasiwi UI Temukan Manfaat Racun Ikan Lionfish untuk Obat Kanker Serviks

- Balut dengan ketat, belat dan jangan bergerak.

- Jika tungkai yang terkena gigitan harus segera dimobilisasi dengan belat.

- Pastikan korban untuk menjaga tangan tetap di bawah agar bisa tidak menyebar ke jantung.

- Jangan memberikan minuman beralkohol atau panas, meski korban di bawah tekanan psikologis.

- Pasien tidak boleh memaksakan dirinya dengan cara apa pun. Jangan biarkan korban makan atau minum air agar metabolisme tetap rendah.

5. Jangan mengisap bisa dengan mulut, lebih baik gunakan alat pengisap standar. Telah diidentifikasi bahwa menyedot lebih dari 270 mmHg darah dapat memulai aliran dari gigitan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI