Tinggal di Desa Bikin Menopause Datang Lebih Lambat, Apa Sebabnya?

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Senin, 30 September 2019 | 21:31 WIB
Tinggal di Desa Bikin Menopause Datang Lebih Lambat, Apa Sebabnya?
Menopause datang lebih lambat pada perempuan desa. Kenapa ya? (Shutterstock)

Suara.com - Tinggal di Desa Bikin Menopause Datang Lebih Lambat, Apa Sebabnya?

Suasana pedesaan bagi masyarakat kota sangatlah menenangkan dan membuat pikiran tentram. Hal ini diyakini peneliti berpengaruh terhadap penundaan menopause yang terjadi pada perempuan lho.

Mengutip Dailymail, Senin (30/9/2019) hal ini terungkap dalam sebuah penelitian yang dilakukan tim peneliti University of Bergen, Norwegia. Peneliti menyebut menopause pada perempuan bisa tertunda selama 16 bulan saat ditinggal di desa dengan suasana lingkungan hijau.

Para peneliti percaya jika penundaan itu terjadi karena saat hidup di desa tingkat stres jauh lebih rendah. Temuan didapat usai peneliti mencatat hubungan antara menopause dan pemandangan hijau pepohonan yang berefek pada 2.000 perempuan.

Studi mengklaim bahwa pemandangan hijau berimplikasi luas bagi kesehatan perempuan, karena menopause yang cepat dapat menempatkan perempuan lebih tinggi berisiko pada penyakit jantung dan pengeroposan tulang atau osteoporosis. Menyusul temuan lain, mengungkap lingkungan yang tercemar dan bekerja shift malam juga cenderung membuat menopause datang lebih cepat.

Penelitian yang dipimpin Dr Kai Triebner ini dari melihat catatan 1.955 perempuan usia lanjut selama 20 tahun. Dimulai sejak 1990, survei dilakukan lagi pada 1999 hingga 2001, dan dilanjut 2010 hingga 2013.

ilustrasi menopause. (Shutterstock)
ilustrasi menopause. (Shutterstock)

Lalu ditemukan bahwa wanita yang hidup dikelilingi dedaunan hijau dalam jarak 300 meter di sekitar rumahnya baru mengalami menopause pada usia 51,7 tahun. Sementara itu mereka yang hanya punya sedikit tanaman hijau bisa menopause di usia 50,3 tahun.

Tim peneliti Dr Triebner mengatakan tingkat stres dapat memicu menopause lebih awal, dan orang yang tinggal di pedesaan memiliki tingkat stres yang jauh lebih rendah.

Dalam diri seorang perempuan ada yang namanya hormon kortisol yang memicu stres, juga hormon estradiol atau hormon reproduksi seksual. Saat perempuan tidak stres maka hormon estradiol jadi lebih tinggi, dan menunda menopause.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru Sehari Tahu Dirinya Hamil, Wanita Ini Langsung Melahirkan Anaknya

Baru Sehari Tahu Dirinya Hamil, Wanita Ini Langsung Melahirkan Anaknya

Health | Selasa, 17 September 2019 | 18:30 WIB

Perempuan 74 Tahun Lahirkan Anak Pertama Meski Sudah Menopause, Kok Bisa?

Perempuan 74 Tahun Lahirkan Anak Pertama Meski Sudah Menopause, Kok Bisa?

Health | Jum'at, 06 September 2019 | 17:23 WIB

Khasiat Tanaman Adas untuk Wanita Menopause, Bisa Tingkatkan Gairah Seks

Khasiat Tanaman Adas untuk Wanita Menopause, Bisa Tingkatkan Gairah Seks

Lifestyle | Minggu, 01 September 2019 | 19:05 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB